PADANG, KalibrasiNews.com – Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 makin matang.
Ketua Panitia Besar (PB) Porprov XVI 2026, Editiawarman, memaparkan perkembangan terbaru pendaftaran.
Proses pendaftaran seluruh kontingen dilakukan secara digital melalui aplikasi Sirimau.
Sistem Informasi Porprov Sumbar tersebut mencatat ribuan atlet telah terdaftar resmi.
Data Sirimau terpantau hingga Sabtu (26/9/2026) dini hari pukul 00.10 WIB.
Sebanyak sembilan kontingen kabupaten dan kota se-Sumatera Barat menyatakan kesiapan.
Seluruh daerah peserta siap bersaing pada 53 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Pengurus daerah telah melengkapi dokumen administrasi seluruh kontingen mereka secara daring.
Langkah ini memastikan setiap atlet terdata secara sah dalam sistem database.
Editiawarman menyampaikan kabar gembira mengenai progres pendaftaran peserta tersebut secara terbuka.
Pendaftaran nomor pertandingan tercatat mengalami lonjakan angka yang sangat tinggi.
Ribuan atlet daerah siap berlaga pada ajang olahraga paling bergengsi ini.
“Alhamdulillah, data Sirimau per hari ini menunjukkan ribuan atlet sudah terdaftar. Mereka mendaftarkan diri untuk tampil pada berbagai nomor pertandingan pilihan,” kata Editiawarman.
Keterangan tertulis tersebut disiarkan melalui Humas KONI Sumatera Barat pada Sabtu dini hari.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pengurus KONI kabupaten dan kota.
Pendaftaran kontingen sebelumnya sempat mengalami penyesuaian jadwal batas waktu penutupan.
Panitia pelaksana memberikan perpanjangan waktu pendaftaran bagi seluruh kontingen daerah.
Jadwal pendaftaran awal sedianya berakhir pada Kamis (24/9/2026) pukul 23.59 WIB.
Panitia kemudian memberikan batas waktu tambahan hingga Jumat (25/9/2026) malam.
Kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan aspirasi dari pengurus daerah di lapangan.
Kebijakan penambahan waktu pendaftaran tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta.
Pengurus daerah bergegas menyelesaikan pengunggahan berkas seluruh atlet dan pelatih.
Proses verifikasi mandiri di tingkat kabupaten dan kota berjalan sangat cepat.
Hal ini membuat lonjakan pendaftaran terjadi pada detik-detik akhir penutupan sistem.
Dominasi Kontingen Daerah dan Transparansi Sistem Sirimau
Berdasarkan rekapitulasi akhir sistem Sirimau, Kota Padang mencatatkan jumlah peserta terbanyak.
KONI Kota Padang mengirimkan sebanyak 1.061 atlet untuk bertanding di ajang ini.
Kontingen ibu kota provinsi ini mendaftarkan 3.674 nomor pertandingan secara keseluruhan.
Jumlah ini menempatkan Kota Padang sebagai kontingen terbesar pada Porprov XVI.
Posisi kedua terbanyak diraih oleh kontingen resmi dari Kota Solok.
Sementara itu, Kabupaten Pasaman Barat berada di posisi ketiga pendaftaran terbanyak.
Kedua daerah tersebut menunjukkan komitmen tinggi dalam mengirimkan kontingen terbaiknya.
Persaingan perebutan medali antar daerah diprediksi akan berjalan sangat ketat.
Dari sisi partisipasi cabang olahraga, hampir seluruh kontingen mendaftar pada semua cabang.
Beberapa cabang olahraga unggulan menjadi favorit utama keikutsertaan kontingen daerah.
Cabang olahraga tersebut meliputi atletik, renang, pencak silat, dan sepak bola.
Cabang-cabang ini mencatatkan jumlah pendaftaran peserta paling mendominasi di Sirimau.
Editiawarman memberikan penjelasan mengenai tingginya angka pendaftaran nomor pertandingan tersebut.
Jumlah pendaftaran nomor tercatat jauh lebih besar daripada total atlet yang terdaftar.
Fenomena ini terjadi karena satu atlet diperbolehkan mengikuti beberapa nomor perlombaan.
Batasan aturan nomor pertandingan disesuaikan dengan regulasi teknis masing-masing cabang.
“Pendaftaran nomor adalah jumlah keikutsertaan atlet di setiap nomor lomba. Jadi satu atlet bisa mengikuti dua sampai tiga nomor pertandingan sekaligus,” ujar Editiawarman.
Hal ini menyebabkan akumulasi angka pendaftaran nomor menjadi sangat tinggi di sistem.
Tingginya angka ini menunjukkan tingkat kesiapan kontingen yang sangat matang.
Penggunaan aplikasi Sirimau memberikan dampak positif bagi keakuratan data Porprov XVI.
Sistem ini memudahkan panitia dalam memverifikasi status keabsahan seluruh atlet peserta.
Transparansi data atlet dapat dipantau secara langsung oleh pengurus KONI daerah.
Potensi kecurangan dan pendaftaran atlet ilegal dapat ditekan secara maksimal.
Panitia Besar Porprov XVI kini beralih ke tahap verifikasi faktual berkas.
Tim verifikasi akan memeriksa kesesuaian dokumen fisik dengan data di Sirimau.
Tahapan verifikasi ini sangat penting untuk menjaga integritas dan sportivitas kompetisi.
Atlet yang lolos verifikasi akan ditetapkan dalam daftar pemilih tetap pertandingan.
Editiawarman berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga hingga hari pelaksanaan.
Seluruh jajaran panitia berkomitmen menyukseskan gelaran Porprov XVI Sumatera Barat.
Ajang ini diharapkan menjadi panggung pembuktian prestasi para olahragawan daerah.
Dukungan masyarakat sangat krusial demi kesuksesan pesta olahraga ini. (*)



