BUKITTINGGI, KalibrasiNews.com – Asrial Gindo, Wartawan Harian Singgalang meraih suara terbanyak dalam Konferensi Luar Biasa Persatuan Wartawan Indonesia atau KLB PWI Kota Bukittinggi di Balai Kota Pemko setempat, Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar pada Jumat (17/7/2026) mulai pagi hingga sore hari.
Alhasil melalui voting ketua terpilih meraih 13 suara, mengungguli kandidat Linda Sari, media online Indonesia Satu yang hanya mendapat empat suara, sedangkan dua suara batal.
Berselang sebelum pelaksanaan KLB, jajaran pengurus PWI Sumbar yang terdiri dari Ketua Harian Widya Navies serta Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) dan sekretaris berikut para wakil ketua bidang melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Wali Kota, Ramlan Nurmatias di Balai Kota Bukittinggi.
Dalam kegiatan kali ini turut dihadiri jajaran pengurus PWI Sumatera Barat, anggota PWI Bukittinggi, Diskominfo Pemerintah Kota Bukittinggi, serta para tamu undangan.
Pelaksanaan KLB berlangsung sesuai mekanisme organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI.
Seluruh peserta yang memiliki hak suara mengikuti setiap tahapan persidangan hingga proses pemungutan suara dengan tertib dan penuh tanggung jawab.
Suasana musyawarah berlangsung kondusif sehingga seluruh agenda dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
Proses demokrasi internal tersebut menjadi wujud komitmen organisasi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pemilihan kepengurusan.
Seluruh peserta juga diajak menjaga persatuan setelah berakhirnya proses pemilihan ketua.
Dengan demikian, hasil konferensi diharapkan menjadi keputusan bersama yang dapat diterima seluruh anggota.
Sebelumnya, rangkaian konferensi berjalan tertib hingga memasuki tahapan pemilihan ketua tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua baru, tetapi juga momentum memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kualitas sumber daya wartawan dalam menghadapi tantangan era digital.
Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola kerja media.
Karena itu, organisasi profesi harus mampu meningkatkan kompetensi anggotanya agar tetap menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami berharap PWI Bukittinggi terus menjadi organisasi yang melahirkan wartawan profesional, menjaga etika jurnalistik, dan menjadi mitra strategis dalam penyebaran informasi yang edukatif kepada masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan sama, Plt Ketua PWI Bukittinggi, Sawir Pribadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya konferensi.
Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program organisasi dan semakin mempererat kekompakan antaranggota.
Kepengurusan yang akan dibentuk nantinya diharapkan mampu menyusun berbagai program kerja yang berorientasi pada peningkatan kompetensi anggota, penguatan organisasi, serta pengembangan kualitas jurnalistik di daerah.
Selain itu, sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga publik, dan berbagai pemangku kepentingan juga dinilai penting untuk terus diperkuat tanpa mengurangi independensi profesi wartawan.
Melalui kolaborasi yang baik, organisasi diharapkan semakin mampu menjawab tantangan dunia media yang terus berkembang.
Peningkatan kapasitas anggota melalui pendidikan dan pelatihan juga menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian.
Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan wartawan yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Dengan semangat kebersamaan, kepengurusan baru diharapkan mampu membawa organisasi semakin maju dan dipercaya masyarakat.
Setelah rangkaian pembukaan, peserta melanjutkan sidang organisasi yang diakhiri dengan proses pemilihan ketua secara demokratis.
KLB ini diharapkan menjadi awal lahirnya kepengurusan yang mampu membawa PWI Bukittinggi semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap menjaga marwah pers sebagai penyampai informasi yang kredibel dan terpercaya.
KLB PWI Kota Bukittinggi menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas komitmen seluruh anggota untuk menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik.
Hasil konferensi diharapkan mampu menjadi awal bagi lahirnya berbagai program yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya wartawan di Kota Bukittinggi.
Semangat kebersamaan yang terbangun selama proses konferensi juga diharapkan terus terjaga dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
Dengan kepengurusan yang baru, PWI Bukittinggi diharapkan semakin solid dalam menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.
Organisasi juga diharapkan tetap menjadi mitra strategis berbagai pihak dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat peran PWI sebagai organisasi profesi yang menjunjung tinggi integritas dan marwah jurnalistik.
(/rel)



