JAKARTA, Kalibrasinews.com — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, memimpin langsung delegasi Indonesia dalam menghadiri kegiatan General Assembly Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) yang akan berlangsung di Malaysia pada 26–30 April 2026.
Partisipasi dalam forum internasional seperti ini menunjukkan komitmen organisasi pers Indonesia untuk terus terlibat aktif dalam dinamika jurnalistik global.
Keterlibatan tersebut juga menjadi sarana penting dalam memperluas jaringan kerja sama lintas negara, sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman antarjurnalis di kawasan Asia Tenggara.
Keikutsertaan delegasi Indonesia yang diwakili PWI ini merupakan bagian dari peran aktif PWI dalam memperkuat kerja sama dan solidaritas antarorganisasi wartawan di kawasan Asia Tenggara, sekaligus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme jurnalis Indonesia di tingkat internasional.
Selain memperkuat solidaritas, keikutsertaan delegasi Indonesia juga diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam berbagai diskusi yang akan berlangsung.
Indonesia, dengan ekosistem medianya yang terus berkembang, dinilai memiliki pengalaman yang relevan untuk dibagikan kepada negara lain di kawasan.
Delegasi PWI Pusat yang akan turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
- Akhmad Munir (Ketua Umum)
- Atal S. Depari (Ketua Dewan Kehormatan)
- Ahmed Kurnia Soeriawidjaja selaku (Direktur CAJ)
- Yono Hartono (Wakil Direktur CAJ)
- Agus Sudibyo (Ketua Bidang Pendidikan)
- Irfan Junaidi (Ketua Bidang Luar Negeri)
- Sumber Rajasa Ginting (Wakil Bendahara Umum I)
- Herlina (Wakil Bendahara Umum II)
- Lalu Novrizon Burman (Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah)
- Kadirah (Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan)
- Musrifah (Wakil Ketua Departemen Hankam Khusus POLRI)
- Mercys Charles Loho (Wakil Direktur Anti Hoax)
- Theodorus Dar Edi Yoga (Bendahara CAJ)
Kehadiran sejumlah tokoh penting dalam delegasi tersebut mencerminkan keseriusan PWI dalam mengikuti forum ini.
Komposisi delegasi yang beragam juga memungkinkan pembahasan berbagai isu jurnalistik dapat dilakukan secara lebih komprehensif.
Dalam keterangannya, Akhmad Munir berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar serta memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kerja sama dan profesionalisme insan pers di kawasan Asia Tenggara.
Momentum pertemuan ini juga menjadi ajang penting untuk membangun kesepahaman antarorganisasi pers terkait standar etika jurnalistik yang semakin relevan dengan perkembangan teknologi.
Dengan adanya diskusi lintas negara, diharapkan muncul kesepakatan bersama yang dapat menjadi rujukan dalam menjaga kualitas pemberitaan di tengah arus informasi yang semakin cepat.
“Saya, Ahmad Munir, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Pusat, mengucapkan selamat mengikuti konferensi wartawan ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses,” ujarnya saat rapat persiapan keberangkatan tim di Ruang Rapat PWI Pusat, Jumat (24/4).
Harapan agar kegiatan ini berjalan lancar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mencerminkan ekspektasi besar terhadap hasil yang dapat dicapai.
Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan oleh organisasi pers di masing-masing negara.
General Assembly CAJ merupakan forum strategis yang mempertemukan organisasi wartawan dari negara-negara ASEAN untuk membahas berbagai isu penting, termasuk kebebasan pers, tantangan disinformasi, serta penguatan kerja sama lintas negara di bidang jurnalistik.
Dalam beberapa tahun terakhir, tantangan dunia jurnalistik semakin kompleks, terutama dengan maraknya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi di ruang digital.
Oleh karena itu, forum seperti ini menjadi sangat penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas dan kredibilitas informasi.
Melalui keikutsertaan ini, PWI diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan media regional serta mendorong terciptanya ekosistem pers yang lebih profesional dan berintegritas di kawasan.
Selain itu, kehadiran delegasi Indonesia dalam forum ini juga menjadi momentum untuk memperkuat citra jurnalisme nasional di mata internasional.
Dengan keterlibatan aktif dalam diskusi dan agenda strategis, para perwakilan diharapkan mampu menunjukkan kualitas, integritas, serta komitmen insan pers Indonesia dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang.
Keikutsertaan aktif Indonesia dalam forum ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi di bidang media.
Peran jurnalis tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antarnegara dalam membangun pemahaman yang lebih baik di tingkat regional.
Dengan adanya forum ini, diharapkan sinergi antarorganisasi wartawan di Asia Tenggara dapat semakin solid dan berkelanjutan.
Indonesia melalui PWI memiliki peluang besar untuk terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pers yang sehat, profesional, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
(/rel)



