Seminar Kiprah Rahmah El Yunusiyyah, Inspirasi Pahlawan Nasional Padusi Minang

PADANG, Kalibrasinews.com — Khairul Jasmi selaku Narasumber Seminar Rahmah El Yunusiyyah berbicara lantang saat ini sulit bagi perempuan atau Padusi Minang untuk menandingi kiprah Pahlawan Nasional wanita tersebut.

Karenanya, ia mengingatkan supaya generasi penerus, khususnya perempuan di Sumatera Barat (Sumbar) dapat mengambil inspirasi dari perjalanan hidupnya yang sarat perjuangan tersebut.

Khairul Jasmi tidak sendirian berbicara saat menyampaikan paparan berjudul: Kiprah Rahmah El Yunusiyyah untuk Mempersiapkan Muslimah Minangkabau.

Di samping Khairul Jasmi juga turut menyampaikan materi sesuai tema: Kiprah Rahmah El Yunusiyyah sebagai Pahlawan Nasional dalam Pengembangan Pendidikan di Indonesia digelar di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) Kampus Air Tawar Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (4/5/2025).

Adapun Narasumber lainnya, Rais Yatim Seorang Politisi Senior Malaysia yang berdarah keturunan Minangkabau.

Mantan pejabat kerajaan Malaysia itu membawakan makalah berjudul “Perjuangan Rahmah El Yunusiyyah: Obor-obor Perjuangan Pendidikan Sepanjang Zaman”.

Satu narasumber lainnya, Fasli Jalal, yang merupakan representasi Akademisi yang juga seorang Rektor perguruan tinggi swasta membawakan kertas kerja berjudul: Jejak Langkah Rahmah El Yunusiyyah dan Perspektif Bidang Pendidikan.

Seminar kali ini dipandu oleh Moderator, Pramono, seorang Guru Besar Bidang Kebudayaan dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas atau UNAND.

Alhasil, seminar kali ini menjadi bernas, saat audiens turut menyampaikan gagasan serta masukan penting antara lain, masing-masing Guru Besar Siti Fatimah dari UNP dan Gusti Asnan dari UNAND yang juga berlatarkan Tim Penyeleksi Pahlawan Nasional di Daerah, termasuk pihak keluarga yang merintis perguruan diniyah yaitu, Zizi.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah membuka seminar kali ini setelah beberapa sambutan dari Rektor UNP Krismanidata, yang didahului laporan Ketua Panitia, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah.

Turut hadir Menteri Kebudayaan Republik Indonesia atau Menbud RI yang direktur Sarana dan Prasarana, Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud RI, Feri Arlius Datuak Sipado.

Beserta tamu undangan Rektor Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang, Martin Kustanti dan utusan dari pihak perguruan yang dirintis oleh Pahlawan Nasional perempuan asal Sumbar tersebut.

Peringati Hari Pendidikan Nasional

(Foto: Emil/Kalibrasinews)
Suasana Seminar Kiprah Rahmah El Yunusiyyah sebagai Palawan Nasional dalam Pengembangan Pendidikan di Indonesia digelar di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) Kampus Air Tawar Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) pada Senin (4/5/2025).

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, instansi pendidikan, hingga perwakilan sekolah dan madrasah se-Kota Padang.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat untuk kembali menegaskan pentingnya peran tokoh inspiratif seperti Rahmah El Yunusiyyah.

Nilai-nilai perjuangan yang diwariskan dinilai masih sangat relevan dalam menjawab tantangan pendidikan modern yang semakin kompleks.

Seminar kali ini guna memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yakni diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atau Pemprov Sumbar diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, instansi pendidikan, hingga perwakilan sekolah dan juga diikuti siswa-siswi dari sekolah lanjutnya tingkat atas (SLTA) serta madrasah se-Kota Padang.

Pantauan saat kegiatan terlihat siswa dan guru MAN 3 Kota Padang yang juga mengikuti Seminar Nasional bertema kiprah Pahlawan Nasional Rahmah El Yunusiyyah di Auditorium UNP.

Mereka tampak antusias mendengar paparan dan sambutan narasumber yang diberikan kepada siswa sebagai peserta kegiatan tersebut.

Antusiasme tersebut mencerminkan bahwa metode penyampaian yang komunikatif dan kontekstual mampu menarik perhatian generasi muda.

Hal ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara pendidikan agar terus menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran, khususnya dalam mengenalkan tokoh-tokoh inspiratif bangsa.

Mengingat selama ini, Rahmah El Yunusiyyah merupakan ulama, reformator pendidikan Islam, sekaligus pejuang kemerdekaan Indonesia yang mendirikan Perguruan Diniyyah Putri, lembaga pendidikan yang kini berkembang dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

Perjalanan panjang lembaga pendidikan yang didirikan Rahmah El Yunusiyyah menjadi bukti nyata bahwa visi besar dalam dunia pendidikan dapat memberikan dampak berkelanjutan.

Model pendidikan berbasis nilai keislaman dan pemberdayaan perempuan yang ia bangun bahkan telah melampaui zamannya.

Sebagaimana maksud dan tujuan dari seminar nasional ini hendaknya siswa tidak hanya belajar sejarah, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk terus berprestasi dan berkontribusi penting.

Seminar nasional ini juga sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai perjuangan, karakter, serta wawasan kebangsaan kepada peserta didik.

Melalui momentum Hari Pendidikan Nasional ini, semangat perjuangan Rahmah El Yunusiyyah diharapkan tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, generasi muda Sumatera Barat dapat tumbuh menjadi pribadi yang berdaya saing, berkarakter, dan mampu melanjutkan estafet perjuangan di bidang pendidikan.

(Emil/Kalibrasinews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini