PADANG, Kalibrasinews.com – Secara resmi Jajaran pengurus Jaringan Pemred Sumbar atau JPS periode 2025-2028 dilantik di Padang pada Kamis (2/4/2026). Rangkaian seremoni pelantikan Kali ini diwarnai dengan penyerahan penghargaan Medal of Honor bertajuk: Bakti untuk Negeri.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi ekosistem media di Sumbar dalam memperkuat sinergi antar pemimpin redaksi lintas platform.
Dengan tantangan industri media yang semakin dinamis, keberadaan JPS diharapkan mampu menjadi motor penggerak kolaborasi, inovasi, serta menjaga kualitas informasi yang disajikan kepada masyarakat Sumbar secara luas.
Sebelumnya, prosesi pelantikan pengurus dilakukan Dewan Pembina JPS, Leonardy Harmainy. Berdasarkan surat keputusan atau SK Dewan Pembina JPS, susunan pengurus periode 2025–2028 terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Penasihat, serta Dewan Pengurus dan sejumlah bidang strategis.
Lebih lanjut, Leonardy menegaskan pentingnya peran strategis para pemimpin redaksi dalam menjaga kualitas informasi dan kontribusi media terhadap pembangunan daerah.
Dalam konteks perkembangan media saat ini, peran pemimpin redaksi di Sumbar tidak hanya sebatas mengelola konten, tetapi juga memastikan keberimbangan informasi di tengah arus digital yang begitu cepat.
Hal ini menjadi penting agar media tetap menjadi sumber informasi terpercaya sekaligus penyeimbang di tengah derasnya informasi yang beredar.
“JPS diharapkan terus menjadi wadah profesional yang mampu memperkuat peran media dalam pembangunan serta menjaga independensi dan integritas jurnalistik,” ujar Leonardy.
Lampiran SK mencantumkan susunan pengurus periode 2025–2028 yang terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Penasihat, serta Dewan Pengurus dan sejumlah bidang strategis.
Sedangkan, jajaran Dewan Pengurus untuk Ketua umum atau Ketum dijabat oleh Adrian Tuswandi kemudian sebagai Ketua Harian, Ikhwan. Berikutnya, Wakil Ketua I, Almudazir serta Wakil Ketua II Zondra Volta dan Sekretaris beserta wakil sekretaris masing-masing Gilang Guardiola Gusvero dan Fardianto. Kemudian, posisi Bendahara dijabat oleh Mona Sisca, yang juga Wakil Ketua Komisi Infirmasi/KI Provinsi Sumbar.
Struktur kepengurusan yang lengkap ini diharapkan mampu menjalankan roda organisasi secara efektif, terutama dalam merancang program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota.
Selain itu, koordinasi yang solid antar bidang juga menjadi kunci dalam memastikan setiap agenda organisasi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, sejumlah bidang juga dibentuk untuk memperkuat program kerja organisasi, di antaranya Bidang Advokasi dan Kode Etik Wartawan, Bidang Peningkatan Kapasitas Anggota, Bidang Sosial Masyarakat, serta Bidang Kemitraan dan Usaha.
Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Adrian Tuswandi, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya bukan sekadar wadah berkumpulnya pemimpin redaksi, tetapi telah menjadi identitas kolektif media di Sumbar.
Adrian menyebutkan, JPS saat ini dihuni oleh sekitar 20 hingga 35 media yang tergabung dan aktif dalam JPS. Kekuatan utama JPS, menurutnya, terletak pada kolaborasi dalam penyebarluasan informasi.
Peraih Medal of Honor
Selain pelantikan, acara juga diisi dengan penyerahan Medal of Honor kepada sejumlah tokoh sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat.
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyerahkan Medal of Honor “Bakti untuk Negeri” kepada sejumlah tokoh dan lembaga yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam penanganan bencana serta pengabdian kepada masyarakat Sumbar.
Adapun penyerahan penghargaan tersebut dirangkai dengan pelantikan Pengurus JPS sesuai kategori tokoh, penghargaan sebagai berikut:
- Dony Oskaria
- Andre Rosiade
- Zigo Rolanda
- Sonny Affandi
- Ummi Harneli
- Rahmat Saleh
Sementara untuk kategori lembaga, penghargaan diberikan kepada:
- Hutama Karya
- Nindya Karya
- Bank Nagari
- Polda Sumbar
- Kodam I/Bukit Baru
- Semen Padang
Pada kesempatan itu, Vasko menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana hingga kini masih menjadi pekerjaan berat yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
Menurutnya, fase awal hingga tahap pemulihan ekonomi masyarakat terdampak merupakan bagian yang paling menantang, karena pada periode ini dibutuhkan upaya besar untuk mengembalikan stabilitas kehidupan warga yang sebelumnya terganggu.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru serta pemberian penghargaan kepada tokoh dan lembaga, diharapkan JPS mampu terus memperkuat perannya sebagai pilar penting dalam ekosistem media daerah.
Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak hanya berdampak pada kualitas pemberitaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan serta pemulihan di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
(/rel)



