PADANG, KalibrasiNews.com — Kota Solok terus mematangkan persiapan untuk menggelar pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Seremoni yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026 tersebut disiapkan dengan konsep meriah dan mengacu pada penyelenggaraan multievent olahraga berskala nasional.
Pembukaan Porprov XVI akan dipadukan dengan agenda Solok Baralek Gadang.
Konsep tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat koordinasi yang mempertemukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat, Pemerintah Kota Solok, KONI Sumbar dan Panitia Besar (PB) Porprov XVI di ruang rapat Dispora Sumbar, Selasa (1/9/2026).
Rapat dipimpin Kepala UPTD Kebakoran dan Olahraga (KBOR) Dispora Sumbar, Erdison, yang mewakili Kepala Dispora Sumbar.
Hadir pula Ketua PB Porprov XVI Editiawarman. Dari Pemko Solok, tampak Asisten I Setko Solok Zulkarnain serta Kepala Dispora Kota Solok Fidlwendi Alfi.
Salah satu agenda yang ikut disesuaikan dengan pelaksanaan Porprov adalah Solok Baralek Gadang.
Kegiatan tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung selama tiga hari, tetapi durasinya diperpanjang menjadi 10 hari karena waktunya bertepatan dengan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Asisten I Setko Solok, Zulkarnain, mengatakan penambahan durasi Solok Baralek Gadang menjadi bagian dari upaya pemerintah kota untuk ikut menyemarakkan Porprov XVI.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat dan para tamu untuk menikmati rangkaian acara yang disiapkan.
“Awalnya ini diagendakan tiga hari, namun karena bersamaan dengan helat Porprov, ditambah menjadi 10 hari,” ujar Zulkarnain.
Atraksi Disiapkan untuk Pembukaan
Pemko Solok juga telah menyusun sejumlah atraksi untuk memperkuat suasana pembukaan Porprov XVI.
Beberapa di antaranya berupa tari massal yang melibatkan pelajar, penampilan drum band hingga atraksi kembang api.
Rangkaian seremoni direncanakan dimulai sekitar pukul 20.30 WIB dan berakhir pada pukul 23.00 WIB.
Acara akan diawali dengan defile kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Setelah defile, rangkaian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Sumbar dan Mars Patriot.
Penampilan tari massal kemudian menjadi salah satu bagian yang disiapkan sebelum masuk ke agenda sambutan, penyalaan obor Porprov dan hiburan.
Pemko Solok juga menyiapkan materi video yang akan ditampilkan melalui layar selama acara berlangsung.
Penggunaan berbagai unsur pertunjukan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman pembukaan yang lebih menarik sekaligus memperkenalkan Kota Solok sebagai tuan rumah.
Meski konsep utama sudah disusun, sejumlah kebutuhan teknis masih harus diselaraskan.
Koordinasi antarlembaga terus dilakukan untuk memastikan setiap bagian dalam seremoni dapat berjalan sesuai rancangan ketika hari pelaksanaan tiba.
Kepala UPTD KBOR Dispora Sumbar, Erdison, menyebut konsep pembukaan Porprov XVI kini sudah memiliki gambaran yang lebih jelas.
Namun, masih terdapat beberapa bagian teknis yang perlu dibahas bersama oleh pihak-pihak terkait.
“Secara keseluruhan, arah dan mekanisme pembukaan Porprov sudah semakin jelas. Tinggal membenahi beberapa hal teknis. Kemudian terus melakukan koordinasi antara Kota Solok, Dispora dan KONI Sumbar,” kata Erdison.
PB Porprov Matangkan Dukungan Teknis
Menurut Erdison, komunikasi antarpihak perlu terus dijaga sampai pelaksanaan pembukaan.
Langkah tersebut diperlukan agar kebutuhan seremoni maupun dukungan teknis dapat dipersiapkan lebih awal dan tidak menimbulkan kendala saat kegiatan berlangsung.
Ketua PB Porprov XVI Sumbar, Editiawarman, sebelumnya juga menyampaikan kesiapan panitia besar untuk bekerja bersama Pemko Solok dalam menyusun konsep pembukaan.
Pemerintah kota diminta menyiapkan rancangan acara yang selanjutnya dibahas secara lebih rinci melalui rapat teknis.
Sejumlah kebutuhan turut menjadi bagian pembahasan, termasuk tari massal, drum band, tungku api Porprov dan perlengkapan pendukung lainnya.
Setiap unsur akan disesuaikan dengan konsep acara serta kebutuhan pelaksanaan di lapangan.
Hasil rapat koordinasi menyepakati Pemko Solok menyiapkan konsep pembukaan Porprov XVI.
Rancangan tersebut kemudian akan dimatangkan melalui pembahasan teknis yang melibatkan Pemko Solok, KONI Kota Solok dan KONI Sumbar.
Koordinasi juga dilanjutkan antara Pemko Solok, Dispora Sumbar dan KONI Sumbar, khususnya untuk kebutuhan yang memerlukan dukungan lintas lembaga.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, persiapan Kota Solok kini memasuki tahap pemantapan teknis.
Solok Baralek Gadang yang diperpanjang menjadi 10 hari diharapkan turut menambah kemeriahan momentum olahraga terbesar tingkat Sumatera Barat tersebut.
Kota Solok pun bersiap menyambut kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar pada pembukaan Porprov XVI, Jumat, 2 Oktober 2026, dengan rangkaian acara yang telah dipersiapkan sejak jauh hari.
(rel/KalibrasiNews.com)



