JAKARTA, KalibrasiNews.com – Setelah tersiar kabar Denny Abdi resmi jadi Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero) lantas ucapan selamat mengalir deras buat sosok yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas atau DPP IKA UNAND tersebut.
Denny Abdi yang juga Sekretaris Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia atau Kemenlu RI seakan kebanjiran ucapan selamat atas pencapaian karirnya sebagai Komisaris Utama PT Hutama Karya.
Satu di antara yang mengucapkan selamat adalah Sekjen DPP IKA UNAND, Gusti Candra, yang juga Direktur Utama Bank Nagari, termasuk memberi apresiasi atas pengangkatan Denny Abdi di PT Hutama Karya.
Sejurus itu, ucapan selamat berupa flyer yang diposting di chatroom WhatsApp Groups/WAG Pengurus Alumni UNAND juga menyoroti peran barunya di PT Hutama Karya.

Berikutnya, ucapan selamat yang diketik lalu disampaikan satu per satu mengalir hingga Kamis (19/2/2026) hari ini, banyak di antaranya menyinggung pencapaian Denny Abdi di PT Hutama Karya.
Keluarga besar DPD IKA UNAND Jabodetabek juga mengirimkan postingan lewat akun Instagram berupa ucapan selamat buat Denny Abdi.
Di samping itu, Keluarga IKA Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) juga secara khusus mengirim ucapan selamat atas pencapaian anggota almamater lulusan Fakultas Ekonomi (FE, sebutan dulunya-red) tersebut.
Selain ucapan selamat, beberapa alumni UNAND juga menyampaikan apresiasi atas perjalanan karier Denny Abdi yang dianggap berhasil menyeimbangkan peran di pemerintahan dan kontribusi bagi almamater.
Banyak alumni melihat pencapaiannya sebagai inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan menjaga hubungan dengan komunitas kampus
“Terimakasih atas semua doa dan ucapan selamat utk ambo. Insha Allah membawa kebaikan utk kita semua. Demi Kejayaan Bangsa.” Ujar Denny Abdi
Sebelumnya, dilansir dari sejumlah media massa memberitakan bahwa perusahaan konstruksi pelat merah PT Hutama Karya (Persero) merombak susunan pengurus perusahaan yang mencakup jajaran dewan komisaris dan direksi.
Perubahan susunan pengurus perusahaan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Para Pemegang Saham pada 13 Februari 2026.
Perubahan susunan pengurus ini juga mendapat perhatian dari analis industri konstruksi. Kehadiran Denny Abdi sebagai Komisaris Utama dinilai dapat memperkuat tata kelola perusahaan dan mendorong sinergi antara Dewan Komisaris dan Direksi.
Para pengamat menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk menjaga kinerja PT Hutama Karya di tengah persaingan sektor konstruksi yang semakin kompetitif
Executive Vice President PT Hutama Karya (Persero) Mardiyansyah, mengatakan perubahan di tingkat pengawasan dimulai dengan pemberhentian dengan hormat Yudo Margono dari jabatannya sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen.
Langkah pergantian di jajaran Dewan Komisaris ini juga dinilai penting untuk memperkuat pengawasan internal dan memastikan keputusan strategis perusahaan berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.
Beberapa pemangku kepentingan berharap dengan formasi baru, koordinasi antara komisaris dan direksi dapat lebih lancar sehingga proyek-proyek nasional yang dikerjakan PT Hutama Karya dapat terselesaikan tepat waktu dan berkualitas.
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Pemegang Saham Nomor 126 Tahun 2026 dan SK.054/DI-DAM/DO/2026.
Memberhentikan dengan hormat Yudo Margono sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Perusahaan Perseroan (Persero) PT Hutama Karya,” tulis Mardiyansyah, dikutip dari Keterbukaan Informasi BEI, Rabu (18/2/2026).
Sebagai penggantinya, pemegang saham mengangkat Denny Abdi sebagai Komisaris Utama. Selain itu, Mukri juga ditunjuk untuk mengisi posisi Komisaris dalam struktur baru Dewan Komisaris perseroan.
“Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Hutama Karya, Denny Abdi sebagai Komisaris Utama, Mukri sebagai Komisaris.” ujarnya.
Pergantian ini diharapkan memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola perusahaan. Dengan formasi baru, manajemen menargetkan peningkatan sinergi antara Dewan Komisaris dan Direksi dalam mendorong kinerja perusahaan ke depan.
Pergantian dan Penataan Direksi
Selain perubahan di level komisaris, pemegang saham juga melakukan penataan pada jajaran Direksi.
Moeharmein Zein Chaniago dikukuhkan pemberhentiannya dengan hormat dari jabatan Wakil Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Hutama Karya.
Beberapa direktur lainnya turut diberhentikan dengan hormat, yakni Agung Fajarwanto dari posisi Direktur Operasi I dan Sugiarti dari jabatan Direktur Manajemen Risiko.
Dalam skema baru, Gunadi dialihkan tugasnya dari Direktur Operasi II menjadi Direktur Operasi I.
Langkah pengalihan ini mencerminkan penataan internal guna menjaga kesinambungan fungsi operasional.
Di internal perusahaan, penataan ini disambut positif sebagai kesempatan untuk memperkuat budaya kerja dan menjaga kelancaran proyek strategis.
Manajemen berharap formasi baru Dewan Komisaris dan Direksi dapat membawa inovasi dalam pengelolaan proyek, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat reputasi PT Hutama Karya sebagai perusahaan konstruksi pelat merah yang profesional.
(/KalibrasiNews.com)



