Agenda Penting! Imigrasi Agam dan PWI Sumbar Bahas Peran Media dalam Informasi Publik

PADANG, KalibrasiNews.com – Komitmen membangun sinergi dengan insan pers ditunjukkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Agam, Kizlar Assad, dengan bersilaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Rabu (24/2/2026).

Kedatangan Kizlar disambut langsung Ketua PWI Sumbar Widya Navies bersama sejumlah pengurus lainnya.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, menjadi momentum awal memperkuat komunikasi antara institusi keimigrasian dan media massa di Ranah Minang.

Dalam suasana dialog yang terbuka, kedua pihak juga membahas pentingnya membangun pola komunikasi yang berkelanjutan, tidak hanya dalam momentum kunjungan resmi.

Sinergi antara lembaga pemerintah dan insan pers dinilai mampu menciptakan arus informasi yang lebih cepat, akurat, serta mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang berada dalam wilayah kerja Imigrasi Agam.

Kizlar Assad diketahui baru sekitar dua bulan menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Agam. Sebelumnya, ia bertugas di Kalimantan Barat.

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi jajaran struktural, yakni Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Deddi, Kasubsi Penindakan Keimigrasian Arif Andika, serta Kasubsi Intelijen Keimigrasian Arif Rahman.

Dalam pertemuan itu, Kizlar menyampaikan bahwa kunjungannya ke PWI Sumbar merupakan bagian dari upaya memperkenalkan diri sekaligus membangun hubungan yang konstruktif dengan insan pers. Kunjungan yang sama juga telah dilakukan dengan jajaran pengurus PWI Agam.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, termasuk terkait kebijakan dan pelayanan keimigrasian.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi publik mengenai aturan keimigrasian, sehingga masyarakat dapat memahami prosedur secara benar dan menghindari kesalahan administrasi.

Edukasi melalui pemberitaan media diharapkan mampu menekan potensi misinformasi yang kerap muncul di tengah masyarakat.

“Sebagai pejabat baru di Agam, tentu saya perlu menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai pihak, termasuk rekan-rekan wartawan. Peran media sangat penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendorong pelayanan keimigrasian yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Adapun wilayah kerja yang cukup luas, koordinasi dengan media dinilai menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kepercayaan publik.

Baca Juga  Satgas Karya Bakti TNI AD di Mentawai Bikin Warga Tersenyum Bahagia

Sejauh ini Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam memiliki cakupan wilayah yang cukup strategis di Sumatera Barat bagian utara.

Terdapat delapan kabupaten dan kota yang menjadi wilayah kerjanya. Terdiri dari lima kabupaten dan tiga kota.

Lima kabupaten tersebut, Kabupaten Agam, Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat.

Sementara tiga kota yang berada dalam cakupan layanannya, Kota Bukittinggi, Payakumbuh dan Kota Padang Panjang dalam wilayah Provinsi Sumbar.

Atas luasnya wilayah kerja tersebut, tantangan pelayanan keimigrasian tentu tidak ringan.

Mobilitas masyarakat yang tinggi, kebutuhan paspor, serta pengawasan terhadap lalu lintas orang asing menjadi bagian dari tugas yang harus dijalankan secara optimal.

Selain pelayanan administrasi, penguatan pengawasan keimigrasian juga menjadi perhatian utama, terutama dalam menghadapi dinamika mobilitas warga negara asing di wilayah pariwisata Sumatera Barat.

Koordinasi lintas instansi dan dukungan pemberitaan yang edukatif dinilai dapat membantu menciptakan situasi yang kondusif sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi langkah Kepala Imigrasi Agam yang proaktif membangun komunikasi dengan organisasi wartawan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kepala Imigrasi Agam. Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah dan media,” ujar Widya Navies.

Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi yang terbuka dan profesional.

Dengan demikian, informasi terkait kebijakan dan pelayanan keimigrasian dapat tersampaikan secara utuh dan berimbang kepada masyarakat.

Kedua belah pihak sepakat bahwa hubungan kemitraan antara Imigrasi Agam dan PWI Sumbar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi perlu diwujudkan melalui komunikasi rutin, pertukaran informasi, serta kolaborasi dalam kegiatan publikasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan diskusi ringan seputar dinamika pelayanan publik dan peran media dalam mengedukasi masyarakat.

Harapannya melalui silaturahmi kali ini bisa menjadi awal kolaborasi yang lebih erat antara Kantor Imigrasi Agam dan PWI Sumbar nantinya.

Audiensi kemudian ditutup lewat sesi foto bersama masing-masing Ketua PWI Sumbar serta Kepala Imigrasi Agam dan jajarannya.

(/rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini