Mubes Alumni Universitas Bung Hatta Diwarnai dengan Malam Bagurau & Nostalgia Kuliner Khas Minang

PADANG, Kalibrasinews.com — Rangkaian Musyawarah Besar (Mubes) Alumni Universitas Bung Hatta atau UBH sedianya bakal diawali lewat kegiatan “Malam Bagurau; Taragak Basuo” yang akan digelar di Bung Hatta Convention Hall (BHCH), Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar pada Jumat (10/4/2026) malam.

Rilis yang diterima redaksi menyebutkan bahwa kegiatan kali ini dikemas secara unik sebagai ajang temu kangen para alumni Universitas Bung Hatta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan Malam Bagurau ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya Minangkabau yang menjunjung tinggi kebersamaan, komunikasi, serta tradisi berkumpul dalam suasana santai namun penuh makna.

Dalam konteks alumni Universitas Bung Hatta, momen ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan kembali individu-individu yang pernah menempuh perjalanan akademik bersama, namun kini tersebar di berbagai daerah dengan latar belakang profesi yang beragam.

Interaksi yang terbangun dalam suasana informal seperti ini dinilai lebih efektif dalam memperkuat jejaring sosial, membuka peluang kolaborasi, serta menumbuhkan kembali rasa memiliki terhadap almamater yang mungkin mulai memudar seiring waktu.

Dalam suasana penuh keakraban, panitia menyiapkan beragam hidangan khas Minangkabau seperti sate, bakso, lompong sagu, sala lauk, hingga nasi tuai. Diperkirakan sekitar 300 peserta akan hadir dalam kegiatan tersebut.

Acara juga akan dimeriahkan oleh penampilan artis Minang An Roys yang juga merupakan alumni Fakultas Perikanan Universitas Bung Hatta.

Ketua Panitia Mubes Alumni Universitas Bung Hatta, Henddy Adrian Luthan, mengatakan kegiatan Malam Bagurau ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antaralumni sebelum memasuki agenda utama Mubes.

Peran alumni dalam perkembangan sebuah perguruan tinggi sangatlah penting, baik dalam bentuk kontribusi pemikiran, jejaring profesional, hingga dukungan terhadap program-program kampus.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang lebih kuat antara alumni dengan almamater dalam mendorong kemajuan institusi ke depan.

“Melalui Malam Bagurau; Taragak Basuo ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan dan nostalgia bagi seluruh alumni. Ini bukan sekadar temu kangen, tapi juga ruang memperkuat jaringan dan rasa memiliki terhadap almamater,” ujarnya, di Sekretariat Panitia, Wisma Indah 1, Ulak Karang, Kota Padang, Provinsi Sumbar pada Kamis (9/4/2026).

Henddy menambahkan, menu tradisional sengaja dihadirkan untuk membangkitkan kenangan lama para alumni, khususnya yang kini berada di perantauan.

Kehadiran kuliner khas Minangkabau dalam acara ini juga menjadi simbol kuat dari identitas budaya daerah yang tetap dijaga oleh para alumni.

Makanan tradisional tidak hanya sekadar hidangan, tetapi juga menjadi medium yang mampu membangkitkan memori kolektif serta mempererat ikatan emosional antar peserta.

“Kami sengaja menyuguhkan makanan khas seperti yang dulu sering dinikmati saat masa kuliah, agar para alumni terutama yang datang dari perantauan bisa kembali merasakan suasana dan kenangan masa-masa di kampus,” tambahnya.

Puncak kegiatan Mubes dijadwalkan akan dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat pada Sabtu (11/4/2026) besok.

Mubes Alumni UBH sendiri merupakan momentum strategis dalam menentukan arah organisasi ke depan, termasuk dalam merumuskan program kerja serta memperkuat peran alumni dalam mendukung kemajuan universitas.

Proses ini menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan kontribusi alumni secara lebih terstruktur.

Sementara itu, pelaksanaan Mubes Alumni Universitas Bung Hatta sendiri akan berlangsung pada 10–11 April 2026 di Caraka Room, Gedung B Kampus I Universitas Bung Hatta, Ulak Karang, Padang.

Dalam Mubes tersebut, dua kandidat akan bertarung memperebutkan posisi Ketua Alumni Universitas Bung Hatta periode 2026–2030.

Persaingan antara kandidat diharapkan berjalan secara sehat dan demokratis, dengan mengedepankan visi serta program kerja yang mampu menjawab kebutuhan alumni.

Hal ini sekaligus mencerminkan kedewasaan organisasi dalam menjalankan proses pemilihan secara transparan.

Keduanya adalah Mardiansyah, alumni Teknik Sipil Universitas Bung Hatta yang saat ini menjabat Direktur Operasi II di PT Hutama Karya (Persero), serta Desfi Nasli, alumni Fakultas Hukum UBH yang berprofesi sebagai notaris di Padang.

Dengan rangkaian kegiatan yang menggabungkan unsur budaya, kebersamaan, dan agenda organisasi, Mubes Alumni UBH diharapkan tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga memperkuat soliditas alumni dalam mendukung kemajuan almamater di masa mendatang.

(/rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini