SIMPANGEMPAT, Kalibrasinews.com — Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menyatakan dukungan penuh untuk menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.
Bahkan, Pasaman Barat siap menjadi tuan rumah untuk dua cabang olahraga.
Kesiapan Pasaman Barat menjadi tuan rumah tidak hanya dilihat dari sisi teknis pelaksanaan, tetapi juga dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung seluruh aspek penyelenggaraan.
Hal ini mencakup kesiapan sarana, prasarana, hingga koordinasi lintas sektor yang dibutuhkan untuk menyukseskan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua Bidang Humas KONI Sumbar, Hendri Parjiga menyampaikan komitmen tersebut ditegaskan Yulianto saat menerima kunjungan Panitia Porprov Sumbar di rumah dinas bupati, Jumat (1/5/2026) malam.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan KONI Sumbar.
Diskusi yang berlangsung tidak hanya membahas kesiapan teknis, tetapi juga strategi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Porprov secara keseluruhan.
Rombongan KONI Sumbar dipimpin Ketua Pelaksana Porprov, Dr. Septri, didampingi Wesekum V Bidang Litbang dan Talent Manajemen Rio Handevis, Kabid Humas Hendri Parjiga, Sekretariat Johanes Pasaribu.
Kehadiran jajaran pengurus KONI Sumbar dalam kunjungan ini menunjukkan keseriusan panitia dalam memastikan setiap daerah tuan rumah benar-benar siap.
Koordinasi langsung di lapangan menjadi langkah penting untuk meminimalisir kendala saat pelaksanaan nanti.
Turut juga mendampingi jajaran Pengurus KONI Pasaman Barat, antara lain Sekretaris Umum Iwan Suhandri, Wakil Ketua 1, Fren Yuhardi, Waka IV Andik Prasetyo.
Dukungan dari pengurus KONI daerah juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan Porprov.
Keterlibatan aktif seluruh pihak akan memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan selama pelaksanaan event berlangsung.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pasaman Barat sebagai tuan rumah. Ini menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan maksimal,” tegas Yulianto.
Sebagai tuan rumah, Pasaman Barat dituntut tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas dalam pembinaan atlet.
Hal ini menjadi kesempatan bagi daerah untuk membuktikan kemajuan sektor olahraga yang telah dibangun selama ini.
Yulianto menyebutkan, Pasaman Barat dipercaya menjadi tuan rumah dua cabang olahraga, yakni balap motor dan arung jeram.
Menurutnya, kepercayaan tersebut harus diimbangi dengan kesiapan atlet dan infrastruktur.
Persiapan infrastruktur yang memadai menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran pertandingan.
Selain venue, fasilitas pendukung seperti akses transportasi, akomodasi, dan layanan kesehatan juga menjadi perhatian utama dalam persiapan Porprov.
“Kami minta KONI Pasaman Barat mempersiapkan atlet sebaik mungkin. Prestasi di Porprov adalah harga diri dan kebanggaan daerah,” ujarnya.
Motivasi atlet menjadi faktor penentu dalam meraih prestasi, ditambah dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Diharapkan para atlet dapat tampil maksimal dan mampu bersaing dengan daerah lain dalam setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.
Lebih lanjut, Yulianto menilai peran sebagai tuan rumah tidak hanya berdampak pada peningkatan motivasi atlet, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang luas.
“Porprov ini bukan sekadar olahraga, tapi juga menggerakkan ekonomi daerah. UMKM akan tumbuh, kunjungan wisata meningkat, dan tingkat hunian hotel ikut terdongkrak,” tambahnya.
Dampak ekonomi dari penyelenggaraan Porprov juga dirasakan oleh berbagai sektor lainnya, seperti transportasi, kuliner, dan perdagangan.
Hal ini menjadikan ajang olahraga tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai penggerak roda ekonomi daerah.
Ketua Pelaksana Porprov Sumbar, Dr. Septri, mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam mendukung ajang olahraga terbesar di Sumbar tersebut.
“Kami melihat Pasaman Barat sangat siap, baik dari sisi pembinaan atlet maupun kesiapan sebagai tuan rumah. Bahkan, dari awal hanya satu cabang olahraga, kini bertambah menjadi dua,” ungkap Septri.
Pria yang juga Wakil Ketua II KONI Sumbar itu juga menyampaikan bahwa persiapan Porprov terus dikebut melalui koordinasi dan evaluasi intens bersama KONI kabupaten/kota, kepala daerah, serta pengurus provinsi cabang olahraga.
“Hingga saat ini, ada 12 daerah yang menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bersama, dengan total 53 cabang olahraga yang akan dipertandingkan,” jelasnya.
Septri menambahkan, pada 9 Mei mendatang, KONI Sumbar akan menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bersama seluruh daerah untuk menetapkan tuan rumah dan jumlah cabang olahraga secara final.
“Dukungan kepala daerah sangat krusial, terutama dalam hal pendanaan pembinaan atlet dan kesiapan mengirim kontingen,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, diharapkan Pasaman Barat mampu menjadi tuan rumah yang sukses, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Porprov 2026 yang berkualitas dan berkesan.
(emil/kalibrasinews.com)



