Diaspora Indonesia di Cebu Ungkap Kesan Setelah Disapa Langsung Prabowo

FILIPINA, Kalibrasinews.com – Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Cebu, Filipina, dalam rangka menghadiri KTT ASEAN ke-48 disambut hangat dan antusias oleh diaspora Indonesia yang tinggal di negara tersebut.

Salah satunya adalah Romo Agus Sudaryanto, seorang pastor di Santo Vincent Cebu.

Ia mengaku senang sekaligus terharu akhirnya bisa bertatap muka secara langsung dan bercengkerama sejenak dengan Presiden Prabowo.

Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang diterima redaksi menyebutkan bahwa menurut Romo Agus, momen pertemuan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena selama ini dirinya hanya mengikuti aktivitas Presiden Prabowo melalui pemberitaan televisi, media daring, dan media sosial.

Kesempatan bertemu langsung membuat dirinya dapat melihat lebih dekat bagaimana sikap Presiden saat menyapa warga Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Ia menilai Prabowo tampil hangat, santai, dan terbuka ketika berbincang dengan diaspora yang hadir menyambut kedatangannya di Cebu.

Suasana akrab itu, menurutnya, membuat masyarakat Indonesia yang berada jauh dari Tanah Air merasa tetap diperhatikan oleh pemimpinnya sendiri.

Romo Agus juga mengaku tidak menyangka bisa berbincang secara langsung dengan Presiden di tengah agenda kenegaraan yang cukup padat.

Menurutnya, perhatian kecil seperti menyapa dan menanyakan asal daerah warga menjadi hal sederhana yang memiliki makna besar bagi diaspora Indonesia di luar negeri karena membuat mereka merasa tetap dekat dengan Indonesia meski telah lama tinggal di negara lain.

“Selama ini hanya bisa lihat dari video beliau kunjungan ke luar negeri, tapi sekarang on the spot. Malah tadi ditanya-tanya,” ujar Romo Agus, Kamis (7/5/2026).

(Foto: Bakom RI)
Romo Agus Sudaryanto, seorang pastor di Santo Vincent Cebu

Romo Agus juga menceritakan kegembiraannya karena sempat berbincang santai dengan Prabowo mengenai kehidupannya selama tinggal di Filipina.

Ia menyampaikan kepada Prabowo bahwa dirinya telah menetap di Cebu selama 15 tahun.

Romo Agus mengatakan kehidupan diaspora Indonesia di Filipina cukup beragam, mulai dari pekerja profesional, tenaga pengajar, pelaku usaha, hingga tokoh keagamaan yang telah lama menetap di negara tersebut.

Karena itu, kedatangan Presiden Indonesia dinilai menjadi perhatian besar bagi warga Indonesia di Cebu.

Banyak diaspora merasa senang karena dapat bertemu langsung dengan kepala negara yang selama ini hanya mereka lihat melalui layar televisi dan internet.

Menurutnya, masyarakat Indonesia di Filipina selama ini juga terus berupaya menjaga identitas budaya dan hubungan baik dengan Tanah Air melalui berbagai kegiatan komunitas, mulai dari kegiatan sosial, keagamaan, hingga perayaan budaya Nusantara.

Kehadiran Presiden Prabowo di Cebu dinilai semakin memperkuat rasa kebersamaan diaspora Indonesia yang tinggal jauh dari kampung halaman.

“Tadi ditanya asal dari mana? Dari Madiun. Oh sudah lama. Sudah bisa bahasa sini? Oh iya iya Bapak,” cerita Romo Agus.

Lebih lanjut, Romo Agus menilai kehadiran Prabowo di tengah diaspora Indonesia membawa kebanggaan tersendiri.

Ia bahkan menyebut sosok Prabowo semakin dikenal luas, termasuk di Filipina.

Ia juga menilai kehadiran Presiden dalam forum internasional seperti KTT ASEAN menunjukkan posisi Indonesia yang semakin diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.

Menurutnya, peran aktif Indonesia dalam berbagai kerja sama regional membuat masyarakat negara lain semakin mengenal Indonesia, baik dari sisi ekonomi, politik, maupun budaya.

Hal tersebut turut dirasakan diaspora yang tinggal di luar negeri karena citra Indonesia ikut menjadi perhatian masyarakat internasional.

“Bapak Presiden kita ini mendunia khususnya di negara tetangga, khususnya negara Filipina di mana kita ini tinggal,” katanya.

Romo Agus menambahkan, masyarakat Filipina kerap bertanya tentang Indonesia.

Karena itu, dirinya merasa bangga dapat memperkenalkan Indonesia melalui kepemimpinan era Prabowo yang mumpuni.

“Orang Filipina sering bertanya bagaimana Indonesia, dan kami memiliki Presiden Prabowo Subianto yang begitu luar biasa. Itulah yang membuat kami merasa senang dan bangga,” imbuhnya.

Romo Agus mengaku dirinya kerap menjelaskan kepada masyarakat Filipina mengenai perkembangan Indonesia, termasuk potensi budaya dan keberagaman masyarakatnya.

Ia merasa bangga karena Indonesia dinilai memiliki pengaruh besar di kawasan ASEAN serta dikenal sebagai negara dengan masyarakat yang ramah dan terbuka.

Menurutnya, hubungan baik antarnegara di Asia Tenggara juga perlu terus dijaga melalui kerja sama dan komunikasi yang erat.

(Foto: Bakom RI)
Presiden RI, Prabowo Subianto disambut hangat

Kehadiran Presiden Prabowo di Cebu tidak hanya menjadi agenda diplomasi dalam forum ASEAN, tetapi juga menghadirkan kedekatan emosional bagi diaspora Indonesia di Filipina.

Sambutan hangat dari warga Indonesia di luar negeri menunjukkan besarnya perhatian dan harapan mereka terhadap kepemimpinan Indonesia di tingkat regional maupun internasional.

Momen tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa diaspora tetap memiliki ikatan kuat dengan Tanah Air meski telah lama menetap di luar negeri.

(/rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini