UIN Imam Bonjol Padang Gelar Wisuda Ke-96 Sarjana, Catat Pesan Rektor

PADANG, KalibrasiNews.com – Universitas Islam Negeri Imam Bonjol atau UIN IB Padang, menggelar acara Wisuda ke-96 Gedung J Kampus III Sungai Bangek UIN Imam Bonjol Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Wisudawan/wisudawati ke-96 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dilaksanakan selama 2 hari dimulai di hari Rabu-Kamis 29-30 Juli 2026.

Prosesi wisuda menjadi momentum penting bagi para lulusan setelah menyelesaikan perjalanan akademik di berbagai program studi.

Selain menandai keberhasilan meraih gelar pendidikan tinggi, kegiatan tersebut juga menjadi awal bagi para alumni untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di lingkungan kampus.

Suasana khidmat dan penuh kebanggaan terlihat sepanjang prosesi, yang turut dihadiri keluarga, dosen, serta sivitas akademika UIN Imam Bonjol Padang.

Kehadiran para orang tua dan keluarga menjadi bentuk dukungan atas perjuangan para wisudawan hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan akademik merupakan hasil kerja keras, doa, dan dukungan dari banyak pihak.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, MPd menyampaikan pada hari ini acara wisuda menjadi fajar pertama dari kehidupan nyata yang sesungguhnya.

“Dihadapan kita semua duduk para intelektual muda yang siap melangkah ke tengah Masyarakat yang sedang berubah begitu cepat. Ditengah era disrupsi yang menuntut kecepatan, kami menitipkan tiga pilar utama untuk jadikan pedoman, yaitu; Berdaya, Tangguh, dan Berakhlak Menjadi pribadi yang Berdaya berarti harus mampu mandiri secara intelektual dan finansial, serta menjadi motor penggerak perubahan di manapun berada,” ujar rektor dalam laporan sekaligus sambutan di hadapan hadirin pada Rabu pagi.

Kepada para wisudawan lalu rektor berpesan supaya harus tumbuh menjadi pribadi yang Tangguh. Ketangguhan adalah kemampuan untuk bangkit kembali setiap kali terjatuh.

Sejauh ini lanjutnya Pilar yang paling agung dari segalanya adalah Berakhlak.

Ilmu pengetahuan tanpa moralitas yang kukuh adalah kegelapan yang merusak peradaban.

Rektor menekankan bahwa pemimpin masa depan yang lahir dari rahim kebudayaan Minangkabau, para wisudawan harus memahami hakikat kepemimpinan luhur.

“Didahuluakan salangkah, ditinggikan sarantiang”, ungkapnya.

Artinya kata rektor apabila didahulukan selangkah bukan untuk menciptakan jarak, melainkan agar siap menjadi tameng pelindung dan penunjuk jalan.

Sedangkan, ditinggikan seranting bukan untuk memandang rendah orang lain.

Yakni, jelasnya agar mampu melihat persoalan dengan lebih jernih dan bertindak sebagai pengayom yang adil.

“Ingatlah bahwa wisuda hari ini bukanlah akhir dari proses menuntut ilmu. Dunia di luar sana adalah laboratorium maha luas yang bergerak dinamis. Tetaplah bersikap rendah hati, miliki rasa haus akan ilmu pengetahuan, dan jadilah pembelajar sepanjang hayat. Jangan pernah sombong dengan gelar yang melekat di belakang namamu” ujar rektor.

“Selamat berjuang, ahli waris perjuangan Tuanku Imam Bonjol. Pergilah ke tengah masyarakat dengan membawa keberdayaan, ketangguhan, dan keindahan akhlak,” tutup rektor.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberhasilan seorang lulusan tidak hanya diukur dari gelar akademik yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Para wisudawan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat melalui ilmu pengetahuan, inovasi, dan akhlak yang baik.

Semangat belajar sepanjang hayat juga diharapkan terus melekat dalam diri setiap alumni agar mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral.

Dengan demikian, lulusan UIN Imam Bonjol Padang diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah maupun nasional melalui berbagai bidang profesi yang mereka tekuni.

Lulusan yang Diwisuda

Wisudawan/wisudawati ke 96 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dilaksanakan selama 2 hari dimulai di hari Rabu-kamis 29-30 Juli 2026.

Dihari pertama dilaksanakan 5 fakultas yaitu:

  • Fakultas Adab dan Humaniora (FAH); 80 Wisudawan/wisudawati
  • Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK); 89 Wisudawan/wisudawati
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI); 84 Wisudawan/wisudawati
  • Fakultas Sains dan Teknologi (FST); 33 Wisudawan/wisudawati
  • Fakultas Syariah (FS); 88 Wisudawan/wisudawati
  • Pascaserjana; 34 Wisudawan/wisudawati

Pelaksanaan Wisuda ke-96 UIN Imam Bonjol Padang diharapkan menjadi awal lahirnya generasi intelektual yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kepedulian sosial yang tinggi.

Bekal ilmu pengetahuan serta nilai-nilai keislaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan mampu menjadi landasan bagi para lulusan untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Dengan semangat tersebut, para alumni diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan zaman sekaligus membawa nama baik almamater di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

(fadel/kalibrasinews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini