Padang, KalibrasiNews.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat atau Kajati Sumbar, Muhibuddin, SH, MH melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Pejabat Eselon III yakni Asisten Pidana Militer pada Rabu, (28/1/2026) di Aula Lantai 5 Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kota Padang.
Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen Kajati Sumbar dalam memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan kinerja bidang pidana militer di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.
Melalui pengambilan sumpah jabatan tersebut, Kajati Sumbar menegaskan bahwa setiap pejabat yang dipercaya mengemban amanah harus mampu bekerja profesional, menjunjung tinggi integritas, serta menjaga marwah institusi kejaksaan.
Momentum ini juga dimaknai sebagai langkah penyegaran organisasi agar pelayanan hukum kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap dinamika penegakan hukum.
Siaran pers Penerangan hukum (Penkum) Kejati Sumbar, menyebutkan pada pelaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Eselon III yaitu Asisten Pidana Militer yang dipimpin langsung oleh Kajati Sumbar Muhibuddin, S.H., M.H menyampaikan arahan kepada pejabat yang baru dilantik.
Adapun pejabat yang dilantik, Askari, S.H secara resmi menjabat sebagai Asisten Pidana Militer Kejati Sumbar, menggantikan Budiharto, S.H., M.H. yang kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Subdirektorat Koordinasi Penuntutan pada Direktorat Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer Kejaksaan Agung.
Sebelumnya Askari, SH menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Koordinasi Penuntutan pada Direktorat Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer Kejaksaan Agung.
Kajati Sumbar turut mengingatkan bahwa jabatan Asisten Pidana Militer memiliki peran strategis, terutama dalam penanganan perkara koneksitas yang melibatkan unsur sipil dan militer.
Oleh karena itu, diperlukan kemampuan koordinasi yang kuat, pemahaman regulasi yang mendalam, serta komunikasi lintas institusi yang berkesinambungan.
Dengan pengalaman yang dimiliki pejabat baru, Kajati Sumbar berharap pelaksanaan tugas dapat berjalan selaras dengan kebijakan pimpinan serta mendukung terwujudnya sistem peradilan yang transparan dan berkeadilan.
Dalam arahannya, Kajati Sumbar menekankan pentingnya penanganan perkara koneksitas dengan tetap mengedepankan kesinambungan koordinasi antar lembaga, kecepatan penyelesaian perkara, serta ketepatan prosedur dan akuntabilitas penanganan.
Kajati Sumbar juga meminta agar Asisten Pidana Militer yang baru segera membangun sinergi dengan instansi terkait demi tercapainya penanganan perkara yang optimal dan sesuai ketentuan hukum.
Selain aspek teknis penanganan perkara, Kajati Sumbar juga menekankan pentingnya pembinaan internal dan penguatan sumber daya manusia di lingkungan Asisten Pidana Militer.
Setiap jajaran diminta terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, diskusi hukum, serta pertukaran pengalaman antar satuan kerja.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan aparatur kejaksaan yang adaptif, disiplin, dan memiliki kepekaan terhadap perkembangan hukum nasional, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejati Sumbar, para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, serta para Koordinator.
Sementara itu, seluruh Kajari dan Kacabjari beserta jajaran mengikuti kegiatan ini secara virtual melalui Zoom Meeting dari satuan kerja masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Kajati Sumbar juga mengapresiasi peran seluruh jajaran Kejati Sumbar, termasuk para Kajari dan Kacabjari di daerah, yang terus menjaga soliditas organisasi meskipun mengikuti kegiatan secara daring.
Menurutnya, pola kerja terpadu antara satuan kerja di tingkat provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan tugas kejaksaan.
Sinergi yang terbangun selama ini diharapkan terus terpelihara demi mendukung agenda penegakan hukum yang berorientasi pada kepastian, kemanfaatan, dan keadilan.
Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan profesionalisme dalam penegakan hukum di wilayah Sumatera Barat.
Upaya penguatan kelembagaan ini juga sejalan dengan arahan Kajati Sumbar agar setiap unit kerja mampu menjalankan fungsi pengawasan internal secara optimal.
Dengan pengawasan yang konsisten, diharapkan setiap proses penanganan perkara dapat berjalan sesuai standar operasional, meminimalkan potensi kendala administratif, serta memastikan seluruh kebijakan pimpinan terlaksana dengan baik di lapangan.
Dengan dilantiknya Asisten Pidana Militer yang baru, Kajati Sumbar berharap roda organisasi semakin solid dan mampu menjawab tantangan tugas ke depan.
Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Melalui kepemimpinan yang kolaboratif dan kerja bersama seluruh jajaran, Kajati Sumbar optimistis penegakan hukum di Sumatera Barat dapat berjalan semakin profesional, akuntabel, dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat luas. (rel)



