Langkah Cerdas UIN Imam Bonjol Hadirkan Kapolda Sumbar untuk Kuliah Umum dan Aksi Lingkungan

PADANG, Kalibrasinews.com – Universitas Islam Negeri Imam Bonjol atau UIN IB Padang menghadirkan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) dalam kuliah umum bertema pendidikan bermutu melalui pembentukan karakter cinta lingkungan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2026 di Kampus III UIN Imam Bonjol, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kota Padang, Provinsi Sumbar pada Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut dirangkai dengan penanaman seribu pohon sebagai upaya memperkuat kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda.

Kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga dirancang sebagai bagian dari gerakan berkelanjutan yang melibatkan mahasiswa secara langsung.

Melalui aksi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar mereka.

Rektor Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd mengemukakan bahwa UIN Imam Bonjol Padang bersama Polda Sumbar sepakat dan komit akan pentingnya penguatan pendidikan karakter berbasis kepedulian lingkungan.

Komitmen itu diwujudkan melalui kuliah umum dan penanaman seribu pohon di Kampus III UIN Imam Bonjol, Kota Padang, Selasa pagi hingga tengah hari.

“Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi pengingat bahwa pendidikan bermutu tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari keberhasilan membentuk manusia yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta bertanggung jawab terhadap kelestarian alam, ” ujar Martin Kustati.

Rektor Martin mengatakan tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya ancaman krisis ekologis, perubahan iklim, dan degradasi lingkungan.

Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya menjadi pusat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu membentuk kesadaran kolektif generasi muda terhadap isu lingkungan.

Pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam menciptakan solusi berbasis riset yang dapat menjawab tantangan global tersebut.

Sejauh ini, upaya UIN Imam Bonjol Padang mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam berbagai aspek pendidikan, termasuk kurikulum, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Dalam kondisi demikian, pendidikan harus mampu melahirkan manusia yang utuh, berilmu, berintegritas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup,” kata Martin.

Sebaliknya, kata Rektor perempuan itu bahwa pendidikan bermutu tidak lagi cukup dimaknai sebagai pencapaian angka-angka akademik atau prestasi kognitif semata.

Fokus Pendidikan Karakter

(Foto: Emil/Kalibrasinews.com)
Kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2026 di Kampus III UIN Imam Bonjol, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kota Padang, Provinsi Sumbar pada Selasa (5/5/2026).

Di sisi lain, imbuhnya bahwa pendidikan berkualitas harus menyentuh dimensi intelektual, spiritual, dan ekologis secara bersamaan.

Pembentukan karakter cinta lingkungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan yang kami jalankan di UIN Imam Bonjol, ” ujarnya.

Pendekatan ini dinilai penting karena generasi muda merupakan kelompok yang akan menghadapi langsung dampak dari krisis lingkungan di masa depan.

Dengan membangun kesadaran sejak dini, diharapkan mahasiswa UIN Imam Bonjol tidak hanya menjadi individu yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dikatakan, guna mewujudkan melalui berbagai program kampus ramah lingkungan.

Di antaranya, pengelolaan sampah berbasis reduksi dan daur ulang, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghijauan kawasan kampus, hingga penguatan literasi lingkungan bagi mahasiswa.

Menurut Martin, kolaborasi dengan Polda Sumbar merupakan bagian dari penguatan implementasi pendidikan karakter di luar ruang kelas di lingkungan UIN Imam Bonjol.

Kolaborasi lintas sektor seperti ini juga memperlihatkan bahwa penyelesaian persoalan lingkungan membutuhkan pendekatan yang komprehensif.

Tidak hanya melibatkan dunia pendidikan, tetapi juga institusi pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat secara luas dalam satu ekosistem kerja sama yang berkelanjutan.

“Persoalan lingkungan tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan aspek sosial, ekonomi, hingga keamanan,” imbuhnya.

Mengingat kerusakan lingkungan dapat memicu bencana, konflik, dan ketidakstabilan sosial.

Melalui upaya membangun karakter cinta lingkungan harus menjadi komitmen bersama seluruh elemen bangsa, termasuk dunia pendidikan dan institusi kepolisian.

Selanjutnya, mahasiswa akan didorong terlibat lebih aktif dalam program pengabdian masyarakat, penelitian, hingga kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Adapun satu program yang relevan yakni keterlibatan mahasiswa dalam Gerakan Subuh Berjamaah yang selama ini digagas Polda Sumbar.

Sejalan dengan itu, eksistensi UIN Imam Bonjol bertekad untuk mendorong riset atau penelitian dan inovasi yang berorientasi pada solusi atas persoalan lingkungan dan sosial.

“Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga harus menjadi pusat solusi terhadap tantangan sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat,” katanya.

Melalui kerja sama tersebut, kata dia, mahasiswa nantinya akan didorong terlibat lebih aktif dalam program pengabdian masyarakat, penelitian, hingga kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Salah satu program yang sedang disiapkan ialah keterlibatan mahasiswa dalam Gerakan Subuh Berjamaah yang selama ini digagas Polda Sumbar.

Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi.

Upaya ini menjadi langkah konkret dalam menciptakan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter yang utuh dan berkelanjutan.

(emil/Kalibrasinews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini