Sabet 9 Emas Arung Jeram Porprov XVI Sumbar, Padang Pariaman Tampil Dominan

PADANG, Kalibrasinews.com – Persaingan cabang olahraga arung jeram Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 berakhir dengan kejutan besar.

Kontingen Kabupaten Padang Pariaman tampil sangat mengesankan hingga keluar sebagai penguasa klasemen akhir dan menyabet gelar juara umum usai mengoleksi sembilan medali emas dari Sungai Batang Batahan, Kabupaten Pasaman Barat.

Seluruh rangkaian pertandingan cabang arung jeram Porprov XVI Sumbar ini resmi ditutup pada Rabu (7/10/2026) sore di kawasan Aek Nabirong, Kabupaten Pasaman Barat.

Padang Pariaman tampil paling mendominasi peta persaingan dengan memborong total sembilan medali emas dan enam medali perak.

Sementara itu, posisi kedua klasemen akhir diraih oleh Kabupaten Sijunjung yang mengumpulkan tujuh medali emas dan delapan medali perak.

Adapun Kota Payakumbuh harus puas menempati peringkat ketiga setelah membawa pulang dua medali perak dan enam medali perunggu.

Guna memberikan gambaran menyeluruh mengenai peta perolehan medali pada cabang olahraga arung jeram Porprov XVI Sumbar 2026, berikut perincian klasemen akhir daerah peserta:

  1. Kabupaten Padang Pariaman: Mengoleksi 9 medali emas dan 6 medali perak (Juara Umum).
  2. Kabupaten Sijunjung: Mengoleksi 7 medali emas dan 8 medali perak (Peringkat Kedua).
  3. Kota Payakumbuh: Mengoleksi 2 medali perak dan 6 medali perunggu (Peringkat Ketiga).
  4. Kabupaten Agam: Mengoleksi 3 medali perunggu di papan tengah klasemen.
  5. Kabupaten Pasaman: Mengoleksi 3 medali perunggu di papan tengah klasemen.
  6. Kota Sawahlunto: Mengoleksi 2 medali perunggu pada persaingan nomor R4 dan R6.
  7. Kabupaten Limapuluh Kota: Mengoleksi 1 medali perunggu dari arena arung jeram.
  8. Kota Padang: Mengoleksi 1 medali perunggu dari nomor R6 putra.

Di sisi lain, kontingen Kota Padang gagal mengukir prestasi manis dan harus menelan hasil kurang memuaskan.

Dari total 16 disiplin yang dipertandingkan dalam arena arung jeram Porprov XVI Sumbar, Kota Padang hanya mampu mengamankan satu medali perunggu.

Medali tunggal tersebut diraih oleh tim putra dari nomor R6 pada hari terakhir lomba, di mana Sijunjung merebut emas dan Payakumbuh meraih perak.

Hasil ini menempatkan Padang sebagai salah satu daerah dengan torehan medali paling minim pada cabor arung jeram.

Disiplin Lomba dan Sukses Penyelenggaraan di Batang Batahan

Pada perhelatan kali ini, cabor arung jeram Porprov XVI Sumbar mempertandingkan 16 disiplin untuk kategori putra dan putri yang terbagi dalam kelas R4 dan R6.

Pada hari penutupan, para atlet saling beradu ketangkasan pada nomor down river race mengarungi lintasan sungai sepanjang empat kilometer.

Cabor arung jeram sendiri baru dua kali dimasukkan dalam agenda resmi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, dan pada edisi 2026 ini seluruh rangkaian dapat diselesaikan sesuai agenda tanpa hambatan berarti.

Ketua Pengprov Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumbar yang juga bertindak sebagai Technical Delegate (TD) PB Porprov XVI Sumbar, Rio Han Devis, mengapresiasi kelancaran perlombaan.

Menurutnya, seluruh nomor pertandingan arung jeram Porprov XVI Sumbar dapat dituntaskan secara aman, lancar, dan tertib hingga acara penutupan berlangsung.

Pelaksanaan cabor arung jeram Porprov XVI Sumbar di Sungai Batang Batahan memberikan warna tersendiri bagi para atlet dan tim ofisial yang hadir di lokasi:

  • Dukungan Pengelola Wisata: Pemilik objek wisata Peridon, Najjar Lubis, menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan serta berharap Sungai Batang Batahan kembali dipercaya menjadi lokasi kejuaraan arung jeram mendatang.

  • Kesiapan Tuan Rumah: Najjar Lubis menyatakan kesiapannya untuk kembali memberikan dukungan penuh apabila Pengprov FAJI Sumbar menggelar kompetisi di kawasan tersebut.

  • Apresiasi Medali dan Maskot: Seluruh atlet yang berhasil naik ke podium juara tidak hanya menerima medali dan maskot resmi arena arung jeram Porprov XVI Sumbar.

  • Uang Saweran Puluhan Juta: Para pemenang mendapatkan apresiasi tambahan berupa uang saweran bernilai total puluhan juta rupiah yang diserahkan langsung oleh Najjar Lubis bersama istri, anggota DPRD Pasaman Barat, serta Ibu Bupati Pasaman Barat.

Pemberian uang saweran tersebut menjadi momen unik yang menambah keceriaan dalam penutupan perlombaan arung jeram Porprov XVI Sumbar.

Dengan suksesnya penyelenggaraan ini, Padang Pariaman resmi mengukuhkan posisinya sebagai kiblat baru olahraga arung jeram di Sumatera Barat.

(rel/KalibrasiNews)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini