Tatap Porprov 2026, KONI Sumbar dan Daerah Perkuat Koordinasi

PADANG, KalibrasiNews.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten dan kota se-Sumatera Barat bersama KONI Sumbar memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.

Konsolidasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan kontingen, administrasi, anggaran, serta berbagai kebutuhan penyelenggaraan menjelang jadwal pertandingan yang semakin dekat.

Pertemuan KONI daerah bersama KONI Sumbar berlangsung di Kantor KONI Sumbar, Kota Padang, Senin (7/9/2026) malam.

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi jajaran KONI dari berbagai daerah untuk membahas pembagian tanggung jawab sekaligus menyamakan langkah dalam menghadapi pelaksanaan Porprov.

Ketua KONI Sumbar Hamdanus hadir bersama Ketua PB Porprov Editiawarman dan sejumlah utusan KONI kabupaten/kota.

Di antaranya Ketua KONI Kota Solok Rudi Horison, Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi, Ketua KONI Sawahlunto Jhon Reflita, serta Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD.

Selain itu, hadir pula Ketua KONI Kabupaten Solok Doni Zulkifli, Ketua KONI Tanah Datar Novitra Kemala, Ketua KONI Pasaman SY Ade Herman, Karteker KONI Kabupaten Agam Syahindra Nurben, Ketua KONI Pasaman Barat Wahidul Basri, serta sejumlah pimpinan KONI kabupaten dan kota lainnya.

Hamdanus menjelaskan pembahasan dalam pertemuan tersebut mencakup dua ranah utama yang menjadi tanggung jawab KONI dan pemerintah daerah.

Pembagian peran tersebut dinilai penting agar setiap pihak dapat menjalankan tugasnya tanpa terjadi tumpang tindih dalam persiapan Porprov.

KONI Fokus Siapkan Kontingen

Menurut Hamdanus, ranah KONI berkaitan dengan kesiapan kontingen masing-masing daerah.

Hal itu mencakup persiapan atlet, kebutuhan administrasi, serta berbagai kelengkapan yang diperlukan agar kontingen dapat mengikuti Porprov sesuai ketentuan.

Sementara itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab yang berkaitan dengan jadwal pelaksanaan dan dukungan anggaran.

Termasuk percepatan anggaran untuk kebutuhan kontingen KONI daerah serta pembiayaan yang diperlukan bagi daerah yang menjadi tuan rumah pertandingan.

Koordinasi antara KONI dan pemerintah daerah menjadi semakin penting karena waktu menuju pelaksanaan Porprov semakin terbatas.

Setiap daerah membutuhkan kepastian mengenai berbagai kebutuhan agar persiapan atlet dan kontingen dapat berjalan secara terukur.

Dari hasil pertemuan tersebut, KONI Sumbar bersama KONI kabupaten/kota sepakat untuk menjalankan Porprov sesuai perencanaan pemerintah daerah dengan mempertimbangkan waktu persiapan yang tersedia.

Aspek administrasi dan pengelolaan keuangan juga menjadi bagian yang mendapat perhatian dalam pembahasan.

Hamdanus menilai pelaksanaannya perlu dipersiapkan secara matang karena ajang olahraga tingkat provinsi tersebut sudah cukup lama tidak digelar.

Baca Juga  KONI & Dispora Dukung MAVI, Wiji Hastuti Optimistis Prestasi Voli Sumbar Bangkit

Menurutnya, jeda selama delapan tahun membuat penyelenggaraan kali ini membutuhkan perencanaan yang lebih terukur agar seluruh proses dapat berjalan sesuai regulasi.

“Bagaimanapun Porprov sudah absen 8 tahun, sehingga perencanaannya juga mesti optimal, dilaksanakan secara terukur sesuai regulasi. Sehingga pelaksanaan Porprov bisa sukses administrasi, sukses prestasi, sukses pelaksanaan. KONI daerah tidak ingin nantinya penyelenggaraan Porprov berdampak kepada masalah hukum di kemudian hari,”ucapnya

Konsolidasi Diperkuat Jelang Porprov

Hamdanus menegaskan KONI Sumbar akan terus memperkuat konsolidasi, baik di lingkungan internal maupun dengan pihak eksternal.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan yang masih harus diselesaikan sebelum Porprov digelar.

KONI daerah juga diharapkan terus berkomunikasi dengan pemerintah masing-masing terkait kesiapan kontingen, khususnya mengenai atlet, administrasi, dan dukungan anggaran.

Keselarasan antara kebutuhan teknis dan dukungan pemerintah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran persiapan.

Selain persiapan kontingen, koordinasi juga diperlukan untuk memastikan daerah yang menjadi lokasi pertandingan dapat memenuhi kebutuhan penyelenggaraan.

Venue, kepanitiaan, administrasi, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya perlu dipersiapkan sesuai jadwal agar tidak menimbulkan kendala ketika pertandingan berlangsung.

KONI Sumbar bersama KONI kabupaten dan kota juga berkepentingan menjaga agar pelaksanaannya tidak hanya mengejar keberhasilan pertandingan.

Tata kelola administrasi dan keuangan harus berjalan sesuai aturan sehingga seluruh pihak yang terlibat memiliki dasar yang jelas dalam menjalankan tugas.

Bagi kontingen, persiapan atlet menjadi bagian yang tidak kalah penting. Atlet yang akan bertanding membutuhkan kepastian mengenai program latihan, administrasi, serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya.

Karena itu, koordinasi yang dilakukan KONI diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai hal yang masih diperlukan.

Hamdanus berharap dukungan terhadap pelaksanaan Porprov tidak hanya datang dari jajaran KONI dan pemerintah daerah.

Menurutnya, keberhasilan ajang olahraga tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar Porprov dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi perkembangan olahraga Sumatera Barat.

Konsolidasi yang dilakukan pada Senin malam tersebut menjadi bagian dari upaya KONI Sumbar dan KONI daerah untuk menjaga kesiapan menjelang pelaksanaan Porprov 2026.

Dengan waktu yang semakin dekat, setiap pihak diharapkan dapat menyelesaikan tanggung jawab masing-masing sesuai jadwal dan ketentuan.

“Diharapkan juga semua pihak terkait dapat mendukung penyelenggaraan Porprov ,” pungkasnya.

(rel/KalibrasiNews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini