Resmi Dimulai! Audit Kinerja Itjenad 2026 di Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Perkuat Transparansi

PADANG, KalibrasiNews.com — Kegiatan Taklimat Awal Audit Kinerja Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad) Tahun Anggaran 2026 secara resmi dilaksanakan di lingkungan TNI Angkatan Darat wilayah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.

Rilis Penerangan Korem 032/Wirabraja menyebutkan acara kali ini dihadiri oleh Pangdam XX/TIB beserta jajaran, Kasdam, Irdam, Kapoksahli, para Danrem, para Asisten, LO TNI AL dan LO TNI AU, para Dansat/Kabalak, serta tim audit kinerja Itjenad. (Senin, 23/02/2026)

Ketua Tim Pelaksana Audit Kinerja untuk wilayah Kodam XX/TIB adalah Brigjen TNI Edi Yusnandar, S.A.P., CFrA., CGCE.

Dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan audit kinerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan internal TNI AD yang berpedoman pada peraturan perundang-undangan, Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Itjenad TA 2026, serta kebijakan pimpinan TNI AD.

(Foto: Penrem 032/Wbr)

Audit bertujuan untuk memastikan pengelolaan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) dilaksanakan secara tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan audit kinerja ini juga menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem administrasi dan manajemen satuan, terutama dalam menghadapi dinamika tugas TNI AD yang semakin kompleks.

Melalui audit kinerja yang terstruktur, diharapkan setiap satuan mampu mengidentifikasi potensi kelemahan sejak dini sehingga langkah perbaikan dapat segera dilakukan secara berkelanjutan.

Selain aspek administrasi dan keuangan, tim audit turut menyoroti implementasi program kerja strategis yang telah direncanakan pada tahun anggaran berjalan.

Penilaian dilakukan secara objektif dengan mengacu pada indikator kinerja utama guna memastikan seluruh kegiatan memberikan dampak nyata terhadap kesiapan operasional satuan.

Lebih lanjut Ketua Tim mengatakan Audit kinerja ini dimaksudkan untuk menilai efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program kerja dan anggaran, sekaligus memberikan keyakinan bahwa tugas pokok satuan telah berjalan sesuai prinsip ketaatan, kepatuhan, ekonomis, efektif, dan efisien.

Selain itu menurutnya, audit juga bertujuan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi serta mencegah terjadinya temuan berulang sehingga kinerja satuan semakin optimal.

Dalam proses pelaksanaan audit, pendekatan pembinaan menjadi salah satu prinsip utama yang dikedepankan oleh tim Itjenad.

Auditor tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan masukan konstruktif sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola organisasi secara menyeluruh.

Kegiatan audit ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada hasil serta meningkatkan kesadaran personel terhadap pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Dengan demikian, setiap program dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan terukur.

“Pimpinan berharap seluruh satuan yang menjadi objek audit dapat bekerja sama secara terbuka, memberikan data yang objektif, serta menjadikan auditor sebagai mitra dan konsultan dalam melakukan perbaikan administrasi dan kinerja” kata Brigjen Edi.

Sinergi antara auditor dan satuan jajaran menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan audit kinerja.

Keterbukaan informasi serta koordinasi yang baik diyakini akan mempercepat proses evaluasi sekaligus meminimalkan hambatan selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, pimpinan TNI AD juga menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme aparatur militer dalam pengelolaan sumber daya organisasi.

Hal tersebut sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi di lingkungan pertahanan yang menekankan transparansi dan akuntabilitas.

“Kepada tim auditor, diharapkan dapat melaksanakan tugas secara profesional sehingga hasil audit memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kinerja satuan serta menjadi referensi bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan.

Kegiatan taklimat awal ini menjadi langkah awal penting dalam memastikan pelaksanaan fungsi pengawasan berjalan optimal, guna mendukung terwujudnya tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel dalam rangka pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara”ujarnya.

Taklimat awal menjadi tahapan penting guna menyamakan persepsi antara tim audit dan satuan yang akan diperiksa.

Pada tahap ini, disampaikan ruang lingkup audit, metode pemeriksaan, serta jadwal pelaksanaan agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap mekanisme pengawasan.

Dengan adanya proses audit yang sistematis dan berkesinambungan, diharapkan setiap satuan di wilayah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol mampu meningkatkan kualitas kinerja organisasi secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi TNI AD sebagai garda pertahanan negara.

Tim audit dipimpin oleh Inspektur Jenderal TNI AD selaku penanggung jawab, didukung para pejabat pengendali mutu, pengendali teknis, ketua tim, sekretaris, dan anggota tim yang akan melaksanakan pengawasan secara komprehensif di satuan jajaran.

(rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini