PASAMAN, KalibrasiNews.com – Perjuangan warga Jorong Kampung Alai, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), untuk memiliki akses yang lebih layak akhirnya terwujud melalui kehadiran Jembatan Perintis Garuda.
Tepat pada Kamis (30/7/2026) siang, Komandan Korem atau Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., secara resmi membuka Jembatan Perintis Garuda.
Jembatan ini bukan sekadar struktur fisik, melainkan janji negara yang terpatri untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Keberadaan jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan akses akibat kondisi geografis maupun dampak bencana alam.
Mobilitas warga yang sebelumnya bergantung pada jalur yang sulit dilalui kini diharapkan menjadi lebih aman, cepat, dan efisien.
Akses yang semakin baik juga membuka peluang bagi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari distribusi hasil pertanian, perdagangan, hingga kemudahan memperoleh berbagai layanan publik.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini, pembangunan infrastruktur tersebut juga diproyeksikan menjadi fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Kecamatan Bonjol dan sekitarnya.
Dalam siaran pers Penerangan Korem 032/Wirabraja yang diterima Redaksi KalibrasiNews.com pada Kamis malam menyebutkan kehadiran jembatan membuktikan komitmen Presiden RI Prabowo Subianto bersama TNI AD dan pemerintah daerah dalam memastikan akses transportasi yang aman, layak dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
Brigjen TNI Aji Mimbarno menekankan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda adalah wujud kepedulian mendalam untuk mengakhiri keterisolasian wilayah pasca bencana alam, memperlancar denyut nadi mobilitas warga, sekaligus menjadi penggerak bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Jembatan ini bukan sekadar penghubung antar wilayah, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.
“Inilah bukti bahwa negara hadir untuk rakyat,” ujar Brigjen TNI Aji Mimbarno, penuh keyakinan.
Mengusung semangat “Negara Hadir untuk Rakyat”, jembatan ini diharapkan membuka jalan kemudahan bagi masyarakat.
Akses menuju pusat pendidikan, layanan kesehatan masyarakat, kelancaran aktivitas pertanian, hingga efisiensi distribusi hasil bumi di Kecamatan Bonjol kini menjadi lebih terbuka lebar.
Dengan terbukanya akses transportasi yang lebih memadai, masyarakat tidak lagi harus menghabiskan waktu lebih lama untuk menjangkau berbagai fasilitas penting.
Anak-anak sekolah diharapkan dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman, sementara petani dan pelaku usaha memperoleh kemudahan dalam membawa hasil produksi menuju pusat pemasaran.
Kehadiran Jembatan Perintis Garuda juga diyakini mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sehingga aktivitas sosial, ekonomi, dan pelayanan pemerintahan dapat berjalan lebih efektif.
Manfaat jangka panjang inilah yang menjadi salah satu alasan pembangunan infrastruktur terus menjadi perhatian berbagai pihak.
Demi keamanan dan keberlangsungan usia konstruksi jembatan, tertera imbauan keselamatan yang jelas bagi setiap pengguna.
Pengendara diimbau melintas secara bergantian dengan muatan maksimal tiga orang dalam satu sepeda motor, serta hanya satu sepeda motor yang berada di atas jembatan dalam satu waktu.
Aturan sederhana ini adalah wujud perhatian untuk menjaga keselamatan bersama dan merawat aset penting ini.
Acara peresmian berlangsung khidmat, diwarnai kehangatan dan antusiasme masyarakat setempat yang menyambut penuh syukur.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan membawa berkah jangka panjang, mentransformasi kualitas hidup masyarakat di wilayah ini menjadi lebih baik.
Turut hadir dalam momen bersejarah ini adalah Ketua Persit KCK Koorcab Rem 032 PD XX/TIB Ny. Fasda Aji, Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe, unsur Forkopimda, serta Pejabat Utama Korem 032/Wirabraja Kasilog Kasrem Kolonel Czi. Bambang Irawan, Kasiter Letkol Kav. Dicko Irawan Kusuma, Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Yudesri, dan para tamu undangan lainnya.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda menjadi cerminan kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berpihak pada kepentingan rakyat, sekaligus mempererat jalinan konektivitas di Kabupaten Pasaman.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda menjadi simbol nyata hadirnya pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terlibat diharapkan terus berlanjut dalam menghadirkan berbagai program pembangunan lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat hingga ke pelosok Kabupaten Pasaman.
Dengan konektivitas yang semakin baik, kawasan tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi wilayah yang lebih produktif, maju, dan memiliki daya saing yang semakin kuat pada masa mendatang.
(rel/kalibrasinews.com)



