PADANG, KalibrasiNews.com – Musyawarah Besar atau Mubes Alumni Universitas Bung Hatta rencannya bakal digelar sekitar awal April 2026 mendatang dalam wilayah Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar sebagai bagian dari proses rekonsiliasi organisasi alumni. Untuk tempat pelaksanaannya bakal ditetapkan nantinya.
Rencana pelaksanaan musyawarah besar tersebut dipandang sebagai momentum penting untuk menyatukan kembali arah gerak organisasi alumni yang selama ini berjalan dengan dinamika masing-masing melalui semangat rekonsiliasi bersama.
Melalui forum resmi tersebut, seluruh alumni diharapkan dapat menyampaikan aspirasi secara terbuka demi membangun sinergi yang lebih kuat antara lulusan dan institusi pendidikan dalam suasana rekonsiliasi yang inklusif.
Sebelumnya, Rektor Universitas Bung Hatta Prof Dr Diana Kartika telah menandatangani Surat Keputusan No. 0710/SK-1/KP-UM/1-2026 tentang Penetapan Tim 9 (sembilan) Rekonsiliasi Potensi Organisasi Alumni Universitas Bung Hatta tertanggal 30 Januari 2026 lalu.
Siaran Pers yang dirilis Tim 9 Alumni Bung Harta yang diterima redaksi Rabu 18 Februari 2026 menyebutkan bahwa Rektor menunjuk Miko Kamal sebagai Tim 9 dengan anggota sebagai berikut:
- Nifmarsyam
- Afri Joni Zoebir
- Ulul Azmi
- Taufik
- Naldi
- Newton Nusantara
- Hendy Luthan
- Elvis Syofriadi
Dikutip dari rilis tersebut menurut Rektor Universitas Bung Hatta, bahwa Tim 9 memiliki tugas melaksanakan proses rekonsiliasi organisasi alumni.
Langkah rekonsiliasi ini dinilai sebagai upaya strategis untuk memperkuat kembali soliditas alumni dalam satu wadah organisasi yang representatif.
Dengan adanya kesamaan visi dan arah gerak, alumni diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam mendukung berbagai program pengembangan kampus serta memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat pasca proses rekonsiliasi yang disepakati bersama.
Di antaranya, melakukan inventarisasi dan pemetaan potensi serta aspirasi alumni lintas angkatan dan wilayah, menyusun rancangan mekanisme, tata tertib, dan tahapan pelaksanaan musyawarah besar alumni.
Selain itu, Tim 9 juga diharapkan mampu menjaring masukan dari berbagai generasi alumni, mulai dari angkatan awal hingga lulusan terbaru.
Proses ini dinilai penting agar keputusan yang dihasilkan dalam musyawarah besar nantinya benar-benar merepresentasikan kebutuhan bersama serta mampu menjadi fondasi organisasi alumni yang inklusif dan berkelanjutan.
Lebih lanjut tugasnya, membentuk dan menetapkan panitia musyawarah, dan mefasilitasi terselenggaranya musyawarah besar alumni sampai terbentuknya kepengurusan alumni yang sah dan legitimet.
Pada kesempatan itu, Ketua Tim 9 Miko Kamal menyampaikan bahwa sebagai tindak lanjut dari SK Rektor Universitas Bung Hatta tersebut.
Sejauh ini lanjutnya, Tim 9 telah menyelenggarakan 2 kali pertemuan baik secara daring maupun luring ditambah 1 kali audiensi dengan Rektor dan pimpinan Yayasan Pendidikan Bung Hatta.
“Pertemuan daring dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2026. Pertemuan luring atau tatap muka langsung dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2026,” papar Miko Kamal.
Rangkaian pertemuan tersebut menjadi bagian dari proses konsolidasi awal untuk menyamakan persepsi mengenai arah organisasi alumni ke depan.
Diskusi yang dilakukan tidak hanya membahas teknis pelaksanaan musyawarah besar, tetapi juga menyoroti pentingnya memperkuat komunikasi antaralumni lintas profesi dan wilayah.
Sedangkan audiensi dengan Rektor dan pimpinan Yayasan dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2026 di Kampus 1 Universitas Bung Hatta.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pentingnya penguatan peran alumni sebagai mitra strategis kampus, terutama dalam mendukung pengembangan akademik, peluang kerja bagi lulusan, serta peningkatan jejaring profesional.
Alumni dinilai memiliki potensi besar dalam memperluas kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor industri maupun masyarakat.
Musyawarah besar alumni diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga merumuskan program kerja konkret yang mampu memperkuat kontribusi alumni terhadap pembangunan daerah dan nasional.
Dengan jumlah alumni yang terus bertambah setiap tahun, organisasi alumni dinilai memiliki peluang besar menjadi kekuatan sosial dan intelektual yang berpengaruh.
Pada audinsi tersebut ungkapnya dihadiri langsung oleh Rektor Prof Dr Diana Kartika, beserta Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III serta pengurus Yayasan I Nengah Tela.
“Dari 3 kali pertemuan tersebut sudah didapat kata sepakat bahwa rekonisiliasi alumni Universitas Bung Hatta merupakan sebuah keharusan untuk kemajuan kampus dan kepentingan mahasiswa dan alumni yang berjumlah sekitar 60.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia dan di luar negeri.”
“Dan, insya Allah kami akan menyelenggarakan musyawarah besar alumni sekitar awal bulan April untuk memilih ketua alumni definitif,” tambah Miko Kamal.
Pada saat audiensi Tim 9 dengan Rektor dan pimpinan Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Rektor Prof. Dr Diana menyampaikan harapannya agar semua alumni Universitas Bung Hatta bersatu untuk membesarkan kampus dan berkontribusi kepada masyarakat luas.
(/rel)



