PADANG, KalibrasiNews.com – Kepolisian Daerah Sumatera Barat atau Polda Sumbar secara resmi mengumumkan hasil akhir sidang kelulusan tingkat panitia daerah untuk penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026.
Sidang penetapan yang digelar di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang pada Jumat (3/7/2026) lalu.
Hal ini sekaligus menandai babak akhir seleksi bagi putra-putri terbaik daerah.
Pelaksanaan rekrutmen anggota Polri tahun ini kembali menitikberatkan pada prinsip objektivitas dan profesionalisme di setiap tahapan seleksi.
Seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.
Setiap hasil penilaian didasarkan pada capaian peserta selama mengikuti rangkaian seleksi tanpa adanya perlakuan khusus.
Proses tersebut juga mendapat pengawasan dari berbagai unsur agar berjalan secara transparan.
Dengan mekanisme yang terbuka, masyarakat dapat melihat langsung komitmen institusi dalam menjaring calon personel berkualitas.
Langkah ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penerimaan calon anggota kepolisian.
Dalam siaran pers Bidang Humas Polda Sumbar yang diterima redaksi KalibrasiNews.com pada Sabtu (4/7/2026) menyebutkan data yang dihimpun dari Panitia Seleksi, untuk kategori Bintara Polri, terdapat 203 orang peserta yang terdiri dari 176 pria dan 27 wanita.
Hasil akhir menetapkan 176 peserta (149 pria dan 27 wanita) dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), sementara 27 peserta pria lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Sementara itu, untuk kategori Tamtama Polri, dari total 37 peserta pria (31 Brimob dan 6 Polair), sebanyak 36 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (30 Brimob dan 6 Polair), dan 1 peserta dari formasi Tamtama Brimob dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat.
Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa hasil yang diumumkan merupakan akumulasi dari seluruh tahapan seleksi yang telah dilalui secara transparan.
Ia memastikan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah melewati proses penilaian yang objektif tanpa adanya intervensi.
“Angka-angka yang kita umumkan hari ini adalah cerminan dari kemampuan nyata para calon siswa. Kami di Biro SDM memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan sesuai dengan prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).”
“Tidak ada praktik titip-menitip, semua hasil didasarkan pada kompetensi dan nilai akhir yang diperoleh peserta selama tahapan seleksi,” ujar Kombes Pol Anissullah M Ridha.
Ia menambahkan, bagi peserta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, pihak Polda Sumbar tetap memberikan ruang untuk evaluasi diri.
Bagi peserta yang belum berhasil pada rekrutmen anggota Polri tahun ini, kesempatan untuk mencoba kembali pada periode berikutnya tetap terbuka.
Pengalaman mengikuti seluruh tahapan seleksi dapat menjadi bekal berharga untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik.
Peningkatan kemampuan fisik, akademik, maupun mental menjadi aspek penting yang perlu terus diasah.
Semangat untuk terus belajar juga menjadi modal utama dalam menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.
Dengan persiapan yang lebih matang, peluang meraih hasil terbaik pada seleksi mendatang tentu akan semakin besar.
Sikap pantang menyerah menjadi nilai positif yang perlu terus dipertahankan oleh setiap peserta.
Kombes Pol Anissullah berpesan agar kegagalan ini tidak menyurutkan semangat peserta untuk terus belajar dan memperbaiki kekurangan di masa depan.
Senada dengan Kabiro SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam proses penerimaan anggota Polri ini.
Menurutnya, publikasi hasil seleksi secara terbuka merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat.
“Kami dari Bidang Humas terus mengawal proses ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat.
Transparansi hasil yang kita sampaikan saat ini adalah bukti nyata bahwa Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk menjaring calon anggota Polri yang kompeten dan berintegritas.
Pengawasan pun telah dilakukan secara berlapis, baik internal maupun eksternal, untuk memastikan proses ini berjalan jujur dan adil,” jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Sidang kelulusan ini menjadi gerbang bagi 212 peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat untuk segera dipersiapkan menjalani pendidikan kepolisian.
Seluruh tahapan rekrutmen ini senantiasa ditekankan untuk berjalan dengan prinsip keterbukaan demi mewujudkan institusi Polri yang lebih baik.
Melalui pelaksanaan rekrutmen anggota Polri yang mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, Polda Sumbar berharap mampu melahirkan calon personel yang profesional, berintegritas, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
(rel/KalibrasiNews.com)



