PADANG, KalibrasiNews.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Kota Padang saling koordinasi dengan KONI Sumbar terkait persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang diagendakan berlangsung pada 2 Oktober 2026 mendatang.
Ajang Porprov Sumatera Barat menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga daerah karena menjadi tolok ukur perkembangan atlet di tingkat kabupaten dan kota bersama dukungan KONI.
Selain sebagai arena kompetisi, Porprov juga berfungsi sebagai sarana seleksi atlet potensial yang nantinya dipersiapkan menghadapi kejuaraan nasional maupun multievent tingkat lebih tinggi melalui pembinaan berkelanjutan oleh KONI.
Siaran pers yang dilansir humas Seksi Wartawan Olahraga atau SIWO PWI Sumbar menyebutkan, KONI Kota Padang melakukan kunjungan dan bertemu membahas terkait persiapan Porprov XVI Sumbar 2026 tersebut.
Pertemuan yang digelar di Kantor KONI Sumbar, Kota Padang, Jumat (13/2/2026) siang. Rombongan KONI Padang dipimpin Ketua Umum Erianto, didampingi Sekretaris Tri Putra Junaidi Nasution dan Bendahara Zulhardi Z Latif.
Kedatangan mereka disambut Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, bersama jajaran pengurus, di antaranya Ketua Bidang Hubungan Lembaga BM Satria Putra, Ketua Bidang Humas Hendri Parjiga, Anggota Bidang Pembinaan dan Prestasi Henddy Adrian Luthan, serta Plt Kepala Sekretariat Riko Onki Putra.
Dalam pertemuan tersebut, suasana diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada kesiapan teknis maupun administratif penyelenggaraan.
Kedua pihak menekankan pentingnya perencanaan sejak dini agar seluruh kebutuhan pelaksanaan, mulai dari venue pertandingan hingga akomodasi kontingen, dapat dipersiapkan secara matang.
Ketua Umum KONI Padang Erianto mengatakan, koordinasi dilakukan untuk memastikan sejumlah hal krusial dalam penyelenggaraan Porprov XVI, terutama terkait jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan, kepastian tuan rumah bersama, serta penyelenggara pembukaan dan penutupan.
“Informasi ini perlu kami dapatkan untuk menjadi dasar pengajuan anggaran oleh Dispora ke DPRD Kota Padang,” ujar Erianto.
Erianto menambahkan bahwa kepastian informasi dari KONI Sumbar sangat menentukan proses penyusunan program kerja olahraga di Kota Padang. Dengan adanya kejelasan tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat mengalokasikan anggaran secara tepat sasaran sekaligus mendukung peningkatan prestasi atlet lokal.
Ia menegaskan, Kota Padang berminat menjadi tuan rumah untuk sejumlah cabang olahraga, sekaligus menawarkan diri sebagai penyelenggara pembukaan dan penutupan Porprov XVI.
Sementara itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyampaikan, saat ini terdapat 48 cabang olahraga yang telah memenuhi syarat untuk dipertandingkan pada Porprov XVI 2026.
Hamdanus juga menekankan bahwa setiap daerah diharapkan tidak hanya fokus pada perolehan medali, tetapi juga pada pembinaan atlet usia muda secara berkelanjutan.
Menurutnya, Porprov harus menjadi ruang pembelajaran bagi atlet dan pelatih untuk meningkatkan kualitas kompetisi olahraga di Sumatera Barat secara keseluruhan.
Menurutnya, selain tuan rumah penyelenggara beberapa cabor, Kota Padang juga berpeluang menjadi penyelenggara pembukaan dan penutupan.
Namun, mereka diminta segera menyampaikan surat resmi terkait kesediaan menjadi tuan rumah penutupan sebagai dasar bagi panitia untuk berkomunikasi dengan Dispora Sumbar.
“Baru dua kabupaten/kota yang mengajukan kesiapan menjadi tuan rumah bersama. Namun, persyaratannya belum lengkap dan pengajuan harus dibubuhi tanda tangan kepala daerah dan Ketua KONI setempat,” jelas Hamdanus.
Selain membahas tuan rumah, pertemuan juga menyamakan persepsi terkait teknis kepesertaan atlet.
Selain kesiapan atlet, aspek sarana dan prasarana olahraga turut menjadi perhatian utama dalam koordinasi tersebut.
Evaluasi terhadap venue yang akan digunakan dilakukan guna memastikan standar pertandingan terpenuhi, sehingga pelaksanaan Porprov dapat berlangsung profesional dan memberikan pengalaman kompetisi yang optimal bagi seluruh peserta.
Bendahara KONI Padang Zulhardi Z Latif dan Sekretaris KONI Padang Tri Putra Junaidi Nasution menambahkan, pihaknya telah didesak Dispora untuk segera menyiapkan kebutuhan anggaran guna diusulkan ke DPRD.
Oleh karena itu imbuhnya, koordinasi dengan mereka sangat penting guna menentukan langkah ke depan.
Selanjutnya, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi guna memastikan Porprov XVI Sumbar 2026 berjalan lancar, transparan, dan berpihak pada pembinaan atlet daerah secara berkelanjutan.
Melalui koordinasi intensif antara KONI Kota Padang dan KONI Sumbar, diharapkan seluruh tahapan persiapan Porprov XVI Sumbar 2026 dapat berjalan sesuai jadwal.
Sinergi antar pemangku kepentingan olahraga ini menjadi kunci agar ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama Sumatera Barat ke level yang lebih tinggi.
(/rel)



