PADANG, Kalibrasinews.com – Serangkai HUT ke-64 Bank Nagari bekerjasama dengan PWI Sumbar menggelar lomba karya jurnalistik jenis feature untuk wartawan.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Bank Nagari dalam mendukung peningkatan kualitas jurnalisme di daerah, khususnya di Sumatera Barat.
Melalui lomba ini, diharapkan lahir karya-karya feature yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menggugah kesadaran publik terhadap berbagai isu pembangunan dan sosial di tengah masyarakat.
Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Nagari, Yosviandri, dalam siaran pers (press release) Senin (30/3/2026), mengatakan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pihaknya kembali bekerja sama dengan PWI Sumbar menyelenggarakan lomba karya tulis Bank Nagari.
“Tema yang diusung kali ini adalah”Peduli, Bertumbuh & Integritas”.Lomba karya tulis ini sebagai bentuk apresiasi kepada wartawan yang terus melaksanakan tugas menjadi mitra Bank Nagari,” katanya.
Menurutnya, lomba ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke- 64 Bank Nagari yang puncak peringatannya pada 12 Maret.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para wartawan untuk mengasah kemampuan menulis secara lebih mendalam dan kreatif. Karya feature yang dihasilkan diharapkan mampu menyajikan sudut pandang yang lebih humanis dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Diharapkan, melalui lomba lomba karya tulis jurnalistik ini dapat memacu wartawan untuk selalu bersemangat memberikan informasi yang tepat, akurat dan aktual kepada masyarakat.
Ketua PWI Sumbar Widya Navies, menyampaikan apresiasinya kepada Bank Nagari yang telah peduli untuk memberdayakan SDM wartawan di Sumatera Barat.
Widya menyebutkan lomba karya tulis ini, untuk ketujuh kalinya diadakan. Dalam pelaksanaannya, Bank Nagari bekerja sama dengan PWI Sumbar. Ini memperlihatkan antara Bank Nagari dengan PWI Sumbar terbangun kerja sama dan kemitraan yang baik.
Antusiasme wartawan terhadap lomba ini dari tahun ke tahun juga terus mengalami peningkatan. Hal tersebut menunjukkan bahwa ruang-ruang apresiasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendorong semangat berkarya di kalangan insan pers, sekaligus memperkuat peran media dalam menyampaikan informasi yang berkualitas.
“Kita dari PWI Sumbar mengajak para wartawan baik yang bernaung di bawah PWI maupun organisasi pers lainnya untuk ikut lomba karya tulis ini. Jadi, tidak terbatas kepada anggota PWI saja, tapi juga boleh dari keanggotaan kewartawanan lainnya,” jelasnya.
Syarat lainnya adalah tulisan berupa feature. Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal tiga karya. Tidak memuat unsur SARA dan merupakan karya sendiri dan sudah dipublikasikan di media masing-masing.
Penilaian lomba nantinya akan mengedepankan aspek orisinalitas, kedalaman isi, serta kekuatan narasi dalam menyampaikan pesan kepada pembaca. Dengan demikian, setiap peserta dituntut untuk menghadirkan karya terbaik yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai jurnalistik yang tinggi.
Karya yang dikirimkan pernah dimuat di media cetak atau online periode 30 Maret 2026 hingga 20 April 2026 mendatang, dengan format Times News Roman 12 . Naskah sudah diterima panitia paling lambat tanggal 20 April t 2026 pada pukul 23.59 WIB.
Peserta juga diwajibkan mengirimkan naskah asli berupa soft copy dilengkapi dengan foto kliping pemuatan di media yang bersangkutan.
Panitia juga mengingatkan agar seluruh peserta memperhatikan ketentuan teknis yang telah ditetapkan, termasuk kelengkapan administrasi dan batas waktu pengumpulan karya. Hal ini penting untuk memastikan proses seleksi berjalan secara tertib, transparan, dan adil bagi seluruh peserta yang mengikuti lomba.
Bagi yang memuat di media online, juga menyertakan link pemuatannya ke email tersebut. Semuanya dikirimkan ke email, soesilo_ap@yahoo.com.
Dalam lomba tersebut, tersedia hadiah uang tunai dan sertifikat bagi para pemenang“Khusus yang meraih juara pertama pada lomba serupa tahun-tahun sebelumnya , tidak dibolehkan ikut lomba karya tulis tahun ini.
Pertimbangannya, memberi kesempatan kepada yang lain untuk meraih juara. Tapi pemenang kedua, ketiga dan seterusnya tahun lalu boleh ikut,” tambah Widya Navies.
Dengan adanya lomba ini, diharapkan hubungan kemitraan antara dunia perbankan dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik. Kolaborasi yang positif ini dinilai mampu memberikan dampak yang lebih luas, terutama dalam mendukung penyebaran informasi yang edukatif dan membangun bagi masyarakat.
Widya juga menambahkan bahwa lomba ini memang tidak diperuntukkan bagi panitia lomba karya tulis Bank Nagari tahun 2025, sebagai bentuk komitmen menjaga objektivitas dan profesionalisme dalam pelaksanaan kompetisi.
Kebijakan ini sekaligus bertujuan memberikan kesempatan yang lebih luas dan adil bagi wartawan lainnya untuk berpartisipasi serta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
(/rel)



