PADANG, KalibrasiNews.com – Sumbar Teacher Summit 2026 akan digelar pada 13–14 Agustus 2026 di Padang, Sumatera Barat.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid tersebut menjadi salah satu ruang bagi guru dan kepala sekolah untuk memperkuat kompetensi serta menambah wawasan di tengah perkembangan dunia pendidikan.
Dalam siaran pers yang diterima redaksi KalibrasiNews.com menyebutkan Sumbar Teacher Summit 2026 ini digagas Indonesia Inspiring Teacher bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, SMK, dan SLB Sumatera Barat.
Dikutip dari rilis bahwa Ketua MKKS SMA Provinsi Sumbar, Martin, S.Pd., M.Pd., didampingi Ketua MKKS SMK, RDS Deta Mahendra, S.Pd., M.M., mengemukakan peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru di SMA/SMK dan SLB merupakan fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional secara keseluruhan.
“Guru berperan langsung dalam transformasi pembelajaran di ruang kelas, sementara kepala sekolah bertindak sebagai pemimpin instruksional (instructional leader) yang mengorkestrasi ekosistem sekolah agar berpihak pada peserta didik,” ujarnya, di Padang, Selasa (11/8/2026) kemarin.
Tanpa Paksaan, Fokus Tingkatkan Kompetensi
Melalui kegiatan Sumbar Teacher Summit 2026 yang digagas oleh Indonesia Inspiring Teacher bersama dengan MKKS SMA, SMA dan SLB Provinsi Sumatera Barat adalah wadah untuk mengaktualisasikan diri di Era Digital.
Utamanya, untuk memperkuat kualitas tenaga pendidik dan Kepala Sekolah khususnya di Sumbar.
“Kegiatan yang diselenggarakan ini berupa sukarela dan tidak ada paksaan untuk ikut, yang jelas tujuannya adalah untuk menambah kapasitas dan wawasan guru,” terang Deta.
Pihak panitia menyebutkan bahwa bagi peserta yang mengikuti kegiatan Sumbar Teacher Summit 2026 berkesempatan untuk mengikuti agenda pengembangan kompetensinya.
Selain menjadi ruang belajar, kegiatan tersebut juga dapat mempertemukan para pendidik dari berbagai daerah dengan latar belakang pengalaman yang berbeda.
Pertemuan antarguru dapat membuka kesempatan untuk saling bertukar pengalaman mengenai metode pembelajaran yang telah diterapkan di sekolah masing-masing.
Hal ini penting karena kebutuhan peserta didik di setiap daerah tidak selalu memiliki karakteristik yang sama.
Guru dapat memperoleh gambaran mengenai pendekatan pembelajaran yang lebih sesuai dengan kondisi dan perkembangan peserta didik.
Interaksi tersebut juga dapat memperluas jejaring antarpendidik di Sumatera Barat.
Dengan adanya ruang berbagi seperti ini, pengalaman yang diperoleh peserta tidak hanya berasal dari pemateri, tetapi juga dari sesama guru yang menghadapi tantangan pembelajaran di lapangan.
Yakni dengan sasaran dapat menjangkau segenap guru setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas atau SLTA dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat IPM Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2025 mencapai 77,27, meningkat 0,84 poin dibandingkan 2024 yang berada pada angka 76,43 dan berada di peringkat keenam secara nasional. Namun, capaian tersebut dinilai bukan alasan untuk berhenti berbenah.
Atas data peningkatan kualitas pendidikan harus terus digenjot karena pendidikan menjadi salah satu komponen penting dalam penghitungan IPM melalui indikator Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS).
Sejauh ini, satu upaya yang dilakukan untuk memperkuat kualitas tenaga pendidik adalah melalui Sumbar Teacher Summit 2026.
Kegiatan ini cukup positif, di samping kegiatannya berstandar nasional dan juga diisi oleh praktisi dan pakar pendidikan nasional sebagai pembicara.
Terpisah, Promotor kegiatan, Herdinal, mengatakan peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang semakin efektif dan sesuai dengan perkembangan zaman.
“Guru tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga menjadi penggerak perubahan dan pembentuk karakter generasi masa depan,” tambah Deta Mahendra
Menurutnya, tantangan pendidikan terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan perubahan karakter peserta didik.
Karena itu, guru perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi, mengembangkan metode pembelajaran serta menciptakan suasana belajar yang relevan dan menyenangkan.
Panitia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum peningkatan kapasitas guru, tetapi juga berkembang menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kualitas pendidikan Sumatera Barat.
“Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dinilai penting agar peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” harap sosok yang karab disapa Mister ini.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut serta mengajak para guru SMA, SMK dan SLB di Sumbar untuk mengambil bagian dalam Sumbar Teacher Summit 2026.
Pelaksanaan Sumbar Teacher Summit 2026 diharapkan dapat memberikan ruang bagi para pendidik untuk memperoleh pengetahuan sekaligus memperluas jejaring profesional.
(rel/kalibrasinews.com)



