Resmi! Jadwal Seleksi Manajer KDKMP & KNMP hingga Tahap Akhir

JAKARTA, Kalibrasinews.com — Pemerintah kembali mengumumkan perkembangan terbaru terkait seleksi rekrutmen Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

Pemerintah menegaskan bahwa proses rekrutmen manajer KDKMP dan KNMP akan berlangsung transparan, gratis, serta bebas dari praktik titipan.

Penegasan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam keterangan pers pada Senin (4/5/2026), sebagaimana dikutip dari siaran pers (press release) Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) terkait seleksi manajer KDKMP dan KNMP.

Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, menyampaikan bahwa proses seleksi kini telah memasuki tahap penting, yakni tes kompetensi.

Tahap tes kompetensi dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 12 Mei 2026. Tes ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia untuk menjaring calon manajer KDKMP yang kompeten.

Peserta diberikan keleluasaan untuk memilih lokasi ujian terdekat dengan domisili masing-masing guna memudahkan akses dan partisipasi.

Menurut Zulhas, sistem CAT yang digunakan telah terbukti kredibel dan juga digunakan secara luas dalam seleksi aparatur sipil negara (ASN).

“Sistem ini sudah teruji dan tidak perlu diragukan,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta.

Tahapan berikutnya adalah seleksi kompetensi tambahan yang mencakup tes mental, ideologi, serta pemeriksaan kesehatan.

Tahap ini dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 31 Mei 2026.

Sementara itu, pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 7 Juni 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahap pelatihan dasar kemiliteran sebagai komponen cadangan (Komcad), serta pelatihan manajerial dan kompetensi bidang.

Waspada Penipuan Seleksi

Zulhas menegaskan bahwa seluruh proses seleksi diawasi secara ketat oleh panitia seleksi nasional dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan proses seleksi.

Zulhas menegaskan bahwa tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Tidak ada bayaran apa pun. Jika ada yang menjanjikan kelulusan dengan meminta pembayaran, itu dipastikan penipuan,” tegasnya.

Program ini sebelumnya telah diumumkan secara resmi pada 15 April 2026 dengan total 35.476 formasi yang dibuka untuk masyarakat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 30.000 formasi diperuntukkan bagi posisi Manajer KDKMP dan 5.476 lainnya untuk Pegawai Kampung Nelayan Merah Putih.

Menurut Zulhas, antusiasme masyarakat terhadap rekrutmen tersebut sangat tinggi dan melampaui ekspektasi pemerintah.

“Selama proses pendaftaran, animo masyarakat sangat tinggi. Hingga penutupan pada 25 April 2026, jumlah pelamar mencapai 639.730 orang,” ujarnya.

Dari total pelamar tersebut, sebanyak 487.819 orang dinyatakan telah melengkapi berkas administrasi, dan 483.648 orang lolos seleksi administrasi.

Lebih lanjut, Zulhas juga menyoroti maraknya penipuan yang mengatasnamakan program Koperasi Merah Putih, termasuk penyebaran tautan palsu hingga permintaan uang kepada pelamar.

“Saya juga harus bicara tegas soal penipuan yang marak. Ada oknum yang mengatasnamakan Koperasi Merah Putih, menyebarkan tautan palsu, membahayakan data pribadi, bahkan meminta sejumlah uang,” ungkapnya.

Zulhas menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran hanya dilakukan melalui satu kanal resmi dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.

“Kami tegaskan, satu-satunya website resmi adalah www.phtc.panselnas.go.id. Tidak ada biaya satu rupiah pun,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa proses rekrutmen manajer KDKMP maupun KNMP tidak memiliki jalur khusus atau titipan, termasuk melalui pejabat pemerintah sekalipun.

“Tidak ada orang dalam. Tidak ada titipan. Jika ada yang meminta uang, itu pasti penipuan dan segera laporkan kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, pemerintah menjelaskan bahwa pembentukan KDKMP dan KNMP merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ekonomi desa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Program ini dirancang untuk memangkas rantai distribusi yang panjang sekaligus menjadi penyangga harga komoditas di tingkat petani.

“Jadi, koperasi ini tidak hanya memotong rantai pasok, tetapi juga bisa menjadi offtaker. Jika harga di pasar tidak sesuai, koperasi bisa membeli hasil produksi masyarakat,” jelasnya.

Ia mencontohkan harga gabah yang ditetapkan Rp6.500 per kilogram, namun di lapangan kerap berada di bawah harga tersebut.

Selain itu, distribusi bantuan pemerintah seperti PKH, bantuan pangan, hingga beasiswa ke depan akan diintegrasikan melalui koperasi agar lebih tepat sasaran.

“Penyaluran bantuan tidak lagi berdasarkan kedekatan, tetapi benar-benar menyasar masyarakat yang berhak. Termasuk distribusi pupuk, gas, dan subsidi lainnya,” tambahnya.

Sebagai informasi, pemerintah membuka 35.476 formasi yang terdiri atas 30.000 posisi manajer KDKMP dan 5.476 pegawai KNMP.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pelamar yang mencapai ratusan ribu orang.

Hingga penutupan pendaftaran pada 25 April 2026, tercatat sebanyak 639.730 pelamar, dengan 487.819 orang melengkapi berkas administrasi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 483.648 pelamar dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

(/rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini