Pascabanjir, Kadisdik Tinjau SMPN 27 Padang yang Ikut Terdampak

PADANG, KalibrasiNews.comPascabanjir yang melanda Kota Padang, Kepala Dinas Pendidikan Yopi Krislova SH turun langsung meninjau kondisi SMPN 27 Padang untuk memastikan dampak bencana terhadap aktivitas sekolah.

Kunjungan mendadak dilakukan Kadisdik itu pada Selasa (4/8/2026) di lokasi SMPN 27 Padang, meskipun kondisi genangan air mulai surut.

Dalam kunjungan kali ini Kadisdik, Yopi Krislova SH bersama stafnya disambut langsung oleh Kepala SMPN 27 Padang Hj Wetty, S.Pd beserta unsur pimpinan dan majelis guru lainnya.

Sementara kepala sekolah beserta para guru yang hendak gotong-royong membersihkan sisa genangan banjir sempat berdialog dengan pejabat pemko tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Yopi Krislova juga meninjau sejumlah ruang kelas, area perkantoran, perpustakaan, serta lingkungan sekolah yang sebelumnya terdampak genangan air.

Ia memastikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan dapat segera dipulihkan agar kegiatan belajar mengajar tidak mengalami kendala berkepanjangan.

Pihak sekolah turut menyampaikan beberapa fasilitas yang membutuhkan pembersihan dan penataan ulang sebelum kembali digunakan oleh para siswa.

Selain itu, para guru juga menjelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan bersama warga sekolah untuk mempercepat proses pemulihan pascabanjir.

Upaya gotong royong tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kembali bersih, aman, dan nyaman.

Kadisdik pun mengapresiasi kekompakan kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan yang tetap berupaya menjaga kesiapan sekolah di tengah kondisi pascabencana.

Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi modal penting agar aktivitas pendidikan dapat segera kembali berjalan normal.

Kadisdik Yopi Krislova mengemukakan bahwa Wali Kota Padang Fadly Amran turut menaruh perhatian atas bencana banjir yang melanda di wilayah pemerintahannya, Senin kemarin.

“Pak Wali Kota (Fadly Amran) juga ikut turun ke beberapa titik banjir bersama tim dari OPD/dinas dan badan penanggulangan bencana yakni BPBD dan dinas lainnya, termasuk dinas pendidikan, ” papar Yopi.

Sejauh ini Wali kota, imbuhnya mengapresiasi langkah serta tindakan yang relatif sigap dari segenap pihak terkait dalam penanganan sekaligus penanggulangan bencana banjir di Kota Padang.

Evakuasi di SMPN 27 Padang

Sebelumnya, Tim SAR Padang berkekuatan sejumlah personel melakukan evakuasi sesuai target di SMPN 27 Padang hingga selamat.

Tim SAR Padang kali ini, dipimpin Ketua Reno bersama sejumlah personel melakukan evakuasi bersama sejumlah personel lainnya.

Dalam upaya evakuasi Badan SAR Nasional atau Basarnas Kota Padang menyelamatkan warga yang terjebak banjir di beberapa titik rawan banjir pada Senin (3/8/2026) mulai siang hingga malam hari.

Tim atau regu SAR mengevakuasi belasan guru SMPN 27 Padang beserta warga menyusul banjir menerjang sebagian wilayah ibu Kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tersebut.

Pada kesempatan sama, Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengemukakan pihaknya menerima sejumlah laporan warga.

Utamanya, mereka yang minta pertolongan di pemukiman mereka kebanjiran.

“Kami mengerahkan segenap kekuatan tim untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir di beberapa lokasi rawan banjir di Kota Padang,” ujarnya melalui Humasnya Jody Harrayawan.

Hingga Selasa (4/8/2026) dini hari segenap institusi terkait antara lain: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar dan Kota, kepolisian, militer serta Tagana, tim reaksi cepat dan tanggap bencana dari PT Semen Padang, lembaga swadaya masyarakat/LSM serta warga yang terdampak bencana banjir.

Pemulihan pascabanjir di lingkungan SMPN 27 Padang diharapkan dapat berlangsung secepat mungkin melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, serta berbagai instansi terkait.

Langkah tersebut tidak hanya difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas pendukung pembelajaran berada dalam kondisi layak digunakan kembali.

Pemerintah Kota Padang juga terus melakukan pemantauan terhadap sekolah-sekolah lain yang ikut terdampak banjir guna mengetahui kebutuhan penanganan di masing-masing lokasi.

Dengan percepatan proses pemulihan tersebut, kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat kembali berlangsung secara optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan pendidikan kepada para siswa.

Kehadiran pemerintah di lapangan juga menjadi bentuk komitmen dalam memastikan dunia pendidikan tetap berjalan meski sempat terdampak bencana alam.

Seluruh pihak berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga proses normalisasi di lingkungan sekolah dapat diselesaikan sesuai target.

Melalui kerja sama yang solid, aktivitas pendidikan di Kota Padang diharapkan segera pulih sepenuhnya.

(kalibrasinews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini