PADANG, Kalibrasinews.com — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang fokus memperbaiki sejumlah titik kerusakan instalasi dan saluran air bersih yang terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.
Upaya tersebut dilakukan guna mempercepat pemulihan distribusi air bersih kepada pelanggan di berbagai wilayah terdampak di Kota Padang, sekaligus mendukung target peningkatan pendapatan dari Rp20 miliar menjadi Rp30 miliar pada 2026.
“Alhamdulillah, PDAM kota Padang bisa berkontribusi maksimal untuk PAD kota” kata Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, Ketua PWI Sumbar Widya Navies dan beberapa pengurus harian yang berkunjung ke kantornya Selasa (12/5/2026).
Adapun kunjungan rombongan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Selasa (12/5/2026).
Pengurus, yang turut bersama Widya adalah Wakil Ketua Bidang Pendidikan H.M. Khudri, Ketua Seksi Ekonomi, Sosial dan Kesejahteraan Susi Suzana, serta Bendahara SIWO, Bo Ing
Perbaikan itu kata Hendra selain untuk normalisasi distribusi air ke pelanggan, sekaligus untuk mencapai target pendapatan,“Kita sedang melakukan perbaikan di beberapa titik sumber air dan peralatan pendukung untuk pendistribusian air bersih kepada pelanggan.
Semua upaya itu sudah kita maksimalkan sesuai dengan anggaran yang tersedia,” ujar Hendra.
Dalam proses perbaikan tersebut, pihak perusahaan tidak hanya mengandalkan anggaran internal, tetapi juga mendapat dukungan dari anggota DPR RI Komisi V, Zigo Rolanda.
Dukungan tersebut berupa fasilitasi dana APBN senilai Rp308 miliar untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) serta percepatan pemulihan layanan air bersih pascabencana.
Menurut Hendra, tambahan dukungan anggaran tersebut sangat membantu percepatan penanganan kerusakan infrastruktur air bersih yang tersebar di sejumlah titik terdampak.
Ia menyebut kondisi di lapangan membutuhkan penanganan bertahap karena beberapa fasilitas distribusi mengalami kerusakan cukup berat akibat banjir bandang.
“Alhamdulillah, untuk PDAM Kota Padang kita memperoleh bantuan yang difasilitasi Bapak Zigo Rolanda berupa dana APBN senilai Rp308 miliar. Bantuan ini ditujukan untuk pembangunan SPAM dan mempercepat pemulihan layanan air bersih PDAM Kota Padang pascabanjir,” ungkapnya.
Hendra menjelaskan, bantuan tersebut mencakup penyediaan pipa HDPE, alat berat, hidran umum, serta pengerahan truk tangki air bagi pelanggan yang terdampak akibat terputusnya sumber air PDAM.
Selain itu, bantuan juga meliputi pembangunan IPA Taban 3 berkapasitas 200 liter per detik, reservoar berkapasitas 3.000 meter kubik, serta jaringan distribusi utama (JDU) DN 400 mm sepanjang 19 kilometer.
“Perbaikan sumber air yang terdampak banjir bandang sedang kita kerjakan. Bantuan mencakup pipa HDPE, alat berat, hidran umum, dan truk tangki air untuk pelanggan terdampak. Semua perbaikan tentu dilakukan sesuai anggaran yang tersedia serta dukungan dari berbagai pihak,” jelas Hendra.
Hendra menambahkan, percepatan pemulihan layanan air bersih menjadi prioritas utama perusahaan agar aktivitas masyarakat di wilayah terdampak bisa kembali berjalan normal.
Menurutnya, kebutuhan air bersih sangat penting, terutama bagi warga yang masih terdampak gangguan distribusi pascabanjir bandang beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, mengapresiasi langkah cepat PDAM Kota Padang dalam memulihkan layanan air bersih bagi masyarakat.
Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera dipulihkan setelah bencana.
Widya menilai percepatan pemulihan layanan air bersih menjadi hal penting karena berdampak langsung terhadap aktivitas dan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Ia berharap proses perbaikan yang dilakukan dapat berjalan maksimal sehingga distribusi air ke pelanggan kembali normal dalam waktu tidak terlalu lama.
“Kita mengapresiasi gerak cepat Pak Dirut. Dengan pengalaman puluhan tahun di PDAM, tentu beliau sangat memahami teknis penyelesaian persoalan ini,” ujar Widya Navies, yang juga Pemimpin Redaksi Harian Singgalang.
Widya menegaskan, PWI Sumbar mendukung langkah-langkah perbaikan yang dilakukan PDAM Kota Padang demi memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan.
“Dengan percepatan perbaikan pascabencana ini, kita mendukung penuh Pak Dirut agar pemulihan layanan air bersih dapat diselesaikan secepatnya,” sebutnya.
PDAM Kota Padang berharap seluruh proses perbaikan jaringan dan instalasi air bersih dapat berjalan lancar sehingga pelayanan kepada pelanggan kembali optimal.
Dengan dukungan berbagai pihak, perusahaan optimistis target peningkatan layanan dan pendapatan pada 2026 dapat tercapai secara bertahap.
(Emil/Kalibrasinews.com)



