Nagari Batagak: Nagari di Antara Gunung Marapi dan Singgalang

Oleh Linda Oktavia *)

AGAM, KalibrasiNews.com – Nagari Batagak merupakan Nagari yang berada di antara kaki Gunung Marapi dan Gunung Singgalang kiranya terdapat satu nagari yang dikenal dengan nama Batagak.

Menurut kisah yang ceritanya dari mulut ke mulut di tengah masyarakat setempat, bahwa nama Batagak diyakini berasal dari istilah batu tagak, yaitu batu yang berdiri tegak.

Hal ini berkaitan dengan banyaknya batu besar di nagari tersebut yang ditemukan tertanam dalam posisi berdiri.

Beberapa di antaranya bahkan mencapai tinggi 1–2 meter, sementara bagian yang berada di dalam tanah hanya sekitar 50 cm.

Keberadaan batu-batu tersebut hingga kini masih menjadi bagian dari identitas lokal masyarakat.

Meski belum seluruhnya diteliti secara ilmiah, cerita mengenai batu tagak tetap hidup dalam ingatan kolektif warga sebagai penanda sejarah awal terbentuknya Nagari Batagak.

Nagari Batagak merupakan salah satu nagari yang berada di Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar.

Wilayah ini memiliki luas sekitar 8,39 km² dengan jarak kurang lebih 6 km dari pusat Kecamatan Sungai Pua serta sekitar 85 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar.

Secara geografis, letak nagari yang berada di kawasan perbukitan membuat wilayah ini memiliki kontur tanah yang tidak sepenuhnya datar.

Sebagian area berupa lereng yang dimanfaatkan warga untuk lahan pertanian maupun permukiman.

Secara administratif pemerintahan Nagari Batagak terdiri dari tujuh jorong, yaitu Jorong Simpang, Sawah Liek, Padang Kudo, Batagak, Sungai Buluh, Sawah Landek, dan Sawah Rakan.

Berdasarkan catatan data Tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 3.597 jiwa, yang terdiri dari 1.734 laki-laki dan 1.863 perempuan.

Sebaran penduduk di masing-masing jorong relatif merata dengan aktivitas ekonomi yang hampir serupa.

Kehidupan masyarakat di tiap jorong masih dipengaruhi oleh struktur adat dan hubungan kekerabatan yang kuat.

Adapun Jorong Simpang yang menjadi salah satu bagian dari Nagari Batagak yang terletak di kaki Gunung Singgalang, dari kawasan ini terlihat pemandangan yang cukup indah.

Jika memandang ke arah kanan, terdapat pemandangan Danau Singkarak, jika memandang lurus kedepan terdapat pemandangan gunung merapi.

Sementara itu, ketika melihat ke sisi kiri terdapat kawasan Bukittinggi dan sekitrnya yang menunjukan hamparan rumah, pesawahan dan berpadu dengan pemandangan bukit barisan.

Kondisi demografis dan letak geografis inilah yang kemudian membentuk karakter kehidupan masyarakat Batagak.

Letaknya yang berada di antara dua gunung membuat Nagari Batagak termasuk dalam kawasan dataran tinggi.

Kondisi geografis seperti ini sangat memengaruhi pola hidup masyarakat di suatu daerah, termasuk jenis pekerjaan yang mereka tekuni.

Secara umum, wilayah geografis dibedakan menjadi dataran tinggi, dataran rendah, dan daerah pantai.

Nagari Batagak sendiri berada di kawasan dataran tinggi, yakni wilayah yang posisinya lebih tinggi dari daerah di sekitarnya.

Indonesia memiliki banyak dataran tinggi dengan karakter dan potensi alam yang beragam, yang umumnya berada di sekitar kawasan pegunungan.

Meskipun berada pada ketinggian, aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar layaknya di dataran rendah.

Dataran tinggi dikenal memiliki tanah yang subur dan sangat cocok digunakan untuk bercocok tanam.

Hal inilah yang membuat sebagian besar penduduk Batagak bekerja di sektor pertanian. Berbagai jenis sayuran seperti kol, sawi, tomat, cabai, wortel, dan bawang menjadi komoditas yang banyak ditanam oleh masyarakat setempat.

Kondisi tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat Batagak yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor agraris.

Kesuburan tanah menjadi faktor utama yang menunjang keberlanjutan produksi pertanian dari waktu ke waktu.

Kondisi alam yang mendukung, mulai dari kesuburan tanah hingga iklim yang sejuk, membuat nagari ini berkembang sebagai salah satu kawasan penghasil sayuran.

Jorong Simpang yang menjadi salah satu bagian dari Nagari Batagak yang terletak di kaki Gunung Singgalang, dari kawasan ini terlihat pemandangan yang cukup indah.

Apabila lemparan pandangan mata ke arah kanan, terdapat pemandangan Danau Singkarak, jika memandang lurus kedepan terdapat pemandangan gunung merapi.

Sementara itu, ketika melihat ke sisi kiri terdapat kawasan Bukittinggi dan sekitrnya yang menunjukan hamparan rumah, pesawahan dan berpadu dengan pemandangan jajaran pegunungan bernama Bukit Barisan.

*) Mahasiswi Ilmu Sejarah FIB Unand

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini