Porprov XVI di Depan Mata, KONI Sumbar Resmi Gandeng Indo Jalito

PADANG, KalibrasiNews.com – KONI Sumatera Barat memperkuat komunikasi dengan Indo Jalito Peduli (IJP) menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyinergikan semangat pembinaan olahraga dengan kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda Sumatera Barat.

Pertemuan KONI Sumbar dan organisasi ibu-ibu perantau asal Minangkabau itu berlangsung di Rumah Makan Takana, Jalan A. Yani, Kota Padang, Sabtu (12/9/2026).

Kedua pihak membicarakan dukungan terhadap penyelenggaraan Porprov yang akan menjadi salah satu ajang penting bagi pembinaan atlet muda di Sumbar.

Ketua KONI Sumbar Hamdanus mengatakan, pertemuan tersebut membahas dukungan moril dari Indo Jalito Peduli terhadap pelaksanaan Porprov XVI.

KONI Sumbar juga berencana mengundang anggota Indo Jalito untuk hadir dalam kegiatan pembukaan Porprov mendatang.

Hamdanus menilai komunikasi dengan IJP memiliki nilai positif karena tujuan pembinaan olahraga memiliki keterkaitan dengan upaya melahirkan generasi muda yang sehat sekaligus berprestasi.

Menurutnya, Porprov tidak hanya menjadi arena kompetisi antardaerah, tetapi juga bagian dari proses menemukan dan membentuk atlet yang nantinya dapat memperkuat Sumbar di tingkat nasional.

“Banyak arahan dan nasehat positif dari Ibu Ketua kepada kami, bagaimana dari bidang olahraga ini sejalan dengan tujuan organisasi Indo Jalito menghasilkan generasi muda yang sehat dan beprestasi. Sehingga ajang Porprov dapat menghasilkan atlet-atler andalan Sumbar di ajang nasional kelak,” ujar Hamdanus.

Kesehatan Jadi Fondasi Pembinaan Atlet

Sementara itu, Ketua Indo Jalito Peduli Astri Asgani mengatakan, pembentukan atlet berprestasi dan generasi muda yang tangguh harus dimulai dari kondisi kesehatan yang baik sejak usia dini.

Ia menyebut program sosial IJP, termasuk kegiatan sunatan massal, memiliki hubungan dengan semangat pembinaan generasi muda melalui olahraga.

Kesehatan dasar dinilai menjadi salah satu fondasi penting agar anak-anak dapat tumbuh aktif dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka.

“Sunatan massal adalah langkah awal kami untuk memastikan anak-anak laki-laki kita di berbagai pelosok Sumatra Barat tumbuh sehat, kuat, dan siap menyongsong masa depan. Dari kesehatan dasar inilah, kelak mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang aktif, berprestasi, dan tidak menutup kemungkinan menjadi atlet-atlet andalan daerah kita di ajang Porprov maupun ajang nasional di masa depan,” ucap Astri Asgani.

Baca Juga  OKK PWI Sumbar Angkatan I Tetapkan 59 Peserta, Digelar 14-15 Agustus 2026

Menurut Astri, pembangunan Sumatra Barat tidak cukup hanya mengandalkan prestasi di arena pertandingan.

Kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di tingkat masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan.

Ia melihat pembinaan olahraga dan kegiatan sosial dapat berjalan beriringan.

Olahraga berperan dalam membentuk fisik, kedisiplinan dan semangat kompetisi, sedangkan perhatian terhadap kesehatan membantu memastikan generasi muda memiliki dasar yang baik untuk berkembang.

Pandangan serupa disampaikan Emma Yohanna, anggota IJP yang juga dikenal sebagai tokoh perempuan.

Ia menilai Porprov memiliki posisi strategis dalam proses pembinaan atlet muda Sumatera Barat.

Menurut Emma, kompetisi tingkat provinsi dapat menjadi wadah untuk menjaring bakat sekaligus memberikan pengalaman bertanding kepada atlet dari berbagai kabupaten dan kota.

Pengalaman tersebut penting untuk mengasah mental serta membentuk karakter atlet sebelum mereka tampil pada kompetisi yang lebih tinggi.

Dari ajang olahraga seperti Porprov, nilai kedisiplinan, sportivitas dan semangat juang dapat ditanamkan kepada generasi muda Minang.

Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan atlet yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental kuat ketika membawa nama daerah.

“Kami di IJP tentu sangat mengapresiasi setiap upaya dan kerja keras dalam membina prestasi generasi muda. Harapan kami, semangat kompetisi yang sehat ini dapat terus berjalan beriringan dengan kepedulian kita bersama terhadap kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di Sumatra Barat secara menyeluruh,” pungkasnya.

Sinergi KONI Sumbar dan Indo Jalito Peduli menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Porprov XVI diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun generasi Minang yang sehat, disiplin, berkarakter dan memiliki mental juara.

Dengan dukungan tersebut, pembinaan atlet di Sumbar diharapkan dapat berlangsung lebih luas dan berkelanjutan.

Atlet yang lahir dari ajang Porprov pun memiliki peluang untuk berkembang hingga mampu bersaing dan mengharumkan nama Sumatera Barat pada tingkat nasional maupun internasional. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini