Langkah Awal Carrick sebagai Pelatih Interim Manchester United

Manchester, KalibrasiNews.com – Pelatih anyar Man United, Michael Carrick mau tak mau dihadapkan dengan lawan tim besutannya, Manchester City. Ia resmi menjadi pilihan Man United pada Selasa (13/1/2026) waktu setempat, atau Selasa WIB yang kabar ini pun tersiar secara luas.

Dijadwalkan, arsitek tim berjulukan The Red Devils bakal jumpa rival sekota, Man City, yang berjulukan The Citizens pada Sabtu (17/1/2026) mendatang.

Sesuai update berita sepak bola siapa juru taktik Man United resmi untuk membawa tim menyelesaikan musim 2025-2026 sepeninggal Ruben Amorim. Beberapa hari lalu, Man United resmi memecat Amorim pada 5 Januari lalu.

Alhasil, soal sosok Pelatih yang bertugas secara permanen, Setan Merah sudah menggunakan 6 nama yang berbeda dalam waktu 12 tahun terakhir semenjak Sir Alex Ferguson yang pensiun pada 2013.

Mereka adalah David Moyes (2013-2014), Louis van Gaal (2014-2016), Jose Mourinho (2016-2018), Ole Gunnar Solskjaer (2018-2021), Erik ten Hag (2022-2024), dan Amorim.

Selanjutnya, pelatih serta caretaker dan pelatih interim, Ryan Giggs (2014), Michael Carrick (2021), Ralf Rangnick (2021-2022), Ruud van Nistelrooy (2024), dan sekarang Darren Fletcher bisa ditambahkan ke dalam daftar.

Karenanya, Man United dipastikan akan menunjuk seorang pelatih bernama besar untuk menangani tim selepas Amorim. Hanya saja, proses perekrutan ini baru dilakukan untuk musim 2026-2027 mendatang.

Seusai kompetisi 2025-2026, Man United lebih dulu akan memilih seorang pelatih sementara.

Sejak akhir pekan lalu, Setan Merah sudah mengerucutkan pilihan kepada 2 nama. Nama pertama adalah Michael Carrick, mantan gelandang United pada selang 2006-2018.

Setelah tidak menjadi pemain, Carrick sudah sempat menjadi asisten Mourinho waktu menjadi pelatih Manchester United.

Ia kemudian diajak Solskjaer menjadi salah satu stafnya saat mantan striker The Red Devils itu menjadi penerus Mourinho.

Posisi sebagai caretaker lantas diambil Carrick setelah Solskjaer didepak.

Sosok berikutnya yang dipertimbangkan Manchester United adalah Solksjaer sendiri.
Solskjaer pertama kali datang sebagai pelatih caretaker yang menggantikan Mourinho pada Desember 2018.

Statusnya diangkat menjadi pelatih permanen dengan kontrak selama 3 tahun pada Maret 2019 setelah membawa United menang 14 kali dalam 19 pertandingan.

Solskjaer sempat membawa Manchester United tampil lumayan bagus pada musim 2019-2020 dan 2020-2021 lalu.

Pada 2019-2020, mereka finis di peringkat 3 klasemen Premier League dan lolos ke semifinal Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

Musim berikutnya, United menyelesaikan liga di peringkat 2 dan lolos ke semifinal Piala Liga serta mencapai final Liga Europa.
Sayangnya bagi Solskjaer, dia didepak setelah performa tim menurun pada awal musim 2021-2022.

Padahal, pada musim panas 2021, Solskjaer baru menandatangani perpanjangan kontrak selama 3 tahun sampai 2024.

Sumber Foto : IG @carras16

Carrick Punya Catatan

Pada Selasa (13/1/2026) waktu setempat, Man United akhirnya menentukan pilihan.

Mereka memilih Michael Carrick yang akan diberi jabatan sebagai pelatih interim untuk menyelesaikan musim ini.

Carrick punya catatan bagus ketika menjadi caretaker pada selang 21 November hingga 2 Desember 2021.

Selama tiga pertandingan bersamanya, Man United tak terkalahkan. Pada kompetisi musim ini Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Chelsea dan mengalahkan Arsenal 3-2 di Liga Inggris serta menang 2-0 atas Villarreal di Liga Champions.

Sesuai kabar dari BBC, Carrick yang telah berbicara dengan manajemen klub berhasil membuat Chief Executive Omar Berrada dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox merasa terkesan pada visinya untuk tim.(emil)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini