MENTAWAI, Kalibrasinews.com – Berbekal semangat gotong royong dari personel Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merampungkan pembangunan jembatan.
Dalam siaran pers Penerangan Korem 032/Wirabraja atau Penrem 032/Wbr yang diterima redaksi Kalibrasinews.com Rabu (10/06/2026), menyebutkan anggota Satgas bersama masyarakat bahu membahu menurunkan material semen yang akan digunakan untuk pembangunan jembatan penghubung antara Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu sasaran utama program Karya Bakti TNI AD.
Melalui semangat, personel Satgas dan warga bekerja sama memastikan seluruh material dapat segera disalurkan ke lokasi pembangunan agar proses pengerjaan jembatan berjalan sesuai target.
Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu kebutuhan prioritas masyarakat karena selama ini akses penghubung antarwilayah masih terbatas.
Kondisi tersebut kerap menyulitkan warga saat membawa hasil kebun maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, percepatan pembangunan terus dilakukan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Komandan Kodim atau Dandim 0319/Mentawai, Bambang Budi Hartanto, mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat antar desa serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial warga.
“Jembatan ini merupakan kebutuhan masyarakat yang sangat vital. Oleh karena itu, Satgas Karya Bakti TNI AD bersama warga terus bergotong royong agar pembangunan dapat berjalan lancar dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga,” ujar Dandim.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat.
Semangat kebersamaan yang terjalin di lapangan diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Melalui program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat, pembangunan jembatan penghubung Bukit Pamewa–Betumonga diharapkan menjadi solusi nyata dalam membuka akses transportasi yang lebih aman, mudah, dan nyaman bagi masyarakat Kepulauan Mentawai.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan hari ini menjadi cerminan bahwa pembangunan akan lebih cepat terwujud ketika TNI dan rakyat bekerja bersama demi kemajuan daerah.
Warga Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga menyambut baik proses pembangunan yang sedang berlangsung.
Mereka berharap jembatan tersebut dapat segera digunakan sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.
Harapan itu terus menjadi penyemangat bagi seluruh personel Satgas yang bekerja di lapangan.
Personel Satgas Lembur
Terpisah, guna memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk menyelesaikan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Personel Karya Bakti TNI kerja lembur mengejar target.
Hingga malam kemarin personel Satgas Karya Bakti bekerja hingga malam hari mengejar pemasangan plafon rumah warga Tertinus Dusun Karoniet Desa Tuapejat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar.
Upaya lembur yang dilakukan personel Satgas menunjukkan komitmen kuat dalam menyelesaikan seluruh target pekerjaan tepat waktu.
Meski harus bekerja hingga malam hari, semangat personel tidak surut karena mereka ingin seluruh sasaran fisik segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Langkah tersebut juga menjadi bukti keseriusan TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan warga.
Sejauh ini lanjutnya personel tetap melakukan pekerjaan hingga malam untuk mengejar target penyelesaian pekerjaan di beberapa lokasi kegiatan.
“Jangka waktu pekerjaan sasaran Fisik dalam program Karya Bakti TNI Tahun 2026 ini tinggal beberapa Minggu lagi. Maka kita terus memacu dan memaksimalkan pekerjaan agar tuntas tepat waktu,” ujar Dandim.
Dandim juga menegaskan bahwa kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama meskipun target penyelesaian terus dikejar.
Setiap tahapan pembangunan dilakukan sesuai perencanaan agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun dapat digunakan masyarakat dalam waktu yang lama.
Namun demikian, Ia berharap para personel dapat menjaga kesehatan meskipun kesibukan selama kegiatan berlangsung hingga rampung.
Dengan dukungan penuh masyarakat dan kerja keras personel Satgas, program Karya Bakti TNI AD di Kepulauan Mentawai terus menunjukkan progres yang positif.
Berbagai pembangunan yang sedang berjalan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di daerah kepulauan.
Kehadiran TNI melalui program ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun negeri.
(/rel)



