PADANG, KalibrasiNews.com – Sebanyak delapan nama tercatat mendaftar sebagai bakal calon Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Andalas (UNAND) periode 2026–2031.
Hingga Rabu (28/10/2026) pagi, pendaftar terdiri atas empat guru besar, tiga lektor kepala, dan satu tenaga kependidikan (tendik).
Ketua Panitia, Erizal Zaini, bersama tim penerima pendaftaran menyebut sosialisasi telah dilakukan kepada dosen dan tenaga kependidikan di fakultas maupun unit masing-masing.
Informasi tersebut disampaikan agar calon yang memenuhi ketentuan mengetahui kesempatan untuk mengikuti proses pemilihan anggota MWA.
Berdasarkan catatan panitia hingga Selasa (27/10/2026) pukul 16.00 WIB, empat guru besar yang telah mendaftar adalah Prof. Tafdil Husni, Prof. Rudy Febriamansyah, Prof. Ikhwana Elfitri, dan Prof. Rusnam.
“Dari catatan panitia yang menerima pendaftaran (MWA) sampai hari kemaren atau Selasa (27/10/2026) pukul 16.00 WIB, masing-masin bakal calon MWA Guru Besar, yaitu; Prof Tafdil Husni, Prof Rudy Febriamansyah, Prof Ikhwana Elfitri dan Prof Rusnam,” ujar Ketua Erizal Zaini melalui Sekretarisnya, Fajri Muharja ketika dikonfirmasi Kalibrasinews.com pada Rabu (28/10/2026).
Untuk kategori lektor kepala, terdapat tiga nama yang masuk daftar pendaftar, yakni Dr. Wannofri Samry, Dr. Dwi Yuli, dan Dr. Ujang Khairul.
Sementara itu, kategori tenaga kependidikan baru diisi satu nama, yaitu Eka Fitrianto.
Panitia memperkirakan jumlah pendaftar langsung masih berpeluang bertambah pada hari terakhir pendaftaran.
Calon dapat mendatangi Rektorat UNAND lantai II, Kampus Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Diperkirakan pada hari ini (Rabu, 28 Oktober 2026-red) diperkirakan bakal relatif yang datang untuk daftar langsung ke Rektorat Lantai II Kampus UNAND Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kora Padang, Provinsi Sumbar sesuai jadwal hari ini terakhir penutupan untuk pendaftar, ” jelasnya.
Delapan Pendaftar dari Tiga Kelompok
Panitia menyatakan persyaratan dan mekanisme pemilihan telah diinformasikan kepada calon dari kelompok guru besar, lektor kepala, dan tenaga kependidikan.
Proses tersebut mengacu pada petunjuk pelaksanaan Pemilihan Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Andalas periode 2026–2031.
Rincian nama yang tercatat hingga batas waktu pendataan panitia adalah:
- Guru besar: Prof. Tafdil Husni, Prof. Rudy Febriamansyah, Prof. Ikhwana Elfitri, dan Prof. Rusnam.
- Lektor kepala: Dr. Wannofri Samry, Dr. Dwi Yuli, dan Dr. Ujang Khairul.
- Tenaga kependidikan: Eka Fitrianto.
Panitia juga merujuk pada Pengumuman Panitia Pemilihan Calon Anggota MWA UNAND Nomor 01/PP-MWA/PTNBH-UNAND/2026 tentang pendaftaran calon anggota MWA.
Pengumuman tersebut memuat informasi mengenai dokumen yang perlu disiapkan dan tata cara pendaftaran.
“Bersama ini kami sampaikan Pengumuman Panitia PemilihanCalon Anggota MWA UNAND Nomor 01/PP-MWA/PTNBH-UNAND/2026 tentangPendafaran Calon Anggota Majelis Wali Amanat (MWA),” paparnya.
Pendaftaran calon anggota MWA dibuka pada 23–28 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Dengan demikian, Rabu (28/10/2026) menjadi hari terakhir bagi calon untuk menyerahkan pendaftaran sesuai jadwal panitia.
Calon peserta dapat memeriksa dokumen persyaratan dan tata cara pendaftaran melalui pengumuman yang disediakan panitia.
Formulir dan berkas persyaratan juga dapat diunduh melalui tautan berikut: https://bit.ly/Formpersyaratan.
Informasi tersebut penting diperhatikan calon sebelum menyerahkan berkas.
Kelengkapan dokumen dan kesesuaian dengan mekanisme yang diumumkan menjadi bagian dari tahapan pendaftaran.
Calon juga perlu memperhatikan batas waktu layanan pendaftaran agar berkas dapat disampaikan sesuai jadwal.
Majelis Wali Amanat merupakan salah satu unsur tata kelola perguruan tinggi berbadan hukum.
Karena itu, proses pemilihan anggotanya menjadi bagian dari mekanisme kelembagaan kampus.
Informasi mengenai pendaftar, jadwal, serta persyaratan membantu calon memahami tahapan yang sedang berjalan.
Namun, daftar delapan nama tersebut masih merujuk pada data pendaftaran yang dihimpun panitia hingga Selasa sore, bukan hasil akhir proses pemilihan.
Panitia telah menyosialisasikan kesempatan pendaftaran kepada dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan fakultas maupun unit.
Calon yang berminat tetap perlu merujuk pada pengumuman resmi agar tidak keliru memahami ketentuan berkas dan jadwal.
Apabila terdapat pembaruan jumlah pendaftar setelah batas waktu penutupan, informasi tersebut perlu menunggu keterangan lanjutan dari panitia.
Hingga pembaruan data pada Rabu pagi, komposisi pendaftar masih didominasi kelompok guru besar, disusul lektor kepala dan tenaga kependidikan.
Jumlah tersebut merupakan data yang dicatat panitia hingga Selasa sore, sehingga perkembangan pada hari terakhir masih menunggu pembaruan resmi dari panitia.(Emil / Kalibrasinews.com)



