Porprov XVI Tetap 2 Oktober, Hamdanus Singgung Kendala APBD

PADANG, KalibrasiNews.com – Ketua KONI Sumatera Barat Hamdanus menegaskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov XVI) Sumbar 2026 tetap mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan pemerintah daerah bersama para kepala daerah se-Sumatera Barat.

Porprov XVI dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.

Menurut Hamdanus, KONI Sumbar tidak memiliki kewenangan untuk mengubah waktu penyelenggaraan karena keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan Gubernur Sumbar bersama kepala daerah.

Penegasan itu disampaikan Hamdanus saat membuka Chef de Mission Meeting (CDM) I Porprov XVI Sumbar di Padang, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dispora Sumbar Tasliatul Fuadi dan diikuti unsur terkait persiapan kontingen serta penyelenggaraan pertandingan.

“Jadwal 2-14 Oktober 2026 ini ditetapkan oleh Bapak Gubernur bersama para kepala daerah. Tugas KONI mempersiapkan dan menyelenggarakan titah Gubernur bersama kepala daerah tersebut,” ujar Hamdanus.

Ia menjelaskan, penentuan jadwal berada dalam kewenangan pemerintah daerah.

Karena itu, KONI Sumbar saat ini fokus memastikan seluruh kebutuhan teknis dan tahapan penyelenggaraan berjalan sesuai keputusan yang telah ditetapkan.

Hamdanus menyebut 12 kepala daerah juga telah menyatakan komitmennya untuk menjadi tuan rumah bersama.

Ia meminta seluruh pihak tetap melanjutkan persiapan meski masih ada kendala menjelang pelaksanaan.

Menurutnya, selama penyelenggaraan Porprov tidak bertentangan dengan ketentuan hukum serta tidak merugikan atlet, seluruh tahapan harus terus berjalan.

“Gong sudah dipukul, kita harus maju,” tegasnya.

Persiapan Masuk Tahap Akhir

Hamdanus turut menyinggung persoalan pengesahan APBD Perubahan yang masih dihadapi sejumlah kabupaten dan kota.

Ia memahami kondisi tersebut dapat memengaruhi kesiapan daerah, namun menyatakan KONI Sumbar siap membantu komunikasi dengan pihak terkait agar persoalan penganggaran dapat segera dituntaskan.

Ia menilai kendala anggaran tidak boleh menghentikan persiapan kontingen.

Koordinasi antara KONI Sumbar, KONI kabupaten/kota dan pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan kebutuhan atlet maupun perangkat pertandingan tetap dapat dipenuhi.

Sementara itu, Tasliatul Fuadi menyebut persiapan Porprov XVI telah mencapai sekitar 80 persen.

Ia meminta setiap persoalan yang tersisa segera dikomunikasikan agar dapat dicari penyelesaiannya bersama.

“Kalau ada kendala tinggal dikomunikasikan,” katanya.

Tasliatul menilai kekompakan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar pesta olahraga tingkat provinsi tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar.

Dispora Sumbar bersama KONI Sumbar terus berkoordinasi menyelesaikan tahapan yang belum tuntas.

Ia bahkan menghubungi sejumlah Sekretaris Daerah kabupaten dan kota pada malam sebelum CDM untuk memastikan kehadiran daerah dalam forum tersebut.

Baca Juga  Liverpool Tunjukkan Kelasnya, Kalahkan Brighton 3‑0 di FA Cup dan Lolos ke Putaran 5

Hasil pembahasan CDM menjadi acuan persiapan teknis sebelum pertandingan.

Perjalanan menuju Porprov XVI sendiri cukup panjang.

Ajang olahraga terbesar tingkat Sumbar tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung pada Juni-Juli 2026 berdasarkan SK Gubernur Sumbar Nomor 426-615-2025 tentang Penyelenggaraan Porprov Sumbar XVI Tahun 2026 dan Rencana Pelaksanaan Porprov XVII Tahun 2028.

Rencana itu kemudian diperkuat melalui SK Gubernur Sumbar Nomor 426-815-2025 tentang Penjadwalan Penyelenggaraan Bersama Porprov XVI Tahun 2026 dan Porprov XVII Tahun 2028.

Sejumlah daerah calon tuan rumah mulai menyiapkan venue dan kebutuhan pertandingan.

Namun, rencana Juni-Juli dikaji ulang setelah pemerintah provinsi bersama kepala daerah membahas kesiapan penyelenggaraan, termasuk kemampuan daerah dan kebutuhan anggaran.

Hasil pembahasan tersebut kemudian menggeser jadwal Porprov ke Oktober 2026.

Kepastian jadwal baru dituangkan melalui SK Gubernur Sumbar Nomor 426-121-2026 tertanggal 23 Februari 2026.

Regulasi berikutnya, SK Gubernur Sumbar Nomor 426-377-2026, memperinci penetapan tuan rumah bersama, cabang olahraga dan jadwal pelaksanaan Porprov XVI.

Kepastian penyelenggaraan kembali diperlihatkan melalui soft launching Porprov XVI pada 27 Agustus 2026 di Istana Gubernur.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy setelah rangkaian rapat bersama kepala daerah.

Porprov XVI akan dibuka di Kota Solok pada 2 Oktober dan ditutup di Kabupaten Padang Pariaman pada 14 Oktober 2026.

Menjelang pelaksanaan, PB Porprov menggelar CDM I pada 12–13 September 2026.

Forum ini melibatkan KONI kabupaten/kota se-Sumbar, 12 daerah tuan rumah, 54 Technical Delegate (TD), tim keabsahan serta dewan hakim.

Ketua PB Porprov Editiawarman mengatakan CDM menjadi salah satu tahapan penting untuk mematangkan kesiapan teknis dan administrasi seluruh kontingen.

“CDM 1 ini menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan kesiapan teknis dan administrasi seluruh kontingen sebelum pelaksanaan Porprov,” ujar Editiawarman.

Tasliatul menambahkan, Porprov kali ini memiliki arti khusus karena Sumbar telah delapan tahun tidak menggelar pesta olahraga provinsi.

Porprov terakhir berlangsung pada 2018 di Padang Pariaman.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, pemerintah provinsi, KONI Sumbar dan PB Porprov memasuki fase akhir.

Penyelesaian persoalan teknis, administrasi dan penganggaran menjadi fokus agar Porprov XVI terlaksana sesuai jadwal. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini