MENTAWAI, Kalibrasinews.com – Menjelang penutupan kegiatan, Satgas Karya Bakti TNI AD tetap menjaga ritme pekerjaan agar seluruh sasaran pembangunan dapat selesai tepat waktu.
Rehab Musala di Desa Bukit Pamewa, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat hingga kini terus berlanjut.
Pengerjaan proyek tersebut ditangani langsung oleh Satgas Karya Bakti Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Dalam siaran pers dari Penerangan Korem 032/Wirabraja atau Penrem 032/Wbr yang diterima redaksi Kalibrasinews.com pada Minggu (21/6/2026) menyebutkan menjelang penutupan kegiatan, Satgas Karya Bakti TNI AD di Kabupaten Kepulauan Mentawai masih terus memacu tahapan penyelesaian rehab tersebut.
Salah satu sasaran fisik yang terus dipacu yaitu rehab Musala Al Huda di Desa Bukit Pamewa Kecamatan Sipora Utara.
Dengan waktu yang tersisa, Satgas Karya Bakti TNI AD saat ini tengah melakukan pemasangan Jendela dan pengerjaan Sanitasi MCK.
Pengerjaan yang kini memasuki tahap akhir menunjukkan progres yang cukup signifikan dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.
Sejumlah pekerjaan utama telah berhasil dituntaskan sehingga personel di lapangan dapat lebih fokus menyelesaikan bagian penyempurnaan bangunan.
Meski waktu pelaksanaan semakin mendekati penutupan program, semangat para personel tetap terjaga untuk memastikan hasil pekerjaan sesuai target.
Setiap tahapan dilakukan dengan tetap mengutamakan kualitas agar bangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Sebelumnya, Dandim 0319 Mentawai Letkol Inf Bambang Budi Hartanto optimistis pekerjaan sasaran fisik dalam program karya bakti TNI AD pada tahun 2026 kali ini dapat selesai tepat waktu.
“Kami memastikan, pekerjaan sasaran fisik pembangunan dibeberapa lokasi kegiatan terus dipacu dan menunjukkan hasil maksimal. Satgas tetap bersemangat melaksanakan setiap detail kegiatan”, ucap Dandim Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, di Mentawai pada Sabtu (20/6/2026).
Ia berharap hasil kinerja dan pembangunan yang dilaksanakan dalam rangka kegiatan Karya Bakti TNI AD tahun 2026 dapat bermanfaat bagi masyarakat Kepulauan Mentawai.
Fasilitas Sanitasi MCK
Sementara itu personel Satgas Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik berupa pembangunan MCK di Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumbar.
Pada Sabtu (20/6/2026) kemarin, di kabarkan bahwa para personel Satgas tampak fokus melakukan pemasangan kalsiboard serta pembuatan septic tank sebagai bagian dari tahapan akhir pembangunan fasilitas sanitasi tersebut.
Melalui semangat gotong royong dan kerja keras personel Satgas terlihat jelas di lapangan.
Karenanya, pembangunan MCK ini diharapkan masyarakat Desa Bukit Pamewa dapat menikmati fasilitas sanitasi yang layak, bersih, dan sehat.
Ketersediaan fasilitas sanitasi yang memadai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan adanya MCK yang lebih layak, warga akan memperoleh akses yang lebih baik terhadap sarana kebersihan sehari-hari.
Kondisi tersebut juga dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan nyaman untuk ditinggali.
Dalam jangka panjang, keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup bersih dan sehat.
Dandim 0319/Mentawai, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, mengatakan bahwa pengerjaan sasaran fisik terus dikejar agar dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan MCK di Desa Bukit Pamewa terus kami percepat. Saat ini personel sedang melaksanakan pemasangan kalsiboard dan pembuatan septic tank. Kami berharap fasilitas ini nantinya dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat,” ujar Letkol Inf Bambang Budi Hartanto.
Ia menambahkan, program Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Dengan kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat, seluruh sasaran program diharapkan dapat terselesaikan dengan hasil yang optimal.
Memasuki masa akhir pelaksanaan program, seluruh pihak berharap pembangunan musala dan fasilitas sanitasi dapat segera rampung sesuai target yang telah ditetapkan.
Kehadiran dua fasilitas tersebut diyakini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Bukit Pamewa dalam mendukung aktivitas ibadah maupun kebutuhan sehari-hari.
Hasil pembangunan yang dikerjakan bersama diharapkan dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
Dengan demikian, manfaat program akan terus dirasakan dalam jangka panjang dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
(/Kalibrasinews.com)



