IKWI & PWI Sumbar Ikuti Takziah Penting Memperingati Wafatnya Sekjen Zulmansyah Sekedang

PADANG, Kalibrasinews.com – Sebagai bentuk penghormatan dan duka cita atas wafatnya almarhum Zulmansyah Sekedang, segenap pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat mengikuti kegiatan takziah dan doa bersama.

Acara tersebut dalam rangka memperingati tujuh hari wafatnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat tersebut yang digelar secara hybrid, Jumat (24/4/2026) pukul 14.00 WIB.

Kehadiran pengurus PWI Sumatera Barat dan IKWI dalam kegiatan takziah ini menjadi bentuk solidaritas organisasi yang kuat, sekaligus menunjukkan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah banyak berkontribusi bagi dunia jurnalistik nasional.

Momen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang refleksi bersama atas dedikasi almarhum dalam membangun organisasi serta memperkuat peran pers di tengah dinamika perkembangan media saat ini.

Takziah ini dipusatkan di Ruang Rapat PWI Pusat Lantai 4, Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih No. 32-34, Jakarta Pusat, dan diikuti secara daring melalui Zoom oleh pengurus PWI dari seluruh Indonesia, termasuk PWI Sumatera Barat.

Pelaksanaan takziah secara hybrid ini juga menunjukkan adaptasi organisasi terhadap perkembangan teknologi komunikasi yang memungkinkan partisipasi lebih luas tanpa terkendala jarak.

Dengan konsep ini, seluruh pengurus dari berbagai daerah tetap dapat mengikuti rangkaian acara secara khidmat, sekaligus menjaga kekompakan dan keterhubungan antaranggota di tengah keterbatasan fisik.

Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus PWI Pusat, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI), serta perwakilan PWI dari berbagai provinsi, baik secara langsung maupun virtual.

Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota PWI di berbagai daerah.

Dengan terselenggaranya acara secara hybrid, para pengurus dari berbagai wilayah tetap dapat berpartisipasi meskipun tidak hadir secara langsung, sehingga kebersamaan dan rasa kekeluargaan dalam organisasi tetap terjaga dengan baik.

Pantauan selama prosesi berlangsung, suasana tampak khidmat, peserta bersama-sama memanjatkan doa untuk almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Ketua PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan kehilangan mendalam dan menyebut almarhum sebagai sosok berdedikasi tinggi bagi organisasi.

Almarhum dikenal sebagai figur yang memiliki komitmen tinggi dalam memperjuangkan kepentingan wartawan serta menjaga marwah organisasi.

Kiprahnya selama menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat dinilai memberikan dampak positif terhadap penguatan kelembagaan, termasuk dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

Munir mengajak seluruh peserta untuk mendoakan dan memaafkan segala kesalahan almarhum semasa hidup.

Ajakan untuk saling memaafkan dan mendoakan almarhum menjadi bagian penting dalam prosesi tersebut, sebagai bentuk penghormatan terakhir yang sarat nilai kemanusiaan.

Selain itu, momen ini juga mengingatkan seluruh anggota organisasi akan pentingnya menjaga hubungan baik serta menjunjung tinggi etika dan solidaritas dalam kehidupan berorganisasi maupun dalam menjalankan profesi sebagai wartawan.

Pihak keluarga almarhum melalui perwakilannya juga memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhum serta menyatakan telah memaafkan segala kekhilafan yang ada.

Ungkapan permohonan maaf dan doa yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari tradisi sosial dan keagamaan yang sarat makna.

Hal ini mencerminkan nilai-nilai kebersamaan serta kepedulian antar sesama, yang tetap dijunjung tinggi dalam lingkungan organisasi profesi seperti PWI.

Dari Sumatera Barat, kegiatan ini diikuti Ketua PWI Widya Navies, Sekretaris Firdaus, dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi.

Dewan Kehormatan Provinsi juga turut hadir melalui Sekretaris Emil Mahmudsyah bersama anggota Sukri Umar dan Zamri Yahya.

Partisipasi aktif pengurus dari Sumatera Barat menunjukkan komitmen daerah dalam menjaga hubungan yang erat dengan pengurus pusat.

Kehadiran mereka, baik secara langsung maupun virtual, menjadi wujud nyata bahwa rasa kebersamaan dan kepedulian tetap terjaga dalam setiap momentum penting organisasi, termasuk saat menghadapi kehilangan sosok yang memiliki peran strategis di tingkat nasional.

Selain itu, keikutsertaan ini juga mencerminkan soliditas internal organisasi yang terus terpelihara, di mana setiap anggota tetap saling mendukung dan hadir dalam situasi suka maupun duka, sehingga memperkuat fondasi kebersamaan dalam tubuh PWI secara keseluruhan.

Melalui kegiatan takziah ini, seluruh peserta tidak hanya mengenang jasa dan pengabdian almarhum, tetapi juga memperkuat komitmen untuk melanjutkan semangat perjuangan yang telah ditinggalkan.

Diharapkan, nilai-nilai dedikasi, integritas, dan kebersamaan yang diwariskan dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi wartawan ke depan.

(/rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini