PADANG, KalibrasiNews.com – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda terus diperkuat Ditlantas Polda Sumbar melalui program Police Goes to Campus yang digelar di Universitas Negeri Padang (UNP) dengan melibatkan sekitar 3.000 mahasiswa baru.
Kegiatan penyuluhan tertib berlalu lintas ini diikuti oleh sekitar 3.000 mahasiswa baru UNP sebagai langkah pembinaan karakter dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
Rilis Bid Humas Polda Sumbar yang diterima redaksi, menyebutkan kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar, Kompol Rosita Imelda Ifadi, S.H., M.H., bersama tim ini diisi dengan penyampaian materi mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Selain itu, Kanit 3 Subdit Kamsel AKP Undra Putra, S.H., M.H., turut memberikan edukasi terkait larangan berkendara bagi yang belum memenuhi persyaratan, pentingnya penggunaan helm SNI, kepatuhan terhadap aturan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), hingga bahaya penggunaan telepon genggam saat berkendara, balap liar, dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga diajak memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui disiplin dan kepatuhan terhadap aturan.
Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan berkendara yang aman dalam kehidupan sehari-hari.
Para peserta tampak antusias mengikuti penyuluhan dengan menyimak setiap materi yang disampaikan narasumber.
Sesi edukasi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai risiko kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas.
Melalui pendekatan yang komunikatif, diharapkan pesan keselamatan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh kalangan mahasiswa.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, mengapresiasi antusiasme ribuan mahasiswa baru UNP yang mengikuti kegiatan edukasi ini.
Menurutnya, kalangan akademisi khususnya mahasiswa memiliki peran strategis untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan Police Goes To Campus ini, kami ingin menanamkan kesadaran hukum dan etika berlalu lintas kepada para mahasiswa baru sejak awal memasuki lingkungan kampus. Harapannya, para generasi muda ini tidak hanya tertib bagi diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya serta mendukung terciptanya Kamseltibcarlantas di wilayah Sumatera Barat,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.
Program Police Goes to Campus menjadi salah satu upaya preventif yang terus diperkuat Ditlantas Polda Sumbar untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas di kalangan generasi muda.
Mahasiswa dinilai memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang dapat menyebarkan budaya tertib berlalu lintas, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Dengan bekal pemahaman yang diperoleh melalui kegiatan ini, mereka diharapkan mampu menjadi teladan dalam mematuhi aturan serta mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi kelompok usia produktif.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan sangat penting guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang kerap melibatkan usia produktif.
“Edukasi preventif seperti ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar dan mahasiswa. Kami berharap kemitraan yang terjalin antara Ditlantas Polda Sumbar dan Universitas Negeri Padang ini dapat terus memperkuat kesadaran publik demi keamanan bersama di jalan raya,” tegas Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Melalui kegiatan edukasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Ditlantas Polda Sumbar berharap angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia muda dapat terus ditekan.
Kepolisian juga mendorong terbangunnya kolaborasi yang semakin erat dengan perguruan tinggi dalam menanamkan budaya disiplin serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan raya.
Dengan demikian, budaya tertib berlalu lintas dapat berkembang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
(/kalibrasinews.com)



