BOM Run 2026 Agustus, PB Ikasmantri Padang Resmikan Panitia Inti

PADANG, KalibrasiNews.com — Pengurus Besar Ikatan Alumni SMAN 3 Padang (PB Ikasmantri Padang) memastikan Blue Ocean Minangkabau Run (BOM Run) 2026 akan digelar pada Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi Kota Padang ke 357 pada 7 Agustus 2026. Event ini disiapkan sebagai ajang olahraga prestasi sekaligus penggerak sport tourism dan ekonomi lokal.

Selain momentum peringatan hari besar tersebut, pemilihan Agustus juga dipertimbangkan dari sisi kalender pariwisata daerah.

Pada periode ini, tingkat kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat umumnya meningkat, sehingga berpotensi memberikan efek berganda bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi unggulan Kota Padang.

PB Ikasmantri Padang memandang BOM Run sebagai ruang kolaborasi antara olahraga, budaya, dan promosi daerah yang dikemas dalam satu rangkaian kegiatan terpadu.

Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum PB Ikasmantri Padang, Dr. dr. Rahyussalim, Sp.OT(K) melalui Ketua Harian PB Ikasmantri Padang, Yulviadi Adek, dalam jumpa pers di Kupi Batigo Kafe, Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Kota Padang, Rabu (5/2/2026).

Yulviadi Adek menjelaskan, dalam beberapa pekan terakhir, geliat BOM Run 2026 mulai terasa. Pemanasan pemberitaan dan percakapan di berbagai platform komunitas lari, termasuk PB Ikasmantri Padang, memunculkan antusiasme para runners, baik dari Sumatera Barat maupun luar daerah.

“Melihat respons yang terus meningkat, PB Ikasmantri Padang memandang perlu mengukuhkan struktur kerja. Karena itu, kami menerbitkan Surat Keputusan Nomor 001/SK-BR/II/2026 tentang Penetapan Panitia Pelaksana Inti Kegiatan Blue Ocean Minangkabau Run (BOM Run),” ujar Yulviadi.

Dalam SK tersebut, selain menetapkan susunan panitia inti, juga dirumuskan garis besar tahapan kerja, pola koordinasi lintas bidang, serta mekanisme pelaporan berkala kepada pengurus PB Ikasmantri Padang.

Skema ini dirancang agar setiap divisi memiliki target yang jelas, mulai dari teknis lomba, kemitraan sponsor, publikasi, hingga pengelolaan peserta dan relawan, sehingga proses persiapan dapat berjalan sistematis sejak awal.

Dalam Surat Keputusan tersebut, PB Ikasmantri Padang menetapkan susunan Panitia Inti Pelaksana BOM Run 2026 dengan Revdi Iwan Syahputra (Ikasmantri 1994) sebagai Ketua Pelaksana, didampingi Sri Hayati sebagai Wakil Ketua, Zulhendri Togo sebagai Sekretaris, Adril Syukri dan Adek Mona sebagai Wakil Sekretaris, Cindy Andriyani pada Sekretariat, Dr. Gina Septivani sebagai Bendahara, serta Benny Asril sebagai Wakil Bendahara.

Sementara itu, Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, menegaskan bahwa terbitnya SK Panitia Inti menjadi titik awal kerja yang lebih terukur dan terencana.

Ia menambahkan, panitia akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas olahraga, serta pelaku usaha lokal agar setiap rangkaian kegiatan memiliki dampak yang saling menguatkan.

Menurutnya, BOM Run bukan sekadar lomba lari, tetapi juga platform bersama untuk menampilkan potensi Kota Padang, mulai dari panorama pesisir, kekayaan kuliner, hingga keramahan masyarakat kepada para peserta.

“Dengan adanya SK, seluruh gerak pelaksanaan menjadi jelas, terukur, dan terkoordinasi. Kami tidak ingin bekerja sporadis, tetapi bertahap dan berkelanjutan hingga hari pelaksanaan,” ujar Revdi.

Ia menjelaskan, panitia telah menyiapkan sejumlah kegiatan pemanasan yang akan dikemas dalam konsep “Road to BOM Run 2026”. Rangkaian ini tidak hanya berfungsi sebagai sosialisasi, tetapi juga sarana membangun keterlibatan komunitas lari, pelaku UMKM, serta masyarakat luas.

Pada setiap agenda Road to BOM Run, panitia juga menyiapkan ruang khusus bagi UMKM untuk memamerkan produk unggulan, sekaligus edukasi ringan seputar gaya hidup sehat dan kebugaran.

Konsep ini diharapkan mampu menarik partisipasi keluarga dan masyarakat umum, tidak hanya komunitas pelari, sehingga atmosfer kegiatan sudah terasa inklusif dan meriah sejak jauh hari sebelum puncak acara.

“Road to BOM Run akan diisi dengan berbagai aktivitas, mulai dari fun run, community run, hingga kampanye sport tourism dan UMKM. Salah satu agenda awal akan digelar pada Minggu, 8 Februari 2026,” ungkapnya.

Menurut Revdi, pendekatan bertahap ini diharapkan mampu menjaga antusiasme publik sekaligus memastikan BOM Run 2026 hadir sebagai event yang matang secara konsep dan berdampak luas.

Selain fokus pada penyelenggaraan lomba, PB Ikasmantri Padang juga mendorong agar BOM Run 2026 dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat citra Padang sebagai kota ramah olahraga.

Ke depan, event ini diproyeksikan masuk dalam kalender tetap sport tourism daerah, sekaligus menjadi wadah regenerasi atlet lari serta penguatan jejaring komunitas olahraga di Sumatera Barat.

PB Ikasmantri Padang menargetkan BOM Run 2026 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberikan efek ekonomi nyata melalui peningkatan kunjungan wisata, perputaran usaha kuliner, hotel, transportasi, serta penguatan UMKM lokal di Kota Padang.

(rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini