Polda Sumbar & BRI Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat Tingkatkan Produktivitas Pertanian

PADANG PANJANG, Kalibrasinews.com – Jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Barat atau Polda Sumbar terus menunjukkan komitmennya guna mendukung program Kredit Usaha Rakyat.

Melalui upaya tersebut lewat kegiatan sosialisasi dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, MSi., CSFA bertempat di Aula Tathya Dharaka Polres Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (22/5/2026).

Siaran pers Humas Polres Padang Panjang menyebutkan dalam amanatnya Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot menyampaikan bahwa program KUR menjadi langkah nyata dalam membuka akses pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan produktif bagi masyarakat, khususnya para petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Program Kredit Usaha Rakyat dinilai menjadi salah satu solusi penting dalam membantu petani memperoleh akses permodalan dengan bunga yang relatif ringan.

Melalui dukungan pembiayaan tersebut, para petani diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas lahan garapan, hingga memperbaiki kualitas produksi pertanian agar lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr Drs Gatot Tri Suryanta, MSi, CSFA menegaskan bahwa pihak Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian.

“Kegiatan kali ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian,” ujar Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot.

Pada kesempatan sama, Kapolda Sumbar juga menyampaikan apresiasi kepada BRI yang terus berkomitmen mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui program KUR.

Menurutnya, kerja sama tersebut sangat membantu masyarakat dalam memperoleh modal usaha untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Dalam amanatnya juga dijelaskan bahwa Sumatera Barat memiliki potensi pertanian yang besar, mulai dari sektor padi, hortikultura, perkebunan hingga peternakan.

Namun demikian, keterbatasan modal masih menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi para petani dalam mengembangkan usaha mereka.

Selain persoalan permodalan, sejumlah petani juga masih menghadapi tantangan lain seperti fluktuasi harga hasil panen, distribusi hasil pertanian, hingga kebutuhan sarana produksi yang memadai.

Karena itu, dukungan akses pembiayaan melalui program KUR diharapkan mampu membantu petani bertahan sekaligus mengembangkan usaha pertanian secara lebih optimal.

“Oleh karena itu, program KUR menjadi salah satu solusi strategis yang sangat membantu masyarakat. Melalui sosialisasi ini diharapkan para petani dapat memahami prosedur, manfaat serta tata cara pemanfaatan KUR secara tepat dan bertanggung jawab,” tambah Kapolda.

Kapolda Sumbar juga mengingatkan agar seluruh proses penyaluran KUR dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan bebas dari praktik penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.

Pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen terkait untuk bersama-sama mengawasi penyaluran program tersebut agar benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Pengawasan dinilai penting guna memastikan bantuan pembiayaan berjalan sesuai tujuan dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

Para petani diimbau memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut untuk kegiatan produktif guna meningkatkan kesejahteraan keluarga serta kemajuan sektor pertanian di Sumatera Barat.

Sementara itu, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K mengatakan bahwa Polres Padang Panjang siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para petani dapat memanfaatkan program KUR dengan baik untuk mengembangkan usaha pertanian sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tathya Dharaka Polres Padang Panjang tersebut berjalan dengan aman dan lancar serta diikuti oleh kelompok tani, pihak perbankan BRI, serta tamu undangan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah, kepolisian, perbankan, dan kelompok tani dapat terus terjalin dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian yang lebih maju dan mandiri.

Dukungan pembiayaan yang tepat sasaran diyakini mampu membantu meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Barat.

Suasana penuh antusias terlihat dari para peserta sebagai bentuk sinergi antara Polri, perbankan, dan masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor pertanian serta ketahanan pangan nasional.

(rel/Kalibrasinews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini