PADANG, Kalibrasinews.com – Kick Boxing Indonesia (KBI) Sumatera Barat ambil bagian dalam rapat Finalisasi Technical Hand Book (THB) bersama Panitia Porprov Sumatera Barat tahun 2026, Selasa (9/6/2026) di Kantor KONI Sumbar Kota Padang.
Ketua Harian Pengprov KBI Sumbar Fazril Ale mengatakan, cabor kick boxing tidak mencla mencle dalam melaksanakan Porprov 2026 yang bakal ditabuh pada 2 Oktober mendatang
Menurutnya, tidak ada perubahan dalam nomor dan kelas yang dipertandingkan, serta tidak ada perubahan anggaran untuk pelaksanaan eventnya.
Fazril Ale menegaskan bahwa kepastian nomor pertandingan tersebut penting agar seluruh kabupaten dan kota memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan atlet terbaiknya.
Dengan kepastian regulasi sejak awal, proses pembinaan dan pemusatan latihan dapat berjalan lebih terarah menjelang pelaksanaan Porprov 2026.
Lebih lanjut, Fazril Ale menambahkan Kick Boxing dipertandingkan pada 8-13 Oktober 2026 mendatang di GOR Batu Batupang, Kabupaten Solok Provinsi Sumbar.
Dalam finalisasi THB membahas perihal nomor dan kelas yang dipertandingkan.
Menurut Fazril Ale, kepastian jadwal dan venue pertandingan menjadi bagian penting dalam proses persiapan atlet dan official dari seluruh daerah peserta.
Dengan jadwal yang sudah ditetapkan lebih awal, masing-masing pengurus kabupaten dan kota dapat menyusun program latihan, seleksi atlet, hingga simulasi pertandingan secara lebih terukur.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan waktu persiapan dengan optimal agar kualitas persaingan di Porprov 2026 semakin meningkat.
Kick Boxing mendaftarkan dua kategori putra dan putri, yakni kategori ring sport dan tatami.
Ring sport mempertandingkan 2 kelas, yakni kelas Low kick & full contact.
Sementara Tatami mempertandingkan 4 kelas, yakni kick light, light contact, point fighting dan form (creative).
Sementara kategori atlet yang bertanding harus memiliki KTP Sumbar dan tidak ada batasan prestasi, usia atlet menuju PON, dan semua peserta wajib punya sabuk warna.
Selain menjadi ajang perebutan medali, cabang olahraga kick boxing juga diharapkan menjadi sarana penjaringan atlet potensial yang dapat dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional.
Hasil pertandingan pada Porprov nantinya akan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam menyusun program pembinaan berkelanjutan.
Terpisah, Sekretaris Panitia Persiapan Porprov 2026 David Melko mengungkapkan bahwa kegiatan rapat Finalisasi THB berlangsung dari Selasa hingga Kamis mulai 9-11 Juni 2026 mendatang.
Kabid Humas KONI Sumbar, Hendri Parjiga menyebutkan event kali ini bertujuan untuk mematangkan pelaksanaan Porprov pada masing-masing cabang olahraga/Cabor sekaligus mengundang Technical Delegate (TD) cabor yang dipertandingkan nantinya.
Melalui rapat finalisasi tersebut, setiap cabang olahraga diberikan kesempatan menyampaikan masukan terkait aspek teknis pertandingan, mulai dari sistem kompetisi, persyaratan peserta, hingga kebutuhan perangkat pertandingan.
Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan Porprov berjalan seragam dan sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama.
David Melko merinci, untuk jadwal pelaksanaan Selasa (9/6/2026) pukul 09.00 WIB meliputi cabang olahraga atau Cabor: kriket, karate, bola tangan, tenis lapangan, dance sport, bola voli, kick boxing, angkat besi, angkat berat
Selanjutnya, pada pukul 13.00 WIB melibatkan cabor balap sepeda, judo, muaythai, taekwondo, hapkido, tarung derajat, woodball, sepatu roda, soft tenis
Pada Rabu (10/6/2026) 09.00 WIB meliputi cabor: Teqball, aero sport, bulutangkis, sepak bola, futsal, panjat tebing, menembak, tinju, akuatik.
Panitia Porprov Sumbar 2026 menilai proses finalisasi Technical Hand Book menjadi tahapan krusial karena menjadi acuan resmi seluruh cabang olahraga dalam menjalankan pertandingan.
Melalui forum ini, berbagai hal teknis seperti sistem kompetisi, persyaratan peserta, penentuan kategori, hingga mekanisme penilaian dibahas bersama agar tidak menimbulkan perbedaan tafsir di lapangan.
Dengan standar yang jelas, pelaksanaan Porprov diharapkan berlangsung lebih tertib, adil, dan profesional.
Sementara jam 13.00 WIB melibatkan cabor: Bridge, gymnastic, sepak takraw, arung jeram, dayung, bola basket, pentanque, e-sport, dan atletik
Berikutnya jadwal pada Kamis (11/6/2026) pukul 09.00 WIB melibatkan cabor panahan, catur, gateball, pencak silat, kempo, wushu, gulat, sambo, biliar.
Dan, pukul 13.00 WIB melibatkan cabor tenis meja, binaraga, balap motor, MMA, selancar ombak, kabaddi, Pordasi Berkuda Memanah, Pickleball, Floorball.
Dengan semakin matangnya persiapan yang dilakukan melalui finalisasi THB, jajaran pengurus optimistis pelaksanaan Porprov Sumbar 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Bagi cabang olahraga kick boxing, ajang ini juga menjadi momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan atlet di daerah sekaligus memperkuat peta kekuatan menuju agenda olahraga tingkat nasional pada masa mendatang.
(rel/Kalibrasinews.com)



