Perantau Gonjong Limo Buktikan Kekompakan dan Kontribusi Besar di Kota Padang

PADANG, Kalibrasinews.com – Wali Kota Padang Fadly Amran mengungkapkan rasa salut atas kekompakan dan kontribusi para perantau Gonjong Limo dalam berbagai bidang di Kota Padang.

Mengingat selama ini, dikatakan lumayan banyak tokoh besar yang berasal dari keluarga Gonjong Limo turut memberikan warna dalam pembangunan daerah Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar serta khususnya di Kota Padang.

“Salut kepada Gonjong Limo, karena banyak tokoh-tokoh besar di Kota Padang yang berasal dari ikatan kekerabatan ini. Mereka telah berkontribusi nyata dalam berbagai sektor, baik pemerintahan, pendidikan, maupun dunia usaha,” ujar Fadly Amran dikutip dari Rilis Diskominfo Kota Padang, Senin (20/4/2026).

Sebelumnya, Wali Kota Fadly Amran menghadiri acara halal bihalal Gonjong Limo Padang yang digelar di ruang convention Universitas Negeri Padang Hotel, Minggu (19/4/2026) kemarin.

Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi para perantau asal Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota yang berada di Kota Padang.

Gonjong Limo merupakan wadah kebersamaan perantau Payakumbuh dan Lima Puluh Kota di Padang yang bertujuan mempererat silaturahmi, memperkuat jejaring sosial, serta mendorong kontribusi nyata bagi daerah asal melalui semangat mambangun kampuang.

Keberadaan organisasi perantau seperti Gonjong Limo dipandang memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar ruang berhimpun.

Dalam banyak dinamika sosial, wadah seperti ini kerap menjadi penghubung antaranggota perantau, penjaga nilai kebersamaan, sekaligus ruang tumbuh bagi berbagai bentuk kontribusi kolektif.

Melalui jejaring yang terbentuk, komunitas perantau juga berpotensi menjadi kekuatan sosial yang dapat mendorong kolaborasi, pertukaran gagasan, hingga dukungan terhadap berbagai agenda pembangunan, baik di kampung halaman maupun di daerah tempat mereka beraktivitas.

Halal Bihalal ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, Bupati Lima Puluh Kota Safni, Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi, serta Komisaris Utama PT Semen Padang Werry Darta Taifur.

Fadly Amran menilai kekuatan komunitas perantau tidak hanya terlihat dari soliditas hubungan sosial, tetapi juga dari kapasitas mereka menghadirkan gagasan, jejaring, dan kontribusi nyata yang memberi dampak bagi perkembangan daerah.

Sejauh ini, ia menilai relatif banyak tokoh besar yang berasal dari keluarga Gonjong Limo turut memberikan warna dalam pembangunan daerah.

Kepada tokoh masyarakat asal Gonjong Limo di Kota Padang hendaknya selalu berkontribusi nyata dalam berbagai sektor, baik pemerintahan, pendidikan, maupun dunia usaha.

Ia menambahkan, keberadaan para perantau menjadi kekuatan penting dalam mendorong kemajuan daerah, terutama melalui jaringan, pengalaman, dan pemikiran yang dimiliki.

Kontribusi perantau juga dinilai tidak selalu hadir dalam bentuk yang langsung terlihat, tetapi kerap tumbuh melalui dukungan pemikiran, jejaring profesional, serta penguatan sosial di tengah masyarakat.

Faktor inilah yang membuat komunitas perantau sering dipandang memiliki peran strategis, terutama ketika keterhubungan antaranggota dapat dikonsolidasikan menjadi energi bersama.

Dalam konteks itu, kekompakan yang terbangun di tubuh Gonjong Limo menjadi modal penting yang tidak hanya menjaga identitas kolektif, tetapi juga memperbesar ruang kontribusi yang berkelanjutan.

“Halal bihalal ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan sinergi. Pemerintah Kota Padang membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan para perantau untuk bersama-sama membangun Kota Padang ke arah yang lebih baik,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Gonjong Limo Padang Ganefri menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen perantau dalam berkontribusi bagi daerah.

Forum seperti halalbihalal juga memberi ruang bagi penguatan hubungan antargenerasi di kalangan perantau, termasuk menjaga kesinambungan nilai kebersamaan agar tidak terputus.

Dalam banyak komunitas kedaerahan, kesinambungan seperti ini menjadi penting karena menjadi fondasi agar organisasi tetap relevan, adaptif, dan mampu terus berkontribusi di tengah perubahan zaman.

“Gonjong Limo adalah rumah bersama bagi perantau Payakumbuh dan Lima Puluh Kota di Padang. Kami akan terus menjaga kekompakan serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah,” ungkapnya.

Kekompakan dan kontribusi yang ditunjukkan komunitas Gonjong Limo memperlihatkan bahwa peran perantau tidak berhenti pada menjaga hubungan kekerabatan, tetapi juga memiliki potensi memberi dampak bagi pembangunan dan kehidupan sosial yang lebih luas.

Dengan jejaring, solidaritas, dan semangat mambangun kampuang yang terus dijaga, komunitas seperti ini dinilai tetap relevan sebagai kekuatan sosial yang dapat memperkuat kolaborasi dan kontribusi berkelanjutan bagi daerah.

(/rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini