JAKARTA, KalibrasiNews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi menegaskan komitmen kedua negara untuk terus mendukung penyelesaian konflik secara damai di Timur Tengah.
Dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) yang diterima redaksi, disebutkan bahwa Pendekatan dialog, diplomasi, dan hukum internasional dikedepankan.
Kedua negara pun sepakat, untuk konflik di Palestina, harus diselesaikan melalui mekanisme Two-State Solution atau Solusi Dua Negara.
Mekanisme ini sebagai landasan bagi perdamaian yang berkelanjutan di Palestina.
Komitmen yang disampaikan Indonesia dan India menunjukkan bahwa penyelesaian konflik tidak hanya dipandang sebagai tanggung jawab negara-negara di kawasan, tetapi juga menjadi perhatian komunitas internasional.
Melalui pendekatan dialog, kedua negara berharap setiap pihak yang terlibat dapat mengedepankan kepentingan kemanusiaan di atas kepentingan politik jangka pendek.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi eskalasi ketegangan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Timur Tengah.
Indonesia selama ini juga konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi di berbagai forum internasional.
Sikap itu kembali ditegaskan dalam pertemuan bilateral antara Prabowo dan PM Modi.
Prabowo dan PM Modi sepakat bahwa perdamaian yang berkelanjutan hanya dapat tercapai apabila seluruh pihak bersedia membuka ruang dialog.
Pendekatan tersebut juga dinilai mampu memperkuat stabilitas kawasan dalam jangka panjang.
Selain itu, kerja sama diplomatik diharapkan dapat menciptakan kepercayaan yang lebih besar di antara negara-negara yang terlibat.
“Kedua negara juga terus mendukung dialog dan diplomasi serta hukum internasional untuk penyelesaian konflik secara damai di kawasan Timur Tengah,” ujar Prabowo dalam pernyataan bersama usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7).
Dukungan terhadap mekanisme Two-State Solution juga menjadi salah satu poin penting dalam pembahasan Prabowo dan PM Modi.
Skema tersebut selama bertahun-tahun dianggap sebagai solusi yang paling realistis untuk mewujudkan perdamaian antara Palestina dan Israel.
Indonesia secara konsisten menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sesuai dengan prinsip hukum internasional dan berbagai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
India juga menegaskan komitmen yang sama dengan tetap mengedepankan penyelesaian secara damai.
Kesamaan pandangan itu memperlihatkan adanya ruang kerja sama yang semakin kuat di bidang diplomasi internasional.
Kedua negara berharap solusi yang disepakati nantinya mampu memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat sipil.
Upaya tersebut juga diharapkan dapat mengurangi dampak konflik terhadap kondisi kemanusiaan di kawasan.
Dengan demikian, perdamaian yang dicapai tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu bertahan dalam jangka panjang.
Selain membahas isu Timur Tengah, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global.
Keduanya menegaskan komitmen masing-masing negara dalam mendukung perdamaian dan stabilitas dunia.
“PM Modi dan saya terus mendukung berbagai upaya untuk memajukan perdamaian dan stabilitas dunia serta memastikan suara-suara dari Global South didengar. Di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia dan India terus berkomitmen menghasilkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, transparan dan berbasis hukum internasional dengan tetap menjunjung sentralitas ASEAN,” jelas Prabowo
PM Narendra Modi menyampaikan dukungan India terhadap penyelesaian damai bagi Palestina melalui Two-State Solution.
“Dan terkait isu Palestina, kami mendukung Two State Solution dan perdamaian jangka panjang yang berkelanjutan,” kata Modi.
PM Modi juga menegaskan optimisme terhadap masa depan hubungan Indonesia dan India yang dibangun di atas kedekatan sejarah dan budaya kedua negara.
“Keuntungan era emas ada di hadapan kita bersama. Sejarah kita berakar dari budaya yang kita miliki bersama. Kehadiran kita serta rasa saling percaya dan masa depan kita juga akan diwarnai dengan kesejahteraan bersama,” kata Modi.
Sejumlah pengamat hubungan internasional menilai dukungan Indonesia dan India terhadap penyelesaian konflik melalui dialog menjadi sinyal positif bagi upaya perdamaian dunia.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian konflik tidak harus ditempuh melalui pendekatan militer semata.
Jalur diplomasi dinilai tetap menjadi instrumen utama dalam membangun kepercayaan di antara negara-negara yang berselisih.
Indonesia selama ini dikenal aktif mendorong penyelesaian berbagai konflik melalui forum multilateral.
Sementara itu, India juga memiliki pengalaman panjang dalam membangun komunikasi dengan berbagai negara di kawasan.
Kombinasi peran kedua negara diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap terciptanya stabilitas internasional.
Meskipun tantangan yang dihadapi masih cukup kompleks, optimisme terhadap penyelesaian damai tetap menjadi harapan bersama.
Dengan komitmen tersebut, Indonesia dan India berupaya terus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan global.
(/rel)



