Berhasil Raih Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Taekwondo Internasional Osaka 2026, Ressya Faolingga Harumkan Nama Sumbar

PADANG, Kalibrasinews.com — Atlet taekwondo asal Sumatera Barat, Ressya Faolingga, berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas pada ajang 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang, Minggu (26/4/2026).

Ressya tampil impresif di nomor -68 kg putri dan sukses menjadi yang terbaik dalam kejuaraan internasional yang berlangsung di Sakai City Ohama Arena, Osaka, pada 24–27 April 2026.

Keberhasilan Ressya di ajang internasional ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan panjang dan disiplin tinggi yang telah dijalani sejak usia dini.

Konsistensi dalam mengikuti berbagai kejuaraan nasional hingga internasional menjadi bekal penting dalam membentuk mental tandingnya.

Selain itu, dukungan pelatih serta lingkungan pembinaan yang kompetitif di Sumatera Barat turut berperan besar dalam meningkatkan kualitas teknik dan strategi bertandingnya di level dunia.

Informasi keberhasilan itu disampaikan Sekretaris Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumbar, Yudha A. Nugraha.

Yudha mengungkapkan rasa syukur atas capaian atlet binaan Sumbar yang mampu bersaing di level dunia.

“Alhamdulillah atlet kita dari TI Sumbar atas nama Ressya Faolingga (Olin) berhasil mendapatkan medali emas untuk Indonesia pada event 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang,” ujar Yudha melalui pesan WhatsApp dikutip dari Humas KONI Sumbar, Minggu.

Ressya yang merupakan atlet binaan KONI Sumbar tampil dalam kejuaraan ini sebagai bagian dari Pelatnas Polri.

Keikutsertaan Ressya dalam Pelatnas Polri juga menjadi salah satu faktor penting dalam peningkatan performanya.

Dalam program tersebut, ia mendapatkan porsi latihan intensif dengan standar nasional bahkan internasional, termasuk uji tanding melawan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah.

Hal ini membuat kemampuan adaptasi dan daya saingnya semakin terasah ketika menghadapi lawan-lawan tangguh di kejuaraan luar negeri.

Taekwondoin andalan Sumbar tersebut juga tercatat sebagai anggota Direktorat Samapta (Sabhara) Polda Sumbar sejak 2025 melalui jalur prestasi.

Meski belum lama bergabung sebagai Polwan, atlet kelahiran Padang tahun 2007 itu langsung menunjukkan kualitasnya hingga dipercaya memperkuat Pelatnas Polri di ajang internasional.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih Ressya.

Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet di Sumatera Barat.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Sumatera Barat dan Indonesia. Ressya adalah contoh nyata hasil pembinaan berjenjang yang dilakukan secara konsisten. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet lain untuk terus berprestasi di tingkat internasional,” kata Hamdanus.

Baca Juga  Resmi! Rakernas SIWO PWI di Banten akan Dihadiri Ketua KONI Sumbar

Capaian ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga taekwondo di Sumatera Barat.

Prestasi di level internasional seperti ini menunjukkan bahwa atlet daerah mampu bersaing dengan negara lain apabila mendapatkan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan.

Momentum ini diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak atlet muda berbakat yang siap mengikuti jejak Ressya di masa mendatang.

Ia juga menegaskan KONI Sumbar akan terus mendukung pengembangan atlet potensial agar mampu bersaing di berbagai ajang internasional.

Ressya Faolingga sendiri merupakan atlet yang meniti karier dari program pembinaan SPOBDA/PPLP Sumbar sejak 2018 dan menamatkan pendidikan pembinaan pada 2024.

Sepanjang kariernya, ia telah mencatat sejumlah prestasi, di antaranya medali perunggu POPNAS XV 2023 di Sumatera Selatan, perak Kejurnas antar PPLP/PPLPD 2023 di NTB, serta perak Kejurnas Best of The Best Menpora RI 2023.

Selain itu, Ressya juga pernah memperkuat kontingen Sumatera Barat pada ajang PON XXI 2024 Aceh-Sumut.

Rekam jejak prestasi yang terus meningkat menjadi indikator bahwa Ressya memiliki potensi besar untuk menembus level yang lebih tinggi, termasuk kejuaraan dunia maupun multi-event internasional lainnya.

Dengan usia yang masih muda, peluang untuk berkembang masih sangat terbuka, terutama jika didukung dengan program latihan yang konsisten serta pengalaman bertanding yang lebih luas di berbagai ajang elite.

Kejuaraan 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 sendiri diikuti oleh atlet dari berbagai negara dan menjadi salah satu ajang bergengsi bagi taekwondoin dunia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di kancah internasional.

Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Sumatera Barat, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah taekwondo internasional.

Diharapkan, prestasi Ressya Faolingga dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang dan mengharumkan nama bangsa melalui olahraga.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak, bukan tidak mungkin akan lahir lebih banyak atlet berprestasi dari daerah yang mampu bersinar di panggung dunia.

(/rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini