PADANG, KalibrasiNews.com — KONI Sumatera Barat bergerak cepat menanggapi aspirasi sejumlah KONI kabupaten/kota mengenai persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026.
Di tengah adanya pembahasan terkait jadwal pelaksanaan, KONI Sumbar memastikan tahapan persiapan tetap berjalan sambil mendorong proses evaluasi APBD Provinsi segera diselesaikan.
Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus menilai persiapan Porprov tidak boleh terhenti hanya karena masih ada proses administratif dan anggaran yang perlu dituntaskan.
Koordinasi dengan berbagai pihak dinilai menjadi bagian penting agar agenda olahraga tingkat provinsi tersebut tetap berjalan sesuai tahapan yang telah disusun.
Hal itu disampaikan Hamdanus ketika menerima kunjungan tiga Ketua KONI daerah di Padang, Jumat malam (4/9/2026).
Mereka adalah Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon, Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai Alinurdin, serta Ketua KONI Pasaman SY Ade Herman.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para pengurus KONI daerah untuk menyampaikan kondisi dan aspirasi masing-masing, terutama mengenai jadwal serta kesiapan menghadapi Porprov XVI yang saat ini dijadwalkan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026.
Sejumlah daerah sebelumnya mengusulkan agar pelaksanaan Porprov digeser menjadi 1-14 Desember 2026.
Meski demikian, para Ketua KONI daerah juga berharap KONI Sumbar mengambil langkah cepat sehingga proses persiapan tetap dapat dilakukan dengan mengacu pada jadwal yang sudah ditetapkan.
Persiapan Porprov Tetap Berjalan
Menanggapi masukan tersebut, Hamdanus langsung meminta Panitia Besar (PB) Porprov terus bekerja mengikuti perkembangan yang ada.
Menurutnya, setiap tahapan perlu dipersiapkan secara bersamaan, termasuk aspek regulasi, koordinasi antarwilayah dan kebutuhan teknis pertandingan.
“Di antara kunci keberhasilan kita adalah merampungkan seluruh regulasi dan mengoptimalkan komunikasi dengan semua pihak terkait,” ujar Hamdanus.
Sebagai penanggung jawab PB Porprov, Hamdanus juga telah menandatangani Technical Handbook (THB) untuk 53 cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Dokumen tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan teknis sebelum pelaksanaan kompetisi.
Tahapan berikutnya akan berlanjut melalui pelaksanaan Chef de Mission (CDM) pertama yang dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.
Hamdanus juga meminta KONI kabupaten/kota yang hadir dalam pertemuan tersebut ikut mendorong daerah masing-masing agar mengikuti tahapan yang telah disiapkan PB Porprov.
Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh KONI daerah diperlukan agar berbagai kebutuhan persiapan dapat diketahui lebih awal.
Dengan komunikasi yang berjalan, persoalan yang muncul di masing-masing daerah diharapkan bisa segera dibahas tanpa mengganggu rangkaian persiapan.
Koordinasi tersebut juga dinilai penting mengingat waktu menuju pelaksanaan Porprov semakin dekat.
Setiap daerah perlu memastikan kesiapan atlet, kontingen, administrasi serta kebutuhan teknis lainnya agar tidak terjadi persoalan ketika seluruh rangkaian pertandingan memasuki tahap pelaksanaan.
KONI Sumbar Kawal Evaluasi APBD
Selain persoalan teknis pertandingan, dukungan anggaran menjadi perhatian KONI Sumbar.
Proses evaluasi APBD Provinsi yang berkaitan dengan dukungan pembiayaan kegiatan olahraga tersebut tengah dikawal agar dapat diselesaikan sesuai ketentuan dan tidak menghambat kebutuhan persiapan Porprov.
Hamdanus melakukan koordinasi bersama jajaran KONI Sumbar serta unsur pemerintah daerah untuk mendorong percepatan proses tersebut.
Pada Sabtu pagi (5/9/2026), ia berkoordinasi dengan Wakil Ketua Umum IV KONI Sumbar Reido Deskumar yang juga merupakan Staf Khusus Gubernur Sumbar.
Sebelumnya, Jumat malam, Hamdanus juga telah berkomunikasi dengan Wakil Ketua Umum X KONI Sumbar Fikri Haldi yang menjabat sebagai Staf Khusus Wakil Gubernur Sumbar.
Pembahasan diarahkan pada upaya mempercepat penyelesaian evaluasi APBD Provinsi.
Bagi KONI Sumbar, kepastian anggaran menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung kebutuhan persiapan pertandingan.
Karena itu, proses evaluasi diharapkan dapat segera dituntaskan sehingga tahapan yang telah dirancang PB Porprov tidak mengalami hambatan.
“Kita mendorong semua pihak menjalankan tugas dan kewenangannya masing-masing secara cepat. Yang penting seluruh tahapan Porprov terus bergerak dan persiapannya semakin matang,” tegas Hamdanus.
Ia juga mengajak KONI kabupaten/kota, PB Porprov, pemerintah daerah serta seluruh unsur terkait menjaga komunikasi selama proses persiapan berlangsung.
Menurutnya, koordinasi yang konsisten diperlukan agar setiap persoalan dapat segera dicarikan jalan keluar.
Dengan langkah tersebut, KONI Sumbar berharap persiapan Porprov XVI 2026 tetap bergerak sembari proses evaluasi APBD diselesaikan.
Kepastian dari sisi regulasi, teknis dan anggaran dinilai akan menjadi bagian penting dalam memastikan penyelenggaraan Porprov berjalan sesuai rencana serta memberikan waktu yang cukup bagi seluruh kontingen mempersiapkan kebutuhan masing-masing. (*)



