PADANG, KalibrasiNews.com – Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat (Sumbar) 2026 memasuki tahapan baru setelah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar resmi menetapkan Panitia Besar (PB) Porprov XVI.
Pembentukan panitia tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Ketua Umum KONI Sumbar Nomor 135 Tahun 2026 yang ditetapkan di Padang pada 24 Agustus 2026.
Dalam keputusan tersebut, Editiawarman dipercaya memimpin Panitia Pelaksana Porprov XVI Sumbar 2026.
Ia akan didampingi Alvira, SH sebagai Wakil Ketua I, Dolla Indra sebagai Wakil Ketua II, Zulfadhli Muchtar sebagai Sekretaris, serta Halim Fitra Setiawan yang ditunjuk sebagai Bendahara.
Keberadaan PB Porprov menjadi bagian penting dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Panitia yang telah dibentuk akan melanjutkan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh Tim Persiapan Porprov XVI.
SK terbaru yang ditandatangani Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus sekaligus mencabut SK Nomor 103 Tahun 2026 mengenai Tim Persiapan Porprov XVI.
Masa kerja PB Porprov dimulai sejak keputusan tersebut ditetapkan dan berakhir setelah seluruh rangkaian kegiatan Porprov XVI Sumbar 2026 selesai dilaksanakan.
Persiapan Porprov Masuk Tahap Operasional
Dengan terbentuknya Panitia Besar, persiapan Porprov XVI Sumbar 2026 secara resmi bergerak menuju tahap kerja operasional.
Pelaksanaan ajang tersebut direncanakan menggunakan konsep tuan rumah bersama yang melibatkan 12 kabupaten/kota di Sumbar.
Pembentukan panitia ini diharapkan dapat membuat berbagai persiapan lebih terarah karena setiap unsur penyelenggara telah memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Koordinasi antara panitia tingkat provinsi dengan daerah yang menjadi bagian dari penyelenggaraan juga akan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperkuat.
Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus mengatakan pembentukan PB Porprov dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan Porprov XVI dapat berjalan secara tertib dan terkoordinasi.
Selain itu, keberadaan panitia diharapkan membuat seluruh proses persiapan berjalan efektif serta tetap mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.
PB Porprov nantinya bertugas mengatur dan mengoordinasikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan Porprov XVI.
Tugas tersebut mencakup koordinasi dengan Panitia Lokal Kabupaten/Kota, Pengurus Provinsi cabang olahraga, pemerintah daerah serta pihak lain yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
Koordinasi juga akan dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pemerintah kabupaten dan kota, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Hal tersebut diperlukan mengingat pelaksanaan Porprov melibatkan banyak cabang olahraga, atlet, ofisial, panitia, serta masyarakat di sejumlah daerah.
Susunan kepanitiaan yang dibentuk KONI Sumbar tidak hanya terdiri dari jajaran pimpinan utama.
Struktur PB Porprov juga dilengkapi dengan dewan pelindung, penasehat, pengarah, pengawas dan dewan hakim yang memiliki peran sesuai tugas masing-masing.
Selain itu, terdapat sembilan bidang yang akan mendukung operasional penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar 2026.
Bidang tersebut meliputi Kesekretariatan, Upacara dan Acara, Perlengkapan, Akomodasi, Teknologi Informasi (IT), Pertandingan, Media Publikasi, Kesehatan, serta Keamanan.
KONI Sumbar Targetkan Porprov Berjalan Optimal
Hamdanus menjelaskan Panitia Besar menjadi unsur pelaksana penyelenggaraan Porprov XVI pada tingkat provinsi.
Dalam menjalankan tugasnya, PB Porprov berada langsung di bawah koordinasi Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Barat.
“Panitia Besar merupakan pelaksana penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar 2026 pada tingkat provinsi dan berada langsung di bawah Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Barat,” ucapnya.
Dengan terbentuknya kepanitiaan tersebut, KONI Sumbar memiliki struktur kerja yang lebih jelas untuk mempersiapkan seluruh tahapan menuju pelaksanaan Porprov.
Selanjutnya, koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur olahraga di masing-masing kabupaten/kota akan menjadi bagian dari pekerjaan panitia.
Porprov XVI Sumbar 2026 juga menjadi salah satu agenda penting bagi pembinaan olahraga di Sumatera Barat.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi atlet dari berbagai daerah untuk berkompetisi, tetapi juga dapat menjadi sarana mengukur perkembangan pembinaan olahraga di masing-masing kabupaten dan kota.
Pelaksanaan dengan konsep tuan rumah bersama di 12 kabupaten/kota tentunya membutuhkan persiapan yang matang.
Mulai dari venue pertandingan, akomodasi, transportasi, kesehatan, keamanan hingga kebutuhan teknis setiap cabang olahraga harus dipersiapkan melalui koordinasi lintas daerah.
Hamdanus optimistis pelaksanaan Porprov 2026 dapat menjadi momentum untuk menunjukkan hasil kerja kepengurusan KONI Sumbar periode 2025-2029.
Ia berharap seluruh unsur yang tergabung dalam PB Porprov dapat menjalankan tanggung jawabnya secara maksimal sehingga agenda olahraga tersebut berlangsung sesuai rencana.
Ia optimistis Pelaksanaan Porprov 2026 menjadi ajang pembuktian terbaik dalam menjalankan program serta kinerja pengurus KONI Sumbar masa bakti 2025-2029. (*)



