PADANG, KalibrasiNews.com – Persiapan cabang olahraga pencak silat untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 terus dimatangkan.
Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar tidak hanya mengecek kesiapan pertandingan, tetapi juga memastikan berbagai kebutuhan pendukung seperti venue, penginapan, atlet hingga perangkat pertandingan dapat berjalan sesuai rencana.
Pemantapan persiapan tersebut kembali dilakukan Panitia Pelaksana Cabang Pencak Silat melalui rapat di Sekretariat IPSI Sumbar, Rabu (16/9/2026).
Pertemuan dipimpin Ketua Harian Pengprov IPSI Sumbar sekaligus Technical Delegate (TD) Pencak Silat Porprov XVI, Martias Wanto.
Rapat tersebut juga dihadiri Ketua Pengcab IPSI Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kehadiran tuan rumah menjadi bagian penting dalam pembahasan karena seluruh pertandingan pencak silat Porprov XVI akan berlangsung di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota.
Sebelumnya, panitia telah melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah fasilitas yang akan digunakan selama pelaksanaan pertandingan.
Peninjauan dilakukan pada Senin (14/9/2026), termasuk melihat kondisi venue serta tempat penginapan yang akan ditempati perangkat pertandingan dan panitia.
Dari hasil peninjauan tersebut, fasilitas yang dibutuhkan dinilai sudah dipersiapkan oleh pihak tuan rumah.
Panitia kemudian akan melanjutkan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kebutuhan teknis dapat diselesaikan sebelum jadwal pertandingan berlangsung.
“Kami sudah meninjau langsung lokasi dan berkoordinasi dengan Dispora Kabupaten Lima Puluh Kota. Setelah rapat ini, kami segera berkoordinasi dengan KONI Kabupaten Lima Puluh Kota,” ujar Martias.
Pertandingan Prestasi Dipadukan dengan Tradisi Silek
Dalam pelaksanaan Porprov XVI, IPSI Sumbar tetap menempatkan pertandingan silat prestasi sebagai agenda utama.
Seluruh kelas yang telah ditetapkan dalam program pertandingan akan tetap menjadi bagian dari kompetisi antarkabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Namun, pelaksanaan cabang pencak silat kali ini juga akan mendapatkan sentuhan budaya.
IPSI Sumbar menyiapkan pertunjukan silat tradisi yang akan menampilkan kekayaan silek dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Konsep tersebut akan melibatkan para tuo-tuo silek dari sejumlah kabupaten dan kota.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memperlihatkan bahwa pencak silat di Sumatera Barat tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga memiliki akar tradisi yang kuat di tengah masyarakat.
Pertunjukan tersebut nantinya akan ditempatkan dalam jadwal yang telah disesuaikan dengan rangkaian pertandingan.
Dengan demikian, agenda budaya tetap dapat berlangsung tanpa mengganggu jalannya kompetisi pencak silat yang menjadi bagian utama Porprov XVI.
Martias menyampaikan, panitia siap menjalankan arahan Ketua Umum Pengprov IPSI Sumbar Vasco Ruseimy terkait penyelenggaraan pertandingan.
Arahan tersebut diarahkan agar seluruh rangkaian kompetisi dapat berlangsung tertib sekaligus memberikan ruang bagi tradisi silek untuk tampil dalam momentum olahraga tingkat provinsi.
Vasco Ruseimy diketahui baru saja dilantik sebagai Wakil Ketua Umum V Pengurus Besar IPSI.
Kehadiran unsur tradisi dalam Porprov menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan kembali keberagaman pencak silat Sumatera Barat kepada masyarakat yang menyaksikan rangkaian pertandingan.
Pendaftaran Atlet Mulai Dikebut
Selain kesiapan lokasi pertandingan, proses administrasi peserta juga menjadi perhatian IPSI Sumbar.
Seluruh Pengcab IPSI kabupaten dan kota diminta aktif mengawal pendaftaran atlet agar tidak terjadi kendala ketika memasuki tahap verifikasi.
Pendaftaran atlet melalui KONI Sumbar telah berlangsung sejak 14 September dan akan ditutup pada 18 September 2026.
Setiap Pengcab diminta memastikan atlet yang akan mewakili daerah masing-masing telah terdata sesuai ketentuan yang berlaku.
Data peserta yang telah didaftarkan selanjutnya akan diperiksa oleh Bidang Keabsahan Panitia Pelaksana Cabang Pencak Silat.
Tahapan ini menjadi penting untuk memastikan data atlet yang mengikuti kompetisi sesuai dengan persyaratan sebelum pertandingan dimulai.
“Kami berharap Pengcab mempersiapkan diri semaksimal mungkin dan terus berkoordinasi dengan KONI daerah masing-masing. Pendaftaran atlet juga perlu dipantau agar data yang masuk dapat diverifikasi dengan baik,” kata Martias.
Untuk menyamakan langkah seluruh daerah, IPSI Sumbar juga menyiapkan rapat koordinasi bersama Pengcab dalam waktu dekat.
Rakor tersebut direncanakan berlangsung di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Selain membahas kebutuhan teknis pertandingan, pertemuan itu akan dimanfaatkan untuk melihat langsung venue serta lokasi penginapan kontingen.
Melalui koordinasi tersebut, panitia berharap seluruh Pengcab memiliki gambaran yang sama mengenai persiapan sebelum para pesilat bertanding di Porprov XVI Sumatera Barat 2026. (*)



