Solok Radjo Resmi Hadir di Gramedia Padang & Buka Coffee Shop Ke-6

PADANG, KalibrasiNews.com – Coffee shop Solok Radjo mengembangkan cabang sekaligus membuka gerai di lingkungan Store Gramedia Padang, Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar. Sesuai rencana pada Senin (16/2/2026) kehadiran coffee shop nantinya berupa trial opening

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Koperasi Produsen Serba Usaha (KPSU) Joni Santika Putra menjawab KalibrasiNews.com pada Minggu (15/2/2026) di sela persiapan gerai Coffee shop Solok Radjo dalam area depan Store Gramedia di Jalan Damar Kota Padang, Provinsi Sumbar.

Menurut Joni, trial opening artinya tahap uji coba pembukaan bisnis seperti kafe atau toko secara terbatas sebelum resmi beroperasi.

“Trial opening maksud saya bahwa coffee shop Solok Radjo sudah mulai jalan untuk jualan tapi masih dalam tahap RnD beberapa hal seperti menu, tempat dan sistem sebelum di lakukan grend opening nantinya, ” ujar Joni.

Tujuannya adalah mengevaluasi alur operasional, melatih staf, dan memperbaiki kendala teknis. Masa ini memungkinkan perbaikan layanan dan produk agar siap saat grand opening.

“Utamanya guna menguji operasional yakni pelayanan, kecepatan, kesalahan pesanan, ” ujar Joni.

Secara umum, trial adalah percobaan atau sebuah uji coba yang dilakukan dalam skala terbatas. Uji coba ini bertujuan untuk mengevaluasi suatu produk, hingga layanan buat pelanggan atau konsumen.

Sebelumnya, KPSI berdiri semenjak Tahun 2012 silam yang menamakan lembaganya, Koperasi Solok Radjo serta merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM.

Adapun koperasi ini menawarkan produk Kopi Arabika dan Kopi Robusta asal dari Nagari Air dingin, Kabupaten Solok yang didirikan oleh Alfadrian Syah dan Teuku Firmansyah.

Sebagaimana diungkapkan Joni bahwa Koperasi Solok Radjo hingga kini memasarkan produknya baik secara online maupun offline.

(Foto: Emil/KalibrasiNews.com)
Daftar Menu Coffee shop Solok Radjo

Cabang Ke-6 di Gramedia Padang

Sesuai catatan bahwa gerai Solok Radjo Gramedia Store yang ke-6. Sedangkan, lima cabang sekaligus gerai sudah beroperasi di Air Dingin, Danau di Atas, Pabrik yang berada di sekitar Alahan Panjang. Solok Radjo juga telah dibuka di Bandara Internasional Minangkabau atau BIM, serta Pintu Angin Lubuk Lasi Kabupaten Solok.

Koperasi Solok Radjo merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menawarkan produk kopi arabika dan kopi robusta yang berasal dari Nagari Air dingin, Kabupaten Solok yang didirikan oleh Alfadrian Syah dan Teuku Firmansyah. Koperasi Solok Radjo memasarkan produknya baik secara online maupun offline.

Kedepannya, untuk luar kota Padang dan Kabupaten Solok bakal ekspansi ke Sarilamak, Harau Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumbar.

Visi Masyarakat Sejahtera Hutan Lestari, dan pengembangan kreatifitas generasi muda. Sampai saat ini rincinya sekitar 52 anggota dan coffee shop Tahun 2020 guna mendekatkan rantai pasokan ke konsumen. Target sasaran ekspor ke Amerika Serikat (AS), Taiwan, Australia, Jepang dan Korea serta negara Eropa khususnya Belanda.

(Foto: Emil/KalibrasiNews.com)

Manfaat Bagi Gramedia Padang

Selain menjadi tempat bersantai, Solok Radjo Coffee Shop juga direncanakan mengadakan berbagai kegiatan kreatif dan edukatif, seperti workshop kopi, pelatihan barista, serta sesi bincang komunitas bagi generasi muda.

Kehadiran coffee shop ini diharapkan dapat mendukung pemberdayaan UMKM lokal, memperkenalkan produk kopi khas Solok kepada pengunjung, sekaligus menumbuhkan budaya kreatif di tengah masyarakat Padang dan sekitarnya.

Inisiatif ini sejalan dengan visi koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan anggota serta menjaga kelestarian lingkungan hutan sebagai sumber kopi unggulan.

Sementara itu, Store Manager Gramedia Padang, Riwantoro menaruh harapan atas dibukanya Solok Radjo di lingkungan Gramedia di ibu kota Provinsi Sumbar pada Senin nantinya.

“Ada poin-poin yang diharapkan atas kehadiran Solok Radjo coffee shop yakni dapat meningkatkan lama kunjungan orang yang datang ke Gramedia”

“Artinya, bukan hanya datang sebatas berbelanja buku serta keperluan yang lain lalu kemudian pulang. Namun bisa duduk santai menjadikan suasana Gramedia lebih hangat,” papar Riwantoro.

Lanjutnya, poin kedua menjadikan Gramedia sebagai “Lifestyle space” yakni tempat healing, tempat belajar, tempat meeting kecil dan komunitas.

Berikutnya, poin ketiga d⁠engan adanya cafe bisa menarik lebih banyak lagi generasi muda utk berkunjung ke Gramedia Padang.

Poin keempat lanjutnya agar efektif dalam meningkatkan traffic, sehingga akan semakin menarik banyak orang yang datang ke Gramedia.

Terakhir poin kelima, pungkasnya, guna membangun komunitas sehingga Gramedia bisa dijadikan pusat diskusi komunitas, bedah buku, (workshop/Community Hub).

(emil/KalibrasiNews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini