Pusat Riset & Pengembangan Studi Humaniora Unand dalam Pusaran Hilirisasi Jadi Bincangan Bukber

PADANG, KalibrasiNews.com – Dewan Pakar Pusat Riset dan Pengembangan Studi Humaniora (PRPSH) Prof Dr Pramono mengemukakan keberadaan PSH Unand hendaknya dapat mengembangkan sayapnya ke tingkat global hingga lebih tinggi. 

Karenanya, perlu upaya dalam membangun ingatan kolektif tentang kesejarahan dan humaniora pada ini.

Hal itu dikemukakan oleh Pramono pada agenda Pusat Riset dan Pengembangan Studi Humaniora (PRPSH) Universitas Andalas atau Unand yang mengadakan buka puasa bersama (Bukber) pada Rabu (25/2/2026) bertempat di Ruang Seminar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Kampus Limau Manis Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

(Foto: Emil/KalibrasiNews.com)

Sejauh ini menurutnya persoalan di beberapa sektor seperti pertanian serta ekonomi kiranya sudah dapat ditanggulanginya.

“Misal, sektor pertanian baru-baru ini saya mendengar tentang riset mengatasi jamur yang menyerang tanaman terong. Dengan begitu permasalahan yang dialami petani langsung diatasi mereka,” papar Guru besar FIB Unand.

Sementara itu, ia menghendaki keberadaan PRPSH yang menjadikan posisi tawar yang patut diperhitungkan dalam mengatasi berbagai permasalahan tentang sejarah dan humaniora.

Utamanya, saat ini pemerintah yang tengah fokus menggalakkan hilirisasi seyogyanya Ilmu Budaya turut mendapatkan peran, melainkan bukannya jadi terpinggirkan.

“Artinya, Ilmu Budaya (humaniora) merupakan bagian penting dan tetap berperan dalam berkontribusi melalui kerja sama atau jalinan kemitraan. Yakni sesuai visi PRPSH yang concern sebagai Pusat Riset dan Pengembangan Studi Humaniora,” tandas Pramono.

Pada acara Bukber PRPSH yang berlangsung akrab serta tidak terlalu formal pada Rabu mulai pukul 17.00 hingga jelang waktu Salat Isya, terlihat para tamu-undangan, termasuk dosen Unand di luar FIB.

Di antaranya, Khairul Fahmi dari Fakultas Hukum, Indradin, Ichsan, dan Fajri Rahman masing-masing dari Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP), sedangkan dari kalangan dosen FIB yang hadir dari beberapa departemen & jurusan Ilmu Sejarah, Sastra Indonesia, Sastra Inggris dan Sastra Daerah Minang beserta sejumlah mahasiswa FIB dan tamu undangan lainnya.

Di antara yang hadir adalah penggagas lembaga yang semula bernama Pusat Studi Humaniora atau PSH Unand tersebut.

Ketua Pusat Riset dan Pengembangan Studi Humaniora (PRPSH) Dr M Yunis, M.Hum dalam sambutannya bahwa agenda tahunan bukber kali ini telah berlangsung rutin dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga  Ulat Grayak Jagung bisa "Kebal" Racun, Pakar Hama Asal UNAND Ungkap Solusinya di Forum Internasional Bali

“Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujar Yunis.

Lebih lanjut, Ketua Departemen Ilmu Sejarah FIB Unand Dr Zulqayyim M.Hum mengulas tentang perjalanan Pusat Studi Humaniora yang berdiri semenjak 2004 silam.

Disebutkan, ada lima penggagas berdirinya PSH antara lain:

  1. Prof Dr Herwandi, M.Hum
  2. Almarhum Andi Asoka
  3. Dr Wannofri Samry
  4. Dr Zaiyardam M.Hum
  5. Dr Zulqayyim M.Hum

“Kami berharap atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian dapat menambah keberkahan serta mempererat kebersamaan di lingkungan PRPSH, ” ujar Zulqayyim.

(Foto: Emil/KalibrasiNews.com)

Sementara itu, mewakili Dewan Pakar PSH Prof Dr Pramono mengemukakan keberadaan PSH menjadikan posisi tawar yang patut diperhitungkan.

Utamanya, di tengah fokus pemerintah tentang hilirisasi seyogyanya Ilmu Budaya turut mendapatkan perannya.

“Artinya, Ilmu Budaya (humaniora) merupakan bagian penting dan tetap berperan dalam berkontribusi melalui kerja sama atau jalinan kemitraan sesuai visi PSH yang concern sebagai Pusat Riset dan Pengembangan Studi Humaniora,” tandas Pramono.

Pada kesempatan sama, dari perwakilan tamu sekaligus pini sepuh didaulat Haswandi turut memberikan sepatah kata.

Menurutnya, keberadaan PSH patut diapresiasi atas kontribusi nyata menyumbang gagasan serta langkah konkret dalam mengatasi permasalahan di sekitarnya.

Sebelum sambutan terakhir dari Dr. Indraddin yang merupakan Dosen Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik atau FISIP Unand turut memberikan seputar agenda riset hingga tata kelola dalam penerbitan karya tulis menjadi buku.

Berselang lebih awal, Dr. Hary Efendi Iskandar, MA mendapat giliran tampil juga didaulat panitia sebagai representasi dari pihak rektorat turut apresiasi atas kegiatan PSH yang menggelar Bukber kali ini.

Sejauh ini menurut Ajo sapaan akrab dari pejabat Unand selalu Kepala Kantor Humas, Protokol dan Layanan Publik bahwa Perguruan tinggi tentunya mendukung program PSH yang sejalan dengan arah kebijakan Unand ke depannya.

“Kami berharap ke depannya keberadaan PRPSH semakin berkibar dan maju dalam mengembangkan sekaligus mewujudkan visi awera misi yang dirintis oleh penggagas terdahulu. Semoga berikutnya para pengurus PRPSH dapat melanjutkan segala pencapaian terbaik, yang diraih sampai saat ini,” harap Ajo.

(Emil/KalibrasiNews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini