Polwan Polresta Padang Gelar Trauma Healing Anak Korban Banjir di Surau Gadang

PADANG, KalibrasiNews.com – Jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polresta Padang menghadirkan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.

Kegiatan humanis yang dipusatkan di kawasan Belakang Kompi Ban RT 004 RW 019, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo ini bertujuan untuk memulihkan kondisi psikologis serta menghibur anak-anak agar kembali ceria di tengah situasi pemulihan pascabencana.

Suasana kebersamaan dan kehangatan terlihat jelas saat para Polwan berinteraksi langsung dengan anak-anak penyintas banjir.

Melalui pendekatan yang ramah dan penuh kasih sayang, kegiatan ini berhasil mencairkan suasana dan mengembalikan senyum anak-anak yang sempat terdampak secara psikologis akibat bencana alam tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, para Polwan Polresta Padang mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas yang bersifat edukatif dan menghibur, seperti bermain bersama, bernyanyi, bercerita, hingga memberikan motivasi dengan suasana yang penuh keakraban.

Pendekatan tersebut dilakukan agar anak-anak dapat melupakan sejenak pengalaman yang mereka alami saat bencana terjadi.

Gelak tawa dan antusiasme peserta terlihat mewarnai jalannya kegiatan, menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi anak-anak maupun para orang tua yang mendampingi.

Kehangatan interaksi yang dibangun Polresta Padang melalui kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pemulihan psikologis sehingga anak-anak dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih percaya diri.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menyampaikan bahwa kehadiran jajarannya di lokasi pengungsian dan pemukiman warga merupakan bentuk tanggung jawab moral serta wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya berfokus pada pengamanan fisik dan evakuasi, tetapi juga memberikan perhatian serius pada aspek pemulihan mental anak-anak kita. Diharapkan melalui kegiatan trauma healing ini, anak-anak korban banjir dapat kembali ceria, terhibur, dan perlahan-lahan bangkit dari trauma psikologis yang mereka alami,” ujar Kombes Pol Apri Wibowo.

Kegiatan trauma healing yang digelar Polresta Padang menjadi salah satu bentuk pendampingan yang dinilai sangat penting pada fase pemulihan pascabencana, terutama bagi anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan.

Selain membutuhkan bantuan logistik dan kebutuhan sehari-hari, para penyintas usia dini juga memerlukan perhatian terhadap kondisi emosional mereka agar tidak mengalami trauma berkepanjangan.

Karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada hiburan semata, tetapi juga bertujuan membangun kembali rasa aman serta kepercayaan diri anak-anak untuk beraktivitas di lingkungan mereka.

Kehadiran personel kepolisian dengan pendekatan yang humanis diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi keluarga korban.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan bencana yang dilakukan Polresta Padang tidak berhenti pada tahap evakuasi, tetapi juga mencakup pemulihan kondisi psikologis masyarakat.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, anak-anak diharapkan dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari tanpa dibayangi rasa takut akibat pengalaman saat bencana terjadi.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., mengapresiasi langkah humanis yang dilakukan oleh Polwan Polresta Padang.

Menurutnya, pendekatan persuasif dan penuh kelembutan sangat efektif dalam mengembalikan ketenangan mental anak-anak di masa pemulihan pascabencana.

“Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran institusi kepolisian di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan dukungan moril serta kemanusiaan secara langsung. Melalui program trauma healing ini, para korban usia anak-anak diharapkan dapat segera bangkit dari trauma dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan penuh semangat,” tambah Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pemulihan menyeluruh bagi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya kelompok anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.

Polresta Padang juga memastikan akan terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai aksi kemanusiaan sesuai kebutuhan di lapangan selama masa pemulihan berlangsung.

Sinergi dengan pemerintah daerah, relawan, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur masyarakat akan terus diperkuat agar setiap bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan secara maksimal.

Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, perhatian terhadap kesehatan mental penyintas juga menjadi aspek penting yang terus diperhatikan.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, proses pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh.

Kehadiran Polri melalui kegiatan yang humanis tersebut sekaligus menjadi wujud nyata pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kepedulian, dan harapan bagi warga yang sedang menghadapi musibah.

(/kalibrasinews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini