PADANG, Kalibtasinews.com – Wujud komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Memasuki hari kedua kunjungan kerjanya, Mayjen TNI Agus Prangarso selaku Wadanpusterad bersama rombongan kembali meninjau langsung sejumlah sasaran fisik yang sedang dikerjakan di wilayah Kecamatan Sipora Selatan, Kamis (11/6/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wadanpusterad memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain meninjau progres pembangunan, rombongan juga melakukan pengecekan terhadap kualitas pekerjaan yang sedang berlangsung di setiap sasaran fisik.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pembangunan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Dengan demikian, hasil pembangunan diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

Mayjen TNI Agus Prangarso selaku Wadanpusterad bersama rombongan kembali meninjau langsung sejumlah sasaran fisik yang sedang dikerjakan di wilayah Kecamatan Sipora Selatan, Kamis (11/6/2026).
Beberapa sasaran yang dikunjungi meliputi rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga masing-masing Joslan dan Hilarius, Darlius, dan Tiberius di Desa Sioban, pembangunan sumur bor Santo Yosef Sipora Selatan, pembangunan sumur bor dan rehabilitasi SD Negeri 27 Sipora Selatan, pembangunan Jembatan Gantung Berioulou, Jembatan Gobik Desa Bosua, serta Jembatan Katiet.
Kehadiran Wadanpusterad beserta rombongan menjadi bentuk perhatian pimpinan TNI AD terhadap pelaksanaan program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penyediaan hunian yang layak, akses air bersih, sarana pendidikan, hingga infrastruktur penghubung antarwilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Wadanpusterad menekankan pentingnya menjaga kualitas setiap pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
Menurutnya, seluruh pembangunan yang dikerjakan melalui program Karya Bakti TNI AD harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Karena itu, seluruh personel Satgas diminta tetap mengedepankan ketelitian dan tanggung jawab dalam setiap tahapan pekerjaan.
Di setiap lokasi yang dikunjungi, Mayjen TNI Agus Prangarso berdialog dengan masyarakat dan personel Satgas guna melihat secara langsung perkembangan pekerjaan serta mendengar aspirasi warga.
Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan rasa terima kasih atas berbagai pembangunan yang sedang berlangsung di wilayah mereka.
Mereka menilai program Karya Bakti TNI AD telah membantu mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini terkendala keterbatasan sarana dan akses.
Aspirasi yang disampaikan warga juga menjadi masukan penting bagi pelaksanaan program ke depan.
Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Mentawai diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah kepulauan tersebut.
Pembangunan berbagai fasilitas tersebut diyakini akan memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga oleh generasi mendatang.
Infrastruktur yang lebih baik akan mendukung aktivitas pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian masyarakat desa.
Dengan demikian, program Karya Bakti TNI AD menjadi salah satu upaya nyata dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Brigjen TNI Mukhlis, Brigjen TNI Farouk Pakar, Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva, Kasiter Korem Letkol Kav Dico, serta Danden Bekangdam Letkol Rozi.
Rangkaian peninjauan ini juga menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap progres pelaksanaan program di lapangan.
Melalui kunjungan langsung tersebut, pimpinan TNI AD dapat memastikan bahwa setiap sasaran fisik berjalan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan.
Evaluasi berkala dinilai penting agar seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan sesuai standar yang ditentukan.
Melalui peninjauan ini, TNI AD menegaskan bahwa Karya Bakti bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah terluar Indonesia.
Keberadaan berbagai program yang dikerjakan di sejumlah desa juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
Infrastruktur yang semakin baik diharapkan mampu membuka akses dan peluang baru bagi masyarakat setempat.
Pada akhirnya, pembangunan tersebut dapat menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Semangat kebersamaan yang terjalin antara masyarakat dan personel Satgas menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program ini.
Kolaborasi tersebut membuktikan bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat dan efektif ketika seluruh pihak memiliki tujuan yang sama.
Melalui Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pembangunan hingga ke wilayah-wilayah terpencil.
(/rel)



