MENTAWAI, Kalibrasinews.com – Program Karya Bakti Tentara Nasional Indonesia (TNI AD) untuk Rakyat di Wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar hingga saat ini menunjukkan progres yang menggembirakan.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Kehadiran Satgas Karya Bakti TNI AD di tengah masyarakat memberikan harapan baru bagi warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi terbatas.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat di daerah kepulauan.
Dalam siaran pers Penerangan Kodim 0913/Mentawai yang diterima redaksi Kalibrasinews.com pada Sabtu (13/6/2026) bahwa program Karya Bakti TNI AD di wilayah kabupaten kepulauan tersebut telah memasuki tahap finishing.
Sampai sejauh ini, para personel Satgas Karya Bakti TNI AD telah melaksanakan kegiatan pembersihan di sekitar Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Roslina seorang warga Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, hingga Jumat (12/6/2026) kemarin telah direhabilitasi dan segera selesai pengerjaannya.
Dandim 0319/Mentawai, Bambang Budi Hartanto, mengatakan pembersihan lingkungan ini menjadi bagian dari sentuhan akhir sebelum rumah yang telah direhabilitasi tersebut siap ditempati dengan nyaman dan aman oleh pemiliknya.
Selain memperbaiki kondisi bangunan, Satgas Karya Bakti TNI AD juga memberikan perhatian terhadap kebersihan lingkungan sekitar rumah penerima manfaat.
Lingkungan yang tertata rapi dinilai penting untuk mendukung kesehatan dan kenyamanan penghuni.
Karena itu, proses pembersihan dilakukan secara menyeluruh sebelum rumah diserahkan kepada pemiliknya.
“Para personel Satgas tampak bahu-membahu membersihkan sisa material bangunan, merapikan halaman, serta memastikan lingkungan sekitar rumah terlihat bersih dan tertata, ” ujar Dandim 0319/Mentawai, Bambang Budi Hartanto, dikutip melalui rilis Pendim 0913/Mentawai, kemarin.
Ia mengatakan bahwa tahap finishing merupakan bagian penting dalam mewujudkan hasil pembangunan yang tidak hanya kokoh, tetapi juga nyaman dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat.
“Melalui Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat, kami berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya membangun rumah yang layak huni, tetapi juga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup warga,” ungkapnya.
Menurut Dandim, keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang ikut bergotong royong selama proses pengerjaan berlangsung.
Kolaborasi tersebut membuat berbagai pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat sesuai target yang telah ditetapkan.
Semangat kebersamaan itu menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan program di Mentawai.
Sementara itu, Roslina mengaku sangat bersyukur dan terharu atas bantuan yang diberikan melalui Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, TNI AD, serta seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni bagi keluarganya.
Roslina mengaku perubahan kondisi rumahnya memberikan rasa tenang bagi seluruh anggota keluarga.
Sebelumnya, ia kerap khawatir ketika cuaca buruk melanda karena kondisi bangunan yang sudah tidak layak.
Kini keluarga tersebut dapat menatap masa depan dengan lebih optimistis berkat bantuan yang diterima melalui program tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden dan seluruh jajarannya, khususnya kepada Satgas Karya Bakti TNI AD yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Kini rumah kami menjadi lebih nyaman, aman, dan layak untuk ditempati. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujar Ibu Roslina penuh haru.
Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Utamanya, bagi warga yang membutuhkan hunian yang lebih layak dan sehat.
Dengan semangat gotong royong, TNI bersama masyarakat terus mempererat kemanunggalan demi terwujudnya pembangunan yang merata hingga ke pelosok daerah.
Keberhasilan rehabilitasi rumah Roslina diharapkan menjadi salah satu contoh nyata manfaat Program Karya Bakti TNI AD bagi masyarakat.
Program tersebut tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih layak, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga penerima manfaat.
Melalui kerja sama yang terus terjalin, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil diharapkan semakin meningkat dari waktu ke waktu.
(/Kalibrasinews.com)



