Porprov XVI Sumbar, Jon Firman Pandu Bicara Kesiapan dan Anggaran

PADANG, KalibrasiNews.com – Kabupaten Solok memastikan kesiapan sebagai salah satu daerah yang dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 dengan melibatkan atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan, Pemerintah Kabupaten Solok telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Porprov XVI.

Menurutnya, kesiapan daerah tidak hanya berkaitan dengan posisi sebagai tuan rumah, tetapi juga menyangkut dukungan terhadap kontingen Kabupaten Solok yang akan bersaing dalam berbagai cabang olahraga.

Hal tersebut disampaikan Jon Firman Pandu saat diwawancarai dalam pertemuan singkat di Tapi Sawah Resto, Jumat (18/9/2026).

Ia memastikan sejumlah kebutuhan yang berkaitan dengan pelaksanaan Porprov telah dipersiapkan oleh pemerintah daerah.

“Kesiapan sebetulnya sudah siap semuanya. Kita sebagai tuan rumah ada dua, pertama Kabupaten Solok dan juga Kota Solok,” kata Jon.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Kabupaten Solok telah mempersiapkan perannya sebagai salah satu daerah penyelenggara.

Bersama Kota Solok, Kabupaten Solok akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan sejumlah agenda olahraga selama Porprov XVI Sumbar berlangsung.

Persiapan tersebut menjadi semakin penting mengingat pelaksanaan Porprov tinggal menunggu waktu.

Pemerintah daerah perlu memastikan berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan penyelenggaraan dapat berjalan sejalan dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Pada saat yang sama, kontingen Kabupaten Solok juga harus mempersiapkan atlet-atlet yang akan turun di berbagai nomor pertandingan.

Siapkan Dukungan untuk 42 Cabor

Selain kebutuhan sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Solok juga memberikan perhatian terhadap persiapan atlet daerah yang akan bertanding.

Jon mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan anggaran untuk membantu sejumlah cabang olahraga yang menjadi bagian dari kontingen Kabupaten Solok.

Menurutnya, kontingen Kabupaten Solok akan mengikuti sekitar 42 cabang olahraga pada Porprov XVI.

Jumlah tersebut menunjukkan luasnya keterlibatan atlet daerah dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Kita sudah anggarkan sebagai tuan rumah dan juga untuk mendorong beberapa cabang olahraga kita yang akan ikut menghadapi Porprov. Sekitar 42 cabor yang kita ikutkan,” ujarnya.

Jon menilai dukungan terhadap para atlet menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kesiapan Kabupaten Solok menghadapi Porprov.

Baca Juga  Tim Tabur Burung Hantu Kejati Sumbar Amankan 2 DPO Buronan Kejari Pasbar

Sebagai daerah peserta sekaligus tuan rumah, pemerintah daerah harus memastikan kebutuhan penyelenggaraan dan kebutuhan kontingen dapat berjalan sesuai perencanaan.

Dukungan tersebut juga diharapkan dapat membuat para atlet lebih fokus menghadapi pertandingan.

Setiap cabang olahraga tentu memiliki persiapan masing-masing, sehingga koordinasi antara pemerintah daerah, pengurus olahraga, pelatih dan atlet menjadi bagian yang penting menjelang kompetisi dimulai.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga masih mengikuti proses administrasi terkait anggaran.

Jon menjelaskan bahwa APBD Kabupaten Solok saat ini masih berada dalam tahap evaluasi.

Proses tersebut harus dilalui sebelum anggaran dapat digunakan dan direalisasikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk posisi sekarang ini, APBD kita masih dalam evaluasi. Hari ini masih dalam proses evaluasi, maksimal 14 hari,” jelasnya.

Menurut Jon, pemerintah daerah terus mengikuti tahapan evaluasi tersebut dan memastikan proses administrasi berjalan sebagaimana mestinya.

Ia berharap tahapan tersebut dapat diselesaikan dengan lancar sehingga kebutuhan penyelenggaraan Porprov serta dukungan terhadap kontingen Kabupaten Solok tidak mengalami kendala.

Bagi pemerintah daerah, persoalan anggaran menjadi perhatian karena seluruh pembiayaan yang berkaitan dengan kegiatan olahraga tersebut harus memiliki dasar dan pertanggungjawaban yang jelas.

Jon menekankan kehati-hatian diperlukan agar penggunaan anggaran tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Karena ini penggunaan uang negara, pertanggungjawabannya harus benar-benar jelas. Jangan sampai setelah Porprov selesai, justru kawan-kawan pemerintah menjadi masalah,” katanya.

Ia berharap seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat mendukung kelancaran Porprov XVI Sumbar.

Tidak hanya dari sisi penyelenggaraan, Kabupaten Solok juga menargetkan para atlet yang turun bertanding mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan hasil terbaik bagi daerah.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, kesiapan tuan rumah dan kontingen menjadi bagian penting menjelang dimulainya Porprov XVI Sumbar.

Kabupaten Solok akan menjalankan dua peran sekaligus, yakni mendukung penyelenggaraan pertandingan dan mengirimkan atlet untuk berkompetisi membawa nama daerah.

Jon berharap seluruh dukungan yang telah disiapkan dapat memberikan manfaat bagi para atlet Kabupaten Solok.

Ia juga menilai perjuangan atlet dan capaian prestasi mereka menjadi salah satu harapan dalam keikutsertaan daerah pada Porprov kali ini.

“Uang untuk Porprov yang sudah ditentukan bagi para atlet dan prestasi mereka itu menjadi harapan semuanya,” tutupnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini